SARI DARI LEMBAH KAWI

SARI DARI LEMBAH KAWI
BAB 7 ( KELULUSAN )


__ADS_3

Sari dan Bayu bersikap layaknya sebagai sahabat dan mereka sering berjalan berdua. Tidak ada yang tahu tentang hubungan mereka yang lebih dari teman.


Setiap pagi Bayu menjemput Sari dan pulang sekolah di antar.


Suatu hari.


Pagi hari jam 05.15 Bayu belum juga menjemput Sari padahal biasanya jam 05.00 Bayu sudah menjemput.


Bayu sengaja menjemput Sari pagi-pagi biar bisa sarapan bareng di kantin tapi hati ini dia belum menjemputnya jadi Sari memutuskan untuk berjalan kaki.


" Hais sampai jam segini Bayu belum juga muncul untung aku tadi mutusin jalan kaki duluan kalau nggak mungkin bolos hari ini" Batin Sari yang masih berjalan menuju jalan raya.


Sesampainya di jalan raya jam 6 kurang 5 menit untung saja tidak telat kalau lebih dari jam 6 bisa-bisa dia telat untuk pergi ke sekolah.


Sari naik angkot langganannya selang beberapa waktu Sari sudah sampai di sekolahan. Sari langsung menuju kelas karena hari ini pelajaran Matematika.


" Lah tumben Sar kamu sendirian si Bayu kemana?" Tanya Lilis yang merasa aneh melihat temannya datang sendiri.


" Nggak tau mungkin dia nggak masuk hari ini" Jawab Sari yang langsung duduk di bangkunya.


" Ow gitu" Ucap Lilis.


Mereka pun mengobrol banyak hal. Lilis dan Sari kalau sudah ngobrol mereka sampai lupa waktu.


Bel sekolah tanda masuk berdering semua siswa masuk dan tidak ada tanda-tanda Bayu yang masuk kelas.


Ternyata hari ini Bayu tidak masuk sekolah karena ada urusan keluarga seketika rasa khawatir Sari berubah menjadi lega.


Akhirnya kegiatan sekolah sudah selesai Sari pun pulang kerumah dan melakukan kegiatannya seperti biasa.


.


.


.


.


.


Tidak terasa kelulusan sekolah sudah di depan mata. Semua fokus belajar termasuk Bayu dan Sari yang sering belajar bersama.


Hari ini Bayu dan Sari belajar bersama di rumah Lilis.

__ADS_1


" Sar, kamu jadi ambil beasiswa untuk kuliah kah?" Tanya Bayu seraya memandang gadis yang ada di depannya.


" Iya Bay ini tinggal nunggu hasil ujian lalu serahin ke tempat kuliah nah tinggal nunggu surat di terima nggaknya tu aja" Jawab Sari yang masih fokus mengerjakan soal yang ada di depannya.


" Semoga aja di terima" Ucap Lilis yang duduk di samping Sari.


" Aaammmiinn" Ucap Sari.


Mereka melanjutkan belajar dan tidak terasa waktu sudah sore Sari berpamitan pulang dan di antar oleh Bayu.


Setiap hari mereka melakukan kegiatan mereka seperti biasanya dan akhirnya hari kelulusan tiba dan seluruh siswa siswi lulus dengan nilai yang bagus.


Sari mendapat nilai bagus dan mendapatkan beasiswa untuk kuliah di salah satu Universitas ternama di kota itu.


Bayu mengantar Sari setelah pengumuman kelulusan.


Bayu merasa gelisah karena dia bingung harus mulai bicara dari mana dan dia memikirkan apa yang akan terjadi jika dia memberi tahu soal ini sama Sari.


" Aku harus bilang sama Sari tapi aku mulai dari mana ngomongnya aku bingung?" Batin Bayu.


Bayu ingin memberi tau Sari kalau dia mau kuliah di luar kota tapi Bayu bingun ingin memulai pembicaraan.


" Sar" Dengan berani Bayu membuka pembicaraan.


" Em iya Yu ada apa?" Tanya Sari seraya memandang Bayu.


Sari kaget dan mencoba mencerna ucapan Bayu. Ada rasa perih di hati Sari karena dia harus berpisah dengan Bayu. Sari berfikir apa ini akhir dari hubungan mereka walau sebentar tapi membuat Sari tidak rela melepas Bayu.


