
Ketika aku masih berada di sekolah dasar, aku mempunyai banyak teman.
Setiap kali aku mengatakan lelucon, semua teman-teman ku tertawa.
aku suka melihat orang-orang tertawa, ditambah gadis yang ku suka ikut tertawa bahagia.
namun, pada hari itu semua berubah.
suatu hari aku melakukan pertengkaran dengan teman saya karena dia membuly gadis yang ku suka di belakang sekolah.
nama gadis yang ku suka adalah Serlin
aku melihat Serlin sedang dirudung oleh beberapa siswa.
aku pun menghampiri mereka.
"kenapa kalian melakukan ini?"
"ha?, rai apa kau menyukai gadis ini?? (sembari menginjak bahu Serlin)
"Apa yang kau lakukan dasar bodoh!!"
aku yang lepas kembali pun menghajarnya,
mereka bertiga dan aku sendiri, aku paham walau aku tidak bisa menang, tapi aku akan berusaha semampuku.
"Heii!!!!, apa yang kalian lakukan!"
pertengkaran kami pun berhenti. aku yang masih mencengkram leher dan ingin memukul siswa itu terlihat oleh guru olahraga ku yg kebetulan sedang menyiram tanaman di belakang sekolah.
"Rai!! kenapa kamu memukul dia??!!
"Tidak pak!!! saya hanya ingin membela Serlin karena mereka merudungnya!!"
" Serlin.. apa itu benar???"
"....
"apa itu benar Serlin??"
__ADS_1
Serlin berlari menuju kelas meninggalkan kami semua,
"kalian semua ikut bapak ke kantor "
di dalam kantor guru, aku sudah mencoba menjelaskan semua yg terjadi.
tapi para siswa itu membuat kebohongan yg seolah-olah aku yg menyerang.
aku sendiri, mereka bertiga
Guru ku tidak memercayaiku.
Serlin di panggil ke kantor guru dan menjelaskan apa yang terjadi
saat itu, siswa yang merundung Serlin bicara
"Serlin , kami tadi tidak merudung-mu kan??
"kami hanya ingin berbicara dengan mu kan???"
aku tidak percaya mereka bisa mengatakan itu kebohongan itu dengan mudah.
"apa itu benar Serlin??"
"__ (dug)
dada ku berdegup,
pikiran ku kosong.
air mata ku jatuh, entah kenapa ketika dia mengatakannya hatiku sakit.
"Serlin itu tidak benar kan?? kan!????"
"__
" Rai, bapak memanggil orang tua mu untuk kesekolah esok!! "
sepulang sekolah, aku menceritakan semuanya pada ibu tiri ku.
__ADS_1
"kamu anak nakal, kenapa kamu selalu bikin masalah??, apa kamu ingin selalu membuat ibu kesusahan???"
"__ hick ( aku yg menahan nangis)
"ta-tapi itu bukan salahku Bu..
"kamu yang salah!!
Ting.. bunyi bell rumah ku
saat ibuku membuka pintu, ternyata itu siswa yang merudung Serlin dan ibunya.
mereka mengadu atas perlakuan diriku karena menghajar siswa itu.
"kamu Rai, jngn buat masalah lagi!!. ibu tidak mau jika ibu di omongin sama ibu2 tetangga karena punya anak gak bener kayak kamu!!".
"ta-tapi Bu, bukan aku yang salah.. kenapa ibu gak mau mengerti??
" DIAM!! "
" kalau kamu bikin masalah lagi.. kamu bisa keluar dari rumah ini dan kamu bukan anak ibu!!
kata-kata itu terngiang kepalaku,
aku merasa kecewa disini, karena tidak ada yang mempercayai ku, bahkan keluarga ku sendiri.
aku merasa sudah ada lagi tempat yang bisa ku panggil dengan kata "rumah".
kemudian, aku kembali ke kamar untuk menenangkan diri.
ke esok-kan harinya. banyak rumor tentang aku menghajar siswa di belakang sekolah .
semua orang menjauhi ku, bahkan gadis yang ku suka membuang wajahnya seakan akan tidak mengenalku.
dan pada kejadian setelah itu, aku di asingkan dan terkadang di buli oleh teman sekelas ku
kehidupan ku di sekolah dasar sudah hancur..
aku hanya bisa diam, dan menyaksikan mereka bersenang2 tanpa diriku.
__ADS_1
melihat mereka bersenang2 tanpa mikirkan aku, itu membuat hati ku sakit.
dan hari2 suram itu berlangsung sampai aku lulus sekolah dasar.