SARI DARI LEMBAH KAWI

SARI DARI LEMBAH KAWI
BAB 4 (DI KANTIN)


__ADS_3

Setelah lama menunggu akhirnya Bayu datang dan membawa pesanan mereka.


" Nih pesanan kalian berdua" Ucap Bayu sambil menaruh nampan di meja.


" Makasih Bay" Jawab Lilis dan Sari bersamaan dan mengambil pesanan masing-masing.


Sari Dan Lilis makan sedangkan Bayu hanya melihat saja.


" Lah kamu nggak pesen juga Yu?" Tanya Lilis.


" Nggak Lis dah kenyang aku lihat kamu makan kayak orang yang di kejar apa aja kamu makannya buru-buru banget" Ucap Bayu cengengesan.


" Lapar aku Yu" Ucap Lilis sambil ngunyah makanan.


" Emang sama mama kamu nggak di masakin Lis sampai-sampai kamu kelaparan" Ledek Bayu.


" Ya di masakin lah cuman tadi aku nggak sarapan jadi lapar" Ucap Lilis dan masih Makan.


Sari hanya tersenyum melihat tingkah mereka berdua.


Tidak sengaja Bayu melihat Sari tersenyum.


" Manis juga kamu Sar kalau senyum" Tanpa sadar Bayu mengatakan itu dengan nada pelan tapi masih bisa di dengar Sari.


" Uhuk" Sari tersedak mendengar ucapan Bayu.


" Eh Sar pelan-pelan kalau makan nih minum dulu" Lilis mengambilkan minumannya Sari.


Sari meminumnya.


" Kalau makan jangan sambil nglamun jadi tersedak kan" Ucap Lilis.


" Mana ada aku nglamun, gak tau tadi langsung keselek aja" Ucap Sari.


" Lanjutin aja makan nya bentar lagi masuk" Bayu mengalihkan topik pembicaraan biar Lilis tidak bertanya terus.


" Iya-iya" Jawab Lilis.


Mereka melanjutkan makannya.


Mereka sudah selesai makan


" Sar ku ke toilet dulu ya bentar" Ucap Lilis.


" Apa perlu ku temani Lis?" Tanya Sari.


" Eh nggak usah deh Sar dan jangan di tungguin kamu ke kelas aja" Jawab Lilis dan berlalu ninggalin Sari sama Bayu.


" Ok deh Lis" Ucap Sari.


" Ke kelas yuk Sar" Ucap Bayu.


" Aku ke kelas sendiri ja Yu" Ucap Sari.


" Lah kenapa Sar toh kita juga satu kelas kan?" Ucap Bayu.


Bayu merasa kecewa karena ajakannya di tolak.

__ADS_1


" Aish kenapa sakit banget rasanya saat dia nggak mau ke kelas bareng" Batin Bayu.


" Em itu Yu aku nggak enak saja di lihatin melulu sama murid lain terutama cewek" Ucap Sari sambil menundukkan kepala.


" Hais biarin saja mereka lihatin anggap aja mereka angin" Ucap Bayu yang sudah berdiri di depan Sari.


" Yuk lah Sar bentar lagi udah masuk nih kamu mau tetep di sini?" Ucap Bayu.


" Ya udah kamu jalan duluan aku nyusul" Ucap Sari dengan posisi yang masih sama.


" Baik lah" Ucap Bayu yang sudah berjalan duluan.


Saat Bayu berjalan beberapa langkah barulah Sari berdiri dan berjalan menuju kelas.


Bel masuk berbunyi semua siswa dan siswi masuk ke kelas masing-masing dan mengikuti pelajaran dari guru.


Bel berbunyi tanda pelajaran sudah selesai dan waktunya pulang.


" Ya udah anak-anak kalian lanjutkan tugasnya di rumah minggu depan di kumpulkan" Ucap Bu Sinta.


" Iya Bu" Jawab semua murid secara bersamaan.


" Eh Sar kamu pulang sendiri?" Tanya Lilis sambil membereskan bukunya.


" Ya tentunya Lis masa pulang sama kamu kan beda jurusan" Ucap Sari.


" hahahhaha iya juga tapi apa kamu nggak takut pulang sendirian Sar?"


" Nggak Lis toh dah terbiasa juga berangkat dan pulang sendiri" Ucap sari yang sudah selesai membereskan bukunya dan bersiap pulang.