" Em lalu Yu" ucap Sari yang langsung memandang ke depan.


Bayu tau bahwa Sari sedih karena mendengar ucapannya dia memutuskan untuk mampir ke warung bakso di pinggir jalan biar bisa ngobrol dengan nyaman.


" Kok berhenti Yu?" Tanya Sari.


Sari tidak bisa berfikir jauh karena dia merasa hubungan ini akan berakhir hari ini juga.


" Turun dulu Sar kita makan dulu dan ngobrolin ini semua" Jawab Bayu dan memandang Sari.


Bayu ingin bicarain masalah ini baik-baik dan tidak melukai perasaan Sari. Melihat Sari yang murung setelah mendengar ucapannya Bayu merasa khawatir akan keadaan Sari.


" Kita langsung pulang aja Yu nggak usah di jelasin aku dah tau kok kalau hubungan ni harus berakhir jadi kita pulang aja" Ucap Sari dengan mata yang sudah berkaca-kaca sedari tadi. Sari menahan tangisannya agar Bayu tidak melihatnya menangis.


" Bukan begitu Sar, dah kita turun makan sambil bicarain ini baik-baik" Ucap Bayu yang masih menatap Sari.

__ADS_1


Bayu berusaha meyakinkan Sari untuk turun dan bicarain ini semua biar tidak ada salah paham di antara mereka.


Melihat Bayu yang kekeh mengajak dia turun dan membicarakan masalah ini akhirnya Sari memutuskan untuk mendengarkan ucapan Bayu.


Akhirnya mereka berdua turun dari mobil dan memesan bakso sekaligus minumannya.


" Bang bakso 2 seperti biasanya dan minumnya jeruk anget" pesan bayu ke penjual bakso. Mereka sering mampir ke tempat itu jika pulang sekolah.


Seraya menunggu makanan jadi Bayu dan Sari duduk di salah satu tempat lesehan yang sudah tersedia di situ.


" Sar" Bayu memulai pembicaraan.


Sari masih menahan tangisannya sesekali dia menghapus air matanya di saat Bayu tidak melihat.


" Iya Yu" Ucap Sari dengan nada agak bergetar.


Bayu sadar kalau Sari saat ini lagi menahan tangis di depannya dia merasa perih melihat Sari seperti ini.


" Jangan nangis Sar dengarin penjelasan ku dulu, aku tidak mau melihat kamu begini kamu sedih ku juga ikut sedih Sar" Ucap Bayu dengan menggenggam tangan Sari.


Sari hanya diam dia tidak bisa mengatakan apapun dan dia takut jika bersuara yang ada dia tidak bisa menahan tangisannya.


" Kata siapa hubungan ini berakhir Sar, hubungan ini akan tetap berjalan tapi di pisahkan jarak itu saja"


" Percaya pada ku Sar dan tunggu aku sukses lalu pulang menemui mu. Aku juga gak mau kehilangan kamu Sar di hati aku hanya ada kamu Sar jadi jangan berfikir hubungan ini berakhir" Ucap Bayu yang masih memegang tangan dan menatap Sari.


Sari merasa lega mendengar ucapan Bayu.


" Apa aku bisa mempercayaimu Yu?" Tanya Sari dengan menatap Bayu.


" Iya Sar, jangan nangis lagi dan soal gimana kita bisa saling berhubungan kan sekarang ada teknologi kita bisa kirim surat lewat email dan bercerita apa aja yang kita alami di hari itu" Ucap Bayu.


Bayu berusaha meyakinkan Sari tentang hubungan ini.


" Baiklah yu" Ucap Sari dengan rasa lega.


Tidak lama pesana mereka datang dan mereka pun makan.


Setelah selesai makan Bayu mengantar Sari pulang dia lega akhirnya dia bisa berbicara dan meyakinkan Sari tentang hubungan mereka yang akan di jalani dengan jarak jauh.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai pembaca pasti bertanya-tanya kenapa kok di singkat nih ceritanya? ikutin terus kelanjutan cerita ini akan semakin seru dan menginspirasi bagi semua. Maaf kalau updatenya lama karena aku sendiri sibuk real.

__ADS_1


*** Makasih semua jangan lupa like, komen dan saran jika ada salah kata ataupun yang perlu di perbaiki karena author masih tahap belajar menulis.


Saran kalian sangat berharga bagi ku 😊 see you di epsd selanjutnya***.


__ADS_2