School Story With A Happy Ending

School Story With A Happy Ending
episode 21


__ADS_3

satu bulan setelah kejadian itu. teman teman ku masih saja kena buli. dan aku masih bingung siapa yang menyabotase sistem kelas kami sih!


"Lay! bengong amat dah!" Icha mengejutkan ku. "Cuma lagi bengong aja Cha." jawab ku lesu. "sama aja lah best!" dia menepuk punggung ku. "ya begitu lah." aku masih lesu. "makan ice cream yok aku yang traktir." dia tiba tiba membuat ku darah normal. "lima ice cream ya?" aku tertawa. "gak sekalian sepuluh ice cream?" dia membuat ku berkata. "gass lahh!"


setelah kami selesai melahap sepuluh ice cream.

__ADS_1


"eh kamu baca novel karya lubna gak?" aku tiba tiba bertanya dan teringat sesuatu. "ya iya lah yang judul nya awal bulan itu kan?" dia tiba tiba riang. "iya ih aku baca sinopsis nya keren banget oy!" aku antusias. " kata nya dia sih bakal an terbit awal bulan Desember." aku menambah kan. "eh kamu dah baca sinopsis nya?" dia tiba tiba cemberut. "kamu pasti dapet potongan potongan cerita dari El kan?" tanya ku menyelidik. "hehe.. iya." dia terkekeh. "oke lah kalau gitu aku ceritain nih. jadi cerita dari awal bulan itu nyeritain tentang bulan bulan. kan dalam satu tahun ada dua belas bulan tuh. nah di situ kita akan di ajak berkeliling dan bercerita dengan duo bestie yang absurd banget. satu bulan di bagi tiga sesi. ada sesi awal bulan ,terus tengah bulan ,lalu akhir bulan dan langsung di ganti sesi yang baru." jelas ku panjang lebar.


"tapi kasihan lhoh dah terbit tapi belum banyak yang baca. kata nya sih karena dia itu cuma nulis buat hobi aja tapi gak tertarik dengan uang hasil nya ya?" dia bingung. "iya sih gak mau di rekomendasiin sama temen temen nya. padahal sinopsis nya bagus banget tahu gak sih!" aku gemas. "denger denger sih penerbit nya anak dari sekolah kita." dia terkejut aku terkejut. karena Delisa tiba tiba berkata begitu. "eh! beneran Del?" aku masih terkejut. "ya jangan di cari tahu." dia pun pergi dengan sangat membingungkan. "aneh?" aku tertawa. "baca di aplikasi nya yuk?" aku mengajak. "apa nama nya?" dia tambah bingung. "kalau gak salah sih aplikasi NOV and VIN." aku mengangkat alis ku. "coba download ah!" Icha langsung menuju play and star di hp nya.


"bingung gak sih sama perkataan Delisa tadi?" aku bertanya. "apa mungkin dia penulis nya?" tiba tiba Icha tertawa. "gak mungkin sih karena si Delisa sendiri gak suka nulis." aku mengingat kan. dia hanya mengangguk.

__ADS_1


akhir nya waktu istirahat usai.


"kalian tadi baca novel awal bulan gak?" tiba tiba El bertanya. "ya iyalah bagus banget tahu! tapi, aku baru baca satu episode sih." jawab Icha agak sedih. "tapi kabar nya yang nulis novel itu murid dari sekolah ini lhoh! dan dia juga lagi lomba mau maju tingkat nasional!" tiba tiba Starla ikut bicara. "what! keren banget sih!" Icha menyambung. "tapi kira kira siapa ya?" aku bertanya menyelidik. "ada yang butuh detektif?" tiba tiba Ian berkata sebuah kata kata yang membuat kami geli. "simpan semua basa basi mu karena aku punya seseorang yang harus di curigai!" aku menjawab pelan. "siapa?" mereka bertanya kompak. "Delisa." aku menjawab serius. "beneran Delisa? aku curiga sama Delisa? anak yang paling benci menulis dari satu sekolah an ini?" Selene berbisik tak percaya. "ya,,, begitu lah karena tadi dia bicara jika kita gak usah nyari tahu siapa penulis itu. kan biasa nya kalau urusan yang seperti ini dia yang paling ribet bukan?" aku berkata santai. "kata kata Layla benar kita harus mencurigai Delisa karena belakangan ini dia lebih kalem." Ian ikut ikut an.


dan Akhir nya penyelidikan kami di mulai Minggu depan.

__ADS_1


__ADS_2