" Apa kamu nggak capek Sar?" Ucap Lilis yang sudah bersiap untuk pulang.


" Eh tunggu Sar" Lilis mengejarnya.


" Apa Lis kau lambat sekali hahahaha" ucap Sari yang masih tetap berjalan.


" Idih kamu ya Sar" Ucap Lilis yang sudah jalan di samping Sari.


" Eh Sar seandainya kamu di antar Bayu gimana?" Tanya Lilis sambil melihat Sari.


" Mana mungkin Lis?" Jawab Sari.


" Mungkin saja kan Sar Siapa tau aja gitu kan"


" Kalau aku yang di antar aku pasti mau nggak kan menolak kapan lagi di anter anak Ketua Yayasan ya kan" Ucap Lilis sambil tersenyum membayangkannya.


" Kalau mimpi jangan kejauhan deh Lis, nanti kalau jatuh sakit loh hahahaha" Ejek Sari.


" Kau gitu Sar nggak meng ammiinin malah ngejek kamu" Ucap Lilis dengan nada kesal.


" Ya udah aammiinn" Ucap Sari.


" Nah gitu dong aammmiinn" Ucap Lilis yang sudah tersenyum lebar mendengar perkataan Sari.


Sangking asiknya mengobrol tanpa terasa mereka sudah berada di persimpangan jalan itu tandanya mereka harus berpisah.


" Aku duluan ya Sar tuh angkot ku dah nungguin" Ucap Lilis.

__ADS_1


" Iya Lis hati-hati" Ucap Sari sambil tersenyum.


" Iya bye bye" Ucap Lilis


Lilis langsung jalan dan naik angkot yang sudah parkir di tepi jalan dari tadi menunggu para murid keluar sekolah.


Sari menyeberangi jalan karena arah rumahnya berlawanan dari Lilis.


Lama Sari menunggu angkot lewat.


" Tumben nggak da angkot ini aku pulangnya gimana dah" Ucap Sari.


Selang beberapa lama ada mobil berhenti di depan Sari.


Kaca mobil pun terbuka.


" Sar ku anterin yuk" Ucap Bayu yang ada si dalam mobil tersebut.


" Nggak deh Yu aku nunggu angkot Aja" Ucap Sari.


" Kamu mau nunggu sampai kapan Sar ini dah sore loh" Ucap Bayu.


" Bukannya kamu harus ngajarin anak tetangga kamu ya?" Tanya Bayu.


" Iya juga sih tapi" Ucapan Sari tidak di lanjutkan karena dia merasa tidak enak saja jika di antar Bayu.


" Tapi apa lagi nggak usah alasan naik saja sini biar aku anterin kamu pulang" Ucap Bayu.


" Aku nggak ada pilihan lain selain terima tawaran Bayu di tambah lagi ini sudah sore kasihan anak-anak jika menunggu ku pulang" Batin Sari.


" Heh Sar nggak usah mikir melulu dah naik aja biar ku antar"


Ucapan Bayu berhasil menyadarkan Sari dari lamunan nya.


" Eh iya Yu" Ucap Sari dan langsung membuka pintu mobil Bayu.


" Eh kamu duduk di depan" Ucap Bayu.


" Hadeh iya Yu" Sari pun menutup pintu belakang mobil Bayu dan membuka pintu depan.


Setelah Sari naik dan menutup pintu mobil Bayu pun mengendarai mobilnya menuju rumah Sari.


Lama mereka diam sehingga membuat Bayu membuka suara.


" Sar apa kamu setiap hari berangkat dan pulang sendiri?" Tanya Bayu.


" Iya Yu" Ucap Sari sambil melihat keluar.


" Jalan kaki kah?" Tanya Bayu.


" Iya jalan kaki Yu" Ucap Sari dan masih sama.


" Ow" Ucap Bayu yang tak tau mau ngomong apa lagi.


Suasana di dalam mobil pun sepi karena mereka tidak ada yang bicara.


" Huft aku harus tanya Sari sekarang kapan lagi ada kesempatan seperti ini" Batin Bayu.

__ADS_1


" Sar aku boleh tanya nggak?" Ucap Bayu yang memberanikan diri untuk bicara.


" Mau tanya apa Yu" Jawab Sari sambil menoleh ke Bayu.


__ADS_2