Sebuah Buku Yang Terlahir Dari Cinta Tanpa Ada Kata Cinta Didalamnya (rewrite)

Sebuah Buku Yang Terlahir Dari Cinta Tanpa Ada Kata Cinta Didalamnya (rewrite)
ch 3 - Adik dan chat


__ADS_3

Bunyi notif yang sangat berisik mengganggu ketenangan ku. kupikir siapa , ternyata itu adalah grup kelas baru ku.


"Ting,Ting,ting", Bunyi notif


Aku yang sedang bermain game, mencoba untuk melihat siapa yang mengirim pesan.


"siapa?", ucap ku


Ada sekitar 4 nomor tidak di kenal mengirimkan pesan kepada ku. Aku yang masih penasaran tentang siapa yang mengirim pesan masih memilih untuk melanjutkan game.


Menurut ku tidak ada yang lebih penting dari ibadah,tidur dan game.


Selesai bermain game aku pun mencoba membalas satu persatu pesan yang ku terima.


"Siapa? "


"ini gw hana ",


"oh iya, ada apa? "


"Enggak kenapa-kenapa."


Aku ingin segera mengakhiri obrolan yang canggung ini. tapi, aku merasa tidak enak kepada Hana.


Aku pun mencari topik obrolan.


"Btw Hana ,crepe yang tadi enak ".


Aku yang kebingungan mencari topik obrolan hanya bisa mengingat tentang crepe.


"eh iya, enak ".


"Lain kali aku yang teraktir Hana ".


"gausah, Kan kumat lagi sopannya ".


"hehe, Susah banget ngilangin ini ".


Setelah melakukan percakapan tentang crepe aku menemukan celah-celah agar percakapan ku dengan Hana semakin panjang.


Seperti menanyakan hobinya, Jam tidur, dan pola makan. ya itu memang tidak terlalu penting tapi, untuk memperpanjang obrolan itu cukup ampuh.


kami pun melakukan percakapan panjang, sudah sekitar dua jam kami melakukan ini.


Adik ku yang terheran-heran kenapa aku bisa seakrab ini dengan handphone kemudian bertanya.


"Kak, tumben main hp terus... biasa nya main PS sampe magrib ".


Nama adik ku adalah Ara dia hanya beda 2 tahun dengan ku, dia memiliki watak yang tenang dan bagian pavorit ku adalah ketika ia ngambek atau menangis. Sebab ekspresi wajahnya yang sangat gemas.


Aku yang bingung menjawab apa hanya bisa melakukan alibi-alibi kecil.


"Ada game yang lagi trending, tapi versi mobile. ini Kakak lagi nyari info tentang cara maennya ".


Adik ku yang polos pun langsung memercayai nya. Aku merasa tidak enak tapi, ya anggap saja ujian untuk dewasa.


Fasilitas-fasilitas di rumah ku lumayan lengkap, dari PS, PC, dan WiFi semuanya tersedia.


Aku mendapatkan semua itu hanya dari tantangan orang tua ku.


Jika aku mendapatkan ranking mereka akan memberi apa saja yang kumau.


Kembali ke Hana, seperti aku terlalu terbawa suasana, aku mengiyakan ajakan Hana untuk menemani ia pergi nonton film kesukaannya seusai sekolah esok.


Apa ini adalah hal yang lazim bagi pria dan wanita ketika baru pertama kali bertemu?.


Kurasa itu tidak.


Pukul menunjukan jam 3 sore, aku yang bingung ingin melakukan apa memutuskan untuk menjahili adik ku.


Menjahili Adik adalah kegiatan pavorit para kakak ,entah kenapa itu memberi kebahagian tersendiri.


Aku keluar kamar untuk memastikan dimana lokasi adik ku. Rupanya ia sedang berbaring di sofa ruang tamu sambil bermain handphone.


"Mwhehehe ". Aku yang sedang tertawa jahat dan sudah rapih merancang rencana untuk menjahilinya.


Aku berjalan santai menghampiri nya. Berdiri di depannya dan mengajukan beberapa pertanyaan untuk mengelabuinya.

__ADS_1


Aku tau tentang batas bercanda yaitu jangan sampai menyakiti dan merusak barang berharga nya.


Aku sudah memikirkan cara agar ia melepaskan handphone dari genggamannya.


"Ra..ambilin kakak air dong Ama sekalian Mijem casan kamu "


adik ku pun menaruh handphone nya tanpa mencurigai tingkah ku.


Saat adik ku hendak berdiri, aku pun dengan sigap menggendongnya , membawanya keluar , meletakannya ke ubin teras lalu mengonci pintu dari dalam.


"Dar dar Dar "


Suara adik ku yang mengetuk pintu dengan keras.


Disitu aku tertawa dengan rasa bahagia karena rencana ku berhasil dengan sempurna.. Tinggal menunggu beberapa saat hingga adik ku menangis.


Suara mengetuk pintu pun berhenti, tangisannya mulai terdengar, Aku mengecek untuk memastikan apa dia benar-benar menangis.


ketika membuka pintu, aku melihat ia sedang menangis sambil berjongkok.


Pose yang manis. Tidak ada yang berubah dari cara nya menangis hingga saat ini.


Aku sempat merasa kasian tapi disisi lain aku sangat menikmati ini.


"Ra gapapa? "


".... ",


Dia mengabaikan pertanyaan ku. Ya wajar saja dia pasti marah padaku.


"Ra, kenapa nangis? " aku bertanya dengan sedikit bercanda.


"KENAPA???..KAKA JAHAT ,BEG*,T*** "


Dia mengumpat.


ternyata kemampuan menghina-nya sudah berkembang pesat.


Aku pun dengan sigap memeluk dia.


"Yaudah Ra, jngn nangis lagi.. Kaka mau ke minimarket, Ara mau apa? ".


Ini bagian paling terakhir dari rencana ku. yaitu, menyuap.


Ya, aku hanya masih takut untuk diomeli ibu ku. karena, jika ia sudah marah sudah tidak ada lagi yang bisa memberhentikannya dan itu menakutkan.


"."


adiku hanya mengabaikan perkataan ku dan pergi sambil berlari ke kamarnya.


Sebagai Kaka yang baik, aku akan mencari makanan yang bisa menebus dosaku.


Matahari yang mulai lelah, langit yang mulai menjingga tidak mematahkan semangat ku untuk mencari sesuatu yang bisa mengembalikan mood adiku.


Aku hanya bisa berfikir tentang es krim. karena, semua orang suka eskrim jika ada orang yang tidak menyukainya, percayalah dia diabetes.


"Yang mana ya... yang mahalan aja deh pasti rasanya enak ".


Aku hanya memilih merek eskrim yang pernah ku dengar atau pernah ku lihat di tv.


bini lumayan mahal tapi, semoga saja rasanya lebih enak dari eskrim 2000an yang biasa ada di warung-warung di pinggir jalan yang biasa aku beli.


Saat ingin pulang, aku melihat ada tukang crepe di pinggir jalan. dengan semangat aku langsung menyalakan lampu sein ku dan segera menepi.


Hari yang indah adalah ketika makan crepe dan berhasil menjahili adik mu tanpa ketahuan ibu.


Setelah sampai dirumah, aku langsung pergi ke kamar adik ku. Dengan ekspresi bahagia dan penuh rasa bersalah aku mengetuk pintu.


"Ra, Kaka ada eskrim lebih nih mau satu gak?".


"GAMAU ",dengan cepat ia menjawab.


"Btw ini eskrim yang baru masuk ke indo loh, yang dari Korea itu lu..yang bintang iklannya grup band2 asal Korea itu..


Apa dah namanya?...batues apa, apa gitu?.


Mungkin aku terlalu sering menjahilinya..jika ada sedikit kesempatan saja..akan langsung ku gunakan. Seperti memprovokasi nya kali ini

__ADS_1


"BTS DASAR KAKA IDI** ",


"Makasih punjiannya ",


"ARGHHHHHH",


"Mwhehe ",


dan ia tambah marah.


"Yaudah deh, Kaka janji gak bakal ngejailin kamu lagi ".


"BOHONGG!! ".


"Emang ".


"ARGHHHHHH ".


"Yaudah eskrimnya Kaka taruh di kulkas aja..tapi kamu nanti makan malam turun ke bawah ya..soalnya mamah lagi keluar kota dan papa juga samanya... hari-hari ninggalin anak.t-tapi Kaka nge-ngejailin kamu bukannya Kaka perhatian y-ya Ama kamu Kaka cu-


"JIJIK ,PERGIIII!!! " ucapnya.


"iya,iya tapi nanti makan ya "..


"."


dia tidak menjawab.


Aku pun pergi meninggalkannya, ketika aku sedang menuruni tangga terdengar suara...


"Kenapa aku punya kakak kayak gini....(Sambil menangis) ",


Aku pun menjawab..


"Semua Kaka akan seperti ini ketika mereka mempunyai adik semanis dirimu..".


"."


"."


"Hueeeeeee(suara tangisannya semakin kencang) ".


Lalu aku pergi ke dapur untuk menaruh eskrim yang aku beli tadi. Aku berjalan ke dapur sambil menikmati crepe yang aku beli di pinggir jalan.


Sebelum aku sampai di dapur, aku mendengar suara langkah kaki seperti orang yang sedang berlari..


"K-ka.. e-eskrim yang t-tadi Ara mau ".


"Ini! ". aku dengan semangat menunjukan eskrim yang ada di tanganku.


"Yaudah kita makan di ruang tamu ya Ra..."


"mmm ".


Ekspresi dia yang malu-nalu dan bahasa tubuhnya yang sangat menggemaskan, aku bisa menebak jika perang dunia ke 3 terjadi pasti mereka sedang memperebutkan adiku..


"Kak..Ara gak suka rasa vanila "..


"Yah Kaka gatau..terus gimana "..


"Kaka makan apa itu?.."


"Crepe, kamu mau? "


"m-mau.... "


"Tapi bekas gigitan Kaka, gapapa ".


"Gapapa!! ", tiba-tiba iya menjawab dengan semangat.


"yaudah kita tukeran aja gimana?..


"Hem!!! (sambil menganggukkan kepalanya) ".


Melihat adik ku sangat menikmati memakan crepe yang aku beli tadi


Itu sudah cukup untuk membuat ku tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2