Sebatas Cinta Dan Memiliki

Sebatas Cinta Dan Memiliki
03. Angga Heriawan Saputra {Part.1}


__ADS_3

Di kelas..


ramai sekali yg membicarakan cici, sementara cici tak memperdulikannya. toh dia sudah terbiasa dengan sikap semua orang kepada nya.


di kelas nya, dia ramai di bicarakan semua siswa dan siswi. yg siswi menyindir nya dan yg siswa nya terpesona melihat wajah nya. (author: wow, udh jdi primadona SMA tuh.)


Sementara dia tak mau ambil pusing soal itu, hanya mengeluarkan buku sketsa nya, pensil dan juga penghapus milik nya. Mulai lah diri nya menggambar dan mengsketsa sesuatu gambaran di buku sketsa nya.


"hai ci, lagi gambar ya?." sapa seorang siswa laki-laki bertubuh tinggi itu.


"eh,,,Angga, iya nih." sahut cici menenggok dan memberi senyum.


Angga Heriawan Saputra atau biasa di sebut Angga, adalah teman terdekat cici sebelum masuk SMA ini. Angga adalah seorang siswa laki-laki ter-famous di sekolah nya. Bukan hanya tampan tetapi dia juga baik terhadap semua orang, bahkan sering di sebut-sebut sebagai pangeran kelas. banyak yg iri dengan kedekatan cici dan angga. pasal nya gadis seperti cici bisa dekat dengan angga si pangeran kelas seperti angga?.


Angga adalah anak Basket, dia memasukin ekstrakulikuler basket karena dia mengemari nya sendari dia masih berstatus anak SMP. bnyk gadis yg menembak dia, namun di tolak terang-terangan oleh nya. tetapi sampai detik sekarang pun masih ada yg mengejar angga contoh nya seperti yennie yg tak lain adalah adik cici, dia bahkan iri dengan kedekatan kakak nya dengan angga.


"eh,, ci, lebih baik kita keluar yuk, jalan-jalan ke taman sekolah, kamu tidak bosan apa di kelas setiap hari?."


"Ehh,, nggak ah ga, aku lebih baik di kelas saja, lebih nyaman disini,,, hhe." Senyum cici kepada angga.


"Ayolah, kita ke taman." Kata angga memcoba membujuk cici "aku heran kenapa kamu bisa sampai betah di dalam kelas sih?." Katanya lagi agak keheranan.

__ADS_1


"Enak aja, apalagi melihat pemandangan yg ada di luar lewat jendela sekolah." Jwb cici melihat ke luar jendela.


"Yasudah ayo keluar, kali ini gak Ada penolakan." Menarik tangan cici menuju keluar kelas.


"Ehh,,, angga hentikan, buku sketsa ku blm ku masukan ke tas ku." Kata cici melirik meja nya.


"Ayolah tak usah memperdulikan nya, kita bersenang-senang ditaman sebelum waktunya masuk." Kata angga masih berpegangan dengan tangan cici yg sengaja dia tarik.


"Tapi,,, angga." Cici mulai agak risih dengan tatapan dan sorot mata tajam dari siswi perempuan yg menatap kedekatann cici dengan angga.


"Angga lepaskan tangan ku." Teriak cici kepada angga yg msh menarik tangannya.


" kenapa?." Kata angga bertanya msh sama berjalan dengan berpegangan pada lengan cici yg dia tarik.


"Tak usah memperdulikan mereka, kan aku sudah bilang kepada mu."


Ayolah angga, mereka semua tak menyukai kedekatann ku dengan mu. Tolong lepaskan tangan mu. Ayolah. Kumohon, kau lihat sorot mata tajam mereka yg mengarah kepada ku?. Huhuhu!


Akhirnya setelah menarik tangan cici, angga tlah sampai di tempat tujuan nya yaitu taman sekolah yg dia maksud kepada cici.


"Bagaimana?, lebih indah kan daripada di kelas?, dan lagi di sini sangat sepi dan jarang di kunjungi siswa dan siswi. Kata angga sambil terduduk di kursi taman.

__ADS_1


"Benar juga kata mu, disini lebih indah pemandangan nya." Sahut cici menikmati pemandangan indah di depan nya.


"Baguslah kalau kau suka, lain kali ku tarik tangan mu lagi seperti itu lagi." Jwb angga, lihat lah dia berbicara seperti itu dengan santai nya.


Apa!, kumohon angga jangan menarik tangan ku lagi!, kau tak lihat apa sorot mata ingin membunuh yg di layangkan kepada ku tadi!, ayolah... kamu itu primadona sekolah ini!. Kumohon jangan seperti ini lagi. Bisa-bisa jika yennie melihat ku bersama mu lagi, aku akan di bully habis-habisan oleh nya dan geng dia. Huhuhu!


"Angga, kamu ini kan pangeran sekolah, jdi sebaik nya kamu menjaga jarak dengan ku. Gaa, kamu lihat sendiri tadikan sorot mata tak suka mereka kepadaku apalagi saat tiba-tiba kamu menarik tangan ku." Cici menjelaskan yg baru saja tadi dia lihat di lorong kelas.


"Tenang saja, jika kamu di bully oleh mereka lagi. Aku akan setia membantu mu dan membela mu, ci. Dan lagi kan hak kamu juga mau ngapain, tenang ci tak usah takut. Kamu kan tak punya salah apapun." Jwb angga menerangkan cici bahwa diri nya tak mempunyai salah apapun kepada semua orang, jadi untuk apa cici takut dengan mereka.


Angga, kau tak tahu betapa menyedihkan nya hidupku. Kau juga tak tahu tentang yennie adik tiri ku yg begitu jahat kepada ku. Memang menyedihkan ya hidupku ini. Jika kamu mengetahui nya akan kah kau masih mau menemani ku?, aku hanya mempunyai satu-satu nya temann yg mau menemani ku. Yaitu diri mu angga.


Bersambung...


Yoo! Maaf cerita nya gak menarik atau aneh!


Author minta maaf bngt kalau novel nya cerita nya muter-muter.


***kalau seru cerita novel nya, author akan lanjut...


🙂🙂🙂🙂🙂.

__ADS_1


see you next time...😉***


__ADS_2