
Ardi masih kesal dengan kejadian di parkiran kampuspagi tadi,membuat dia memutuskan keluar kampus,dan berjalan\-jalan menyusuri trotoar,Ardi mrninggalkan mobilnya di parkiran kampus,karna Ardi masih ada mata kuliah yang harus di ikuti di sore hari,tanpa di sadarinyaa,dia sudah berjalan cukup jauh,Ardi duduk sejenak di sebuah taman kota,ketika sedang menikmati suasana taman,yang cukup sepi,tiba\-tiba Ardi melihat Dita yang sedang duduk tak jauh dari tempatnya.
"*kenapa dia disini*?"gumam ardi pada diri sendiri.
tak lama kemudian ada sari yang menghampiri dita yang sedang memabaca novel.
"Ditaa...maaf ya lama"sapa sari.
"heemmmm....iya nggak pa pa kok,udah nga-mpusnya?" tanya dita pada sar,
"udah kok....oh ya dit kita mau kemana nih?jalan yuk,mumpung masih siang."ajak sari pada dita
"eemm nggak tau sar,aku lagi males jalan nih..."ucap dita lesu.
"oh ya udah,kita duduk aja disini,sambil nunggu adzan ashar."jawab sari
"iya sar".jawab sari singkat.
mereka duduk dengan aktivitas masing-masing,dita mrlanjutkan membaca novel,sedangkan sari sibuk berseluncur di medsosnya.
Sedangkan Ardi yang memperhatikan dari tempat duduknya tersenyum,dan dalam hati dia berdoa semoga bisa mengenal lebih dekat dengan dita,wanita yang suda lama menyita pikirannya.
"dia masih sama seperti dulu,manis",gumam ardi sambil tersenyum.
ketika sedang asyik dengan pikirannya,tiba-tiba suara dering ponselnya mengenterupsinya,yang mana membuat ardi mendecak kesal,dilihatnya layar ponsel,siapa yang menelfonnya.
"halo ada sa?"jawab ardi ketus
"halo ar,,,lo dimana,kita cariin lo kok ggak ada,lo udah balik?"tanya isa di sebrang sana.isa adalah teman ardi,sama halnya dengan irfan juga bobby.
"gue lagi keluar bentar,ada apa emangnya sa?"jawab ardi
"kelas udah mulai nih bentar lagi,dan lo tau nggak,kalo sarah lagi di indo?"ucap isa pada ardi.yang mana membuat ardi terdiam cukup lama.
"halo ar... ar..lo dengar nggak sih gue ngomong?"kata usa lagi
"iyah gue denger".jawab ardi sambil membuang nafas kasar keudara.
"ya udah kita tunggu lo di kelas ya..byee".putus isa
__ADS_1
sebelum beranjak ardi kembali menatap kearah dita,dan tersenyum meyakinkan,setelah merasa cukup tenang,ardi mulai berjalan menuju kampusnya.
Sambil berjalan ardi terus memikirkan siapa laki-laki yang tadi dilihatnya bersama dita di parkiran kampus,yang membuat ardi kembali merasa kesal.Dit dan sari yang masih duduk di taman,merasa hausdan juga lapar,dan akhirnya pergi untuk mencari makanan,mereka memilih ke kedai dekat kampus,tempat langganan mereka,sambil berjalan menuju kedai,dita yang tadi tidak sengaja,melihat sosor ardi ditaman,membuatnya penasaran,karena tidak fokus dengan jalan,tanpa sengaja dita menabrak seseorang di sebelahnya.
"bruuuggkk....aduh maaf saya tidak sengaja".kata dita buru-buru tanpa melihat.
"oh oya ti..."kata nya terhenti ketika mengenali siapa yang menabraknya.
"arditaa...!?"ucap laki-laki yang di tabrak dita.dita mendongak dan alangkah terkejutnya dita siapa yang dia tabrak.ternyata itu adalah bagas,sahabat nya waktu kecil di panti.
"bagas..."ucap dita tidak percaya.
"maaf ya gas nggak sengaja,tadi lagi nggak fokus soalnya"pinta dita pada bagas
"dit ....ngapain disini?"suara sari mengalihkam perhatian dita dan bagas.
"eh maaf sar,tadi aku lagi nggak fokus jalan,dan tanpa sengaja aku nabrak orang,ej ternyata teman aku dulu sewaktu masih di panti"jelas dita pada sari.
"kenalin sar ini bagas temen aku waktu masih di panti,dan gas ini sari teman aku pas waktu masih sekolah dasar."dita mengenalkan mereka,dan mereka berjabat tangan.
"sari.."katanya ramah sambil tersenyum
"bagas.."balasnya sambil tersenyum.
"iya gas,ini aku baru kelar ngampus,sekarang mau makan,kamu sendiri?tanya dita.
"kamu kuliah di sini dit? tanya bagas
"iyah,kenapa emangnya?"tanya dita penasaran
"nggak soalnya aku juga ngajar di kampus ini".jawab bagas,
"yang bener gas,sejak kapan,dan jurusan apa?tanya dita antusias,seolah lupa dengan sari yang ada di sebelahnya.untung sari masih sibuk dengan ponselnya.
"bisnis manajemen"jawab bagas.dan langsung membuat sari menghentikan perhatiannya pada ponsel,dan menatap bagas tidak percaya.
"wah seriusan gas,kok aku nggak tau ya.."jawab dita antusias,yang di angguki oleh bagas
"ya udah dit,bentar lagi kelas aku di mulai,aku permisi duluan ya"pamit bagas,setelah mereka bertuka nomer ponsel.
setelah kepergian bagas sari langsung menanyakan perihal bagas pada sari.
Di lain tempat,ardi yang sudah sampe di kampus langsung menuju kelas.dan tanpa sengaja ardi meliha seseorang yang tidak asing,ardi pun mendekat.
__ADS_1
"bagaass..."kata ardi memastikan
"ardii..."bagas membalas sapaan dari ardi
"kok lo disini gas?"tanya ardi heran,karena setahu ardi kalo bagas masih kuliah di australia,dan meneruskan bisnis orang tuanya.
"kalo gue sih ngajar disini ar,lo sendiri ngapain disini,bukannya lo udah ngurus kantor bokap lo?"timpal bagas yang juga heran dengan keberadaan ardi di kampus.karena setahu bagas ardi udah ngurus kantor punya orang tuanya.
"hah..lo ngajar,bukannya lo udah menggantikan bokap lo gas?,dan gue disini buat nyelesein S2 gue gas".
"wah lo anak didik gue dong ar,ha ha ha"balas bagas sambil tertawa
"bisa aja lo gas"jawab ardi yang juga tertawa.
"ya udah ar gue duluan yaa...keburu telat jamnya"pamit bagas pada ardi sambi menepuk pundak ardi
"iya gas gue juga udah mau telat nih masuk kelas"balas ardi
"kalo ada waktu lo bisa maeb kerumah atau ke kantor gue gas,udah lama juga nggak ketemu sama lo sejak lo pindah ke australia."ajak ardi,yang di angguki oleh bagas,mereka pun berpisah menuju tempat mereka masing-masing.
Di kedai dita yang sedang menikmati makanan tiba\-tiba di kagetkan oleh suara sari.
"aduh sar itu tadi dosen apa malaikan tak bersayap sich?udah ganteng ramah,kenal lagi sama lo."cerocos sari sambil menggebrag meja,yang seketika membuat orang orang yang ada di kedai terlonjak kaget,dan menatap tak mengerti.
"astaga sarii...bikin kaget aja sih kamu ini."jawab dita mengelus dada sambil cemberut.
"iya iya sorry,aku nggak nyangka aja,di kampus kita ada dosen seganteng dia,kok kamu nggak bilang sih,kalo kamu punya temen guanteng gitu."oceh sari
"orang kamu nggak nanya"jawab dita singkat sambil menghabiskan makanannya.
"udah ah,aku udah selesai,aku mau pulang dulu ya sar"kata dita sambil melihat jam ditangannyayang menunjukan pukul setengah empat sore.
"yah kok kamu udah mau pulang sih,kan aku masih penasaran tau sama babang dosen ganteng itu"jawab sari sambil cemberut.
"besok lagi aja ya sar mau pukang bareng aku,apa di jemput sama pak supir?"kata dita menawari.
"sama pak supir aja deh,kamu mau ke makam kan?"tanya sari.yang sudah tau kebiasaan dita di waktu jam kuliahnya senggang.
"he he he...tau aja,ya udah aku duluan ya,byeee..."kata dita sambil berlalu
sesampainya di makam orang tuanya,dita seperti biasah,selelsai memanjatkan doa,dia mencurahkan segala isi hati harapan dan keinginannya,seolah orang tuanya ada di hadapannya.
setelah merasa cukup mengeluarkan isi hatinya,dita beranjak karena hari semakin sore,meski bu ani tidak pernah melarang dita,tapi dita selalu pulang tepat waktu,karena malamnya dia harus bekerja,di sebuah toko buku terdekat.
__ADS_1