SARI DARI LEMBAH KAWI

SARI DARI LEMBAH KAWI
BAB 8( AJAKAN LILIS)


__ADS_3

Hampir 4 tahun Bayu dan Sari pacaran jarak jauh. Mereka selalu kirim pesan lewat email sebelum Sari memiliki hp sendiri.


Dari dulu tidak ada yang mengetahui tentang hubungan mereka tapi selang beberapa waktu Lilis mengetahuinya.


Lilis teman sekolah Sari sewaktu SMA dan kebetulan dia 1 tempat kuliah dengan Sari jadi mereka bersahabat makin dekat lagi.


Lilis juga memiliki pacar namanya Anton, dia saudara sekaligus teman dekat Bayu. Mereka pacaran setelah lulus sekolah ternyata selama sekolah SMA Anton menyukai Lilis dan dia tidak berani mengungkapkannya. Karena Takut Lilis pacaran sama orang lain Anton memberanikan dirinya untuk menyatakan cinta ke Lilis dan ternyata Lilis juga mencintainya akhirnya mereka memutuskan untuk pacaran.


Di siang hari setelah kelas selesai Sari dan Lilis pergi ke kantin untuk makan siang dan mengecek tugas mereka.


Di kantin Sari dan Lilis memesan lalu duduk di bangku yang sering mereka tempati. Sambil menunggu pesanan mereka mengecek tugas masing-masing.


" Sar nanti ikut aku yuk ke kafe, aku di ajak Anton makan malam bersama" Ucap Lilis yang fokus ke laptopnya sambil menunggu pesanan mereka datang.


Sari melihat Lilis dengan perasaan heran dan bertanya-tanya tumben si Lilis mengajak dia. Tak selang berapa lama Sari kembali fokus melihat layar laptopnya.


Lilis yang sadar kalau Sari menatap dia, Lilis memutar kedua bola matanya.


" Jangan menatap ku seperti itu kayak kamu gak pernah ku ajak aja" Ucap Lilis.


" Hahahaha ya tumben aja kamu ngajak aku kalau gak ada sesuatu nih pasti ada apa-apa" Ucap Sari yang tetep fokus melihat tugasnya.


Lilis kadang mengajak Sari makan bersama dengan Anton pasti ada sesuatu yang mendesak.


" Itu Sar aku mau di kenalin sama keluarganya jadi kalau aku berangkat sendiri gak enak dan nggak nyaman apa lagi aku nggak kenal mereka jadi aku bilang ke Anton kalau mau mengajak kamu dan ma dia di bolehin" Ucap Lilis dengan wajah yang memerah.


Ucapan Lilis sontak membuat Sari kaget, bagaimana tidak kaget dia harus nemenin Lilis bertemu dengan keluarga pacarnya.


" What apa Lis? nemenin kamu makan malam bersama keluarga Anton, yang bener kamu Lis aku ya malu lah secara aku bukan siapa- siapa nanti kalau mereka salah paham gimana dan di kira aku lah calon mantunya hahahahaha" Ucap Sari sambil tertawa.


" Ih mana ada orang tua Anton ja udah tau kalau aku pacarnya" Ucap Lilis dengan nada mengejek.

__ADS_1


Memang Lilis sudah mengenal kedua Orang Tua Anton tapi makan malam kali ini adalah makan bersama dengan keluarga besar Anton sekaligus mengenalkan calon istrinya.


" Siapa tau aja kan mereka nggak tau dan malah aku yang di kira pacar Anton" Ucap Sari.


Akhirnya pesanan mereka datang.


" Nanti lagi kita bahas sekarang kita makan dulu karena aku dah paper banget dan tenaga pun sudah habis untuk mikirin mata kuliah tadi" Ucap Sari yang langsung mengambil pesanan nya dan memakannya.


" Iya Sar" Ucap Lilis dan dia pun makan pesanannya.


Mereka makan dengan lahap karena ada rasa lapar yang di tahan dari tadi. Selesai makan mereka masih duduk santai karena hari ini tidak ada kelas lagi jadi mereka bersantai dan nongkrong sekalian membahas tugas yang di dapat dari dosen tadi.


" Gimana Sar ajakan ku tadi kamu mau ya?" Ucap Lilis.


" Em gimana ya?" Ucap Sari yang sedang memikirkan jawaban iya atau tidak atas ajakan Lilis.


" Ayok lah Sar kamu kan baik, imut, pintar dan tidak sombong eh satu lagi dan suka menabung" Ucap Lilis dengan nada memohon.


Sari sebenarnya mau menolak tapi melihat wajah Lilis yang memelas dia tidak tega untuk menolaknya.


" Jagan fikirin soal baju dan penampilan nanti aku kasih baju dan dandani kamu, oh ya acaranya besok jam 7 malam jadi nanti kau ku jemput sekitar jam 5an" Ucap Lilis.


" Weh kok jam 5 acaranya aja masih jam 7 apa kamu mau dateng duluan gitu?" Tanya Sari.


" Eh mana ada, ku jemput kamu jam segitu karena kita harus pilih-pilih baju lalu dandan biar cantik itu butuh waktu yang lama Sar" Ucap Lilis.


" Ya kali jam segitu dah siap-siap aku ja kalau mau kemana-mana bersiap cuma butuh waktu 15 menit" Ucap Sari.


" Eh kan kau tak suka dandan jadi bentar sedangkan kali ini kita mau makan bersama sama keluarga besar jadi harus tampil sempurna" Ucap Lilis dengan tersenyum.


" Iya deh iya terserah kamu" Ucap Sari dengan nada pasrah.

__ADS_1


Lilis mengangkat kedua jari jempolnya di depan Sari.


Lilis sangat bahagia karena Sari mau ikut sama dia ke acara itu jadi dia ada temen bicara di sana dan tidak akan gerogi ataupun malu jika bertemu keluarga besar Anton.


Lilis pun menghubungi Anton dan bilang jika Sari mau ikut.


Sedangkan Sari masih ragu akan keputusannya tadi secara dia tidak pernah ikut acara seperti itu dan di tambah lagi dia tidak percaya diri jika bertemu sama orang yang baru di kenal dan dia takut jika dia cuma malu-maluin di depan mereka kan kasihan sama Lilis.


Mereka melanjutkan memeriksa dan mengerjakan tugas dari dosen sambil minum kopi.


" Sar gimana hubungan kamu dengan Bayu?" Tanya Lilis yang memecahkan keheningan di antara mereka.


" Hubungan kami baik-baik saja Lis, kita sering telfonan atau chat kok" Jawab Sari.


Bayu sering telfon atau chat jika dia tidak sibuk.


" Syukurlah kalau begitu semoga aja kalian langgeng sampai ajal menjemput" Ucap Lilis.


" Aaammiinn dan semoga langgeng juga untuk kamu sama Anton dan kurangi tuh ngambeknya biar Anton makin sayang hahahaha" Ledek Sari.


" Hilih walau suka ngambek gini Anton cinta kok buktinya dia slalu sabar hadapi aku hehehe" Ucap Lilis dengan cengengesan.


" Iyain deh biar seneng ibu ratunya dari pada nanti aku kena amuk singa betina" Ucap Sari.


" Idih cantik gini di bilang singa asem kau Sar" Ucap Sari.


Akhirnya mereka berdua adu mulut kalau orang lain lihat pasti di kira orang bertengkar tapi sebenarnya mereka tidak bertengkar, inilah yang bikin mereka makin dekat dan menjadi teman yang tidak terpisahkan.


Tidak terasa waktu sudah sore mereka pun memutuskan untuk pulang dan beristirahat.


Sari ngekost di dekat kampusnya karena jarak rumah dan kampus sangat jauh dan pulangnya tidak menentu jadi sama Orang Tuanya di suruh ngekost saja.

__ADS_1


Jangan lupa like komen dan sarannya ya all.


sebelumnya terima kasih banyak sudah mampir dan membaca novel ini I LOVE YOU ALL 😘


__ADS_2