
1 Minggu sebelum lomba menulis puisi.aku terus berpikir,berlatih,dan terus begitu secara terus menerus.aku sangat ingin memenangkan lomba itu.teman teman ku terus mendukungku,memberiku inspirasi,juga selalu mengerti harus berbuat apa.yah walaupun kondisi kelas kami begitu buruk.kelas lain mulai mengambil tindakan tindakan kasar.mulai dari menempelkan kertas kertas hinaan,menumpahkan air apa pun itu bahkan menghina hina Vivica yang sudah pergi.jika kalian bertanya tanya apa yang aku lakukan ketika mereka menghina Vica aku akan menjawab aku diam saja.toh jika aku membalas mereka itu hanya akan memperburuk kelas kami.kami menggunakan sistem Jaka panjang yaitu kami akan berpikir bagaimana baik nya jika untuk Jaka panjang.maka ini lah jalan terbaik nya yaitu diam.
''hai Layla lagi latihan nulis puisi lagi ya?"Ian menepuk bahu ku."oh nggak aku lagi buat novel"aku menjawab sambil memerhatikan baju ian.baju Ian kotor!sepertinya di kotori oleh kelas lain."baju mu kenapa bisa sampai berdebu seperti ini ian?kau di ejek ya?"aku khawatir sekali akhir akhir ini anak anak kelas lain juga mulai membuka anak anak di kelas ku."tenang saja ini hanya debu debu kecil kok nanti juga hilang sekarang kamu fokus aja ya buat novel nya nanti aku jadi yang pertama baca ya?"Ian menepuk kepala ku lalu pergi."sampai kapan kami akan terus terpuruk seperti ini?"aku menghela nafas dengan sebal.
saat hari kompetisi menulis tiba.aku bangun lebih pagi dan berangkat lebih pagi ke sekolah saat sampai di sana aku sangat terkejut karena teman teman ku sudah lebih dahulu menuggu ku mereka memberi semangat dan dorongan agar aku tidak gugup.memang hari sebelum nya aku cerita akan berangkat lebih pagi untuk mengunjungi sekolah terlebih dahulu baru akan pergi tapi tak kusangka teman teman ku akan seperti ini"terimakasih teman teman kalian memang yang terbaik aku akan berusaha memenangkan nya dan akan membuat kelas lain bungkam mulut!"tekat ku kuat.kami tertawa lalu kemudian aku pergi ya pergi meninggalkan mereka sendiri.
Dear diary
aku sangat terharu di banding apa pun.walau beberapa Minggu lalu aku terpuruk,tapi,teman teman ku bagi bintang di hati ku.ada,Richard,Ian,Selene,Leo,Qiona,Aqila,Starla,Sena,Najwa,Lia,Ema,Kenzo,Kai,Delisa, dan juga Vivica.kalian bagai bintang sungguh aku tak berbohong jika saja ada burung pengantar surat aku ingin memberikan puisi ini untuk kalian.
teman Bintang
oh teman bintang ku.
yang selalu menemaniku.
__ADS_1
entah senang atau sedih.
entah jauh atau dekat.
tapi perasaan kita.
yang mendekatkan kita.
merasa beruntung mempunyai.
yang bisa selalu mengerti kan ku.
dalam situasi apa pun.
kalian istimewa.
apa pun diri kalian.
__ADS_1
jika diri ini bergeming.
kalian datang.
jika diri ini menangis.
kalian datang.
jika diri ini bahagia.
kalian datang.
datang seperti.
bintang Di langit malam.
menutup diary ku juga menutup mata ku.aku mengkhayalkan relasi teman teman ku jika aku menang tapi, aku juga membayangkan bagaimana reaksi teman teman ku jika aku kalah.aku membenci reaksi ke dua ku aku sangat membencinya.karena melihat wajah teman teman ku terbuli saja sudah menyakiti ku.
__ADS_1