
Beberapa hari telah berlalu. Entah sial atau apa, Clara dipilih oleh Miss. Lina untuk menjadi guide bagi pendatang baru perempuan. Jadi mau tidak mau ia harus membantu mereka beradaptasi dengan baik.
"ini adalah sekolah. sebelum menjadi agen secara resmi, kalian diharuskan untuk menamatkan Sekolah Menengah Atas. Tetapi ada juga cara lain untuk menjadi agen tanpa harus menamatkan SMA yaitu, dengan melakukan misi khusus dengan level S ke atas." jelas Clara.
salah seorang gadis mengangkat tangannya. Clara mempersilahkan dia.
"kita baru bisa menerima misi apabila sudah jadi agen. jadi bukankah cara itu tidak mungkin dilakukan?" tanya gadis itu.
"pertanyaan bagus. memang, kita baru bisa mendapat misi apabila sudah menjadi agen resmi tetapi, ada kalanya agen resmi mengajak kita untuk mengikuti misi. katanya untuk menambah pengalaman dan wawasan. Meski hampir tidak ada yang mengajak calon agen untuk misi level S, tetapi bukan berarti tidak mungkin. sekarang jelas?" jelas Clara dan bertanya di akhir. Gadis yang sebelumnya bertanya mengangguk paham.
tur kembali berlanjut hingga petang. selesai tugas menjadi guide, sekarang ia harus mengerjakan tugas lain. Clara mengganti pakaiannya. Ia mengenakan jubah putih khas profesor. berjalan di lorong menuju laboratorium. langit tertutup awan abu-abu yang menandakan akan datangnya hujan.
Clara beruntung, begitu memasuki lab, hujan turun.
Ghost Buster Batalion 3
Lab Utama
"jadi, apa yang kalian temukan?" tanya Clara kepada para rekan kerjanya.
"Andra menemukan tabung berisi manusia dipenginapan" jawab seorang wanita. dia adalah Zizi, asisten Clara.
Clara melirik ke arah Andra lalu melihat tabung seukuran tubuh orang dewasa itu.
"apa sudah dipastikan kalau didalamnya terdapat manusia?" tanya Clara. rekan rekannya menggeleng.
"sulit untuk membukanya" ucap Andra.
"aku bahkan mencongkel pintunya dengan linggis tapi linggisnya malah bengkok" lanjut Andra dengan linggis bengkok ditangannya dan diangguki oleh Zizi. Clara meringis melihat linggis yang bengkok itu. seberapa kuat Andra sebenarnya? batinnya.
__ADS_1
Clara meneliti tabung itu dengan matanya.
"ini membutuhkan kunci atau sandi khusus. kita tidak tahu di mana kuncinya dan apa sandinya. untuk sekarang, biarkan saja dulu" jelas Clara. Rekan rekan Clara mengangguk.
tiba tiba terdengar keributan dari luar. Andra bergegas keluar dan menanyakan ada apa kepada salah satu orang yang berlari kabur.
"ada Ghost Dark elf menyerang!" ucap nya lalu ia langsung melarikan diri.
Andra berlari ke arah sebaliknya. ia menuju sumber keributan. terlihat ada Andika, Kurei, Jacky dan Kira sedang bertarung mati matian melawan gerombolan Dark elf. Sedangkan yang lain sudah terkapar.
Clara tidak mengikuti Andra. ia pergi ke atap dan melihat sesuatu yang lebih menarik perhatiannya. tubuh Honami melayang dalam keadaan tidak sadarkan diri, asap hitam berbentuk gumpalan masuk satu persatu kedalam tubuh Honami melalui sebuah Cristal yang tertanam di dada Honami.
tubuh Clara menegang ketika ada seseorang memeluknya dari belakang.
"Itu bukanlah tubuh yang aku inginkan" ucapnya
"kau lah yang lebih pantas dibanding dirinya" lanjutnya
"tentu saja tidak. karena kau bukan dia. karena kau lebih hebat. karena kau lebih segalanya dari dia dan karena kau sudah bisa mengendalikan kekuatanku" jawabnya tepat ditelinga Clara dengan senyuman menyeramkan.
"Asta, jangan membuat aku berdebar" peringat Clara. Asta melepaskan pelukannya.
"baiklah, tapi apa kau akan membiarkannya seperti itu?" tanya Asta perihal Honami.
"hah... bantu aku" pinta Clara. ini adalah hal gila. Clara, dengan kekuatan Asta, dia berlari lalu melompat dari atap menuju tubuh Honami yang melayang. Belum sempat ia memegang tangan Honami, mata Honami terbuka dan secara tiba tiba kegelapan di sekitarnya menyerang Clara.
Clara tidak siap. ia tidak mempersiapkan apapun untuk itu. Clara jatuh, kegelapan mengejarnya dan ingin menyerangnya namun, kegelapan itu justru seakan tersedot masuk kedalam tubuh Clara. Tentu saja, karena yang terjatuh itu Asta, bukan Clara.
Sedangkan Clara segera membelenggu tubuh Honami dengan rantai berwarna merah kehitaman ciri khas dari kekuatan Asta.
__ADS_1
Honami memberontak tapi tidak berguna. kekuatan Asta lebih kuat dari dirinya. Rantai yang membelenggu Honami perlahan menyerap kekuatan gadis itu. Sedangkan sesosok hitam yang sedari tadi memperhatikan dari kejauhan terlihat kesal karena rencananya untuk membangkitkan Dewi kegelapan gagal.
Asta mendarat dengan aman. lalu ia dihadiahi tamparan oleh Andika.
"APA YANG KAU LAKUKAN PADA ADIKKU?!" teriak Andika. cakar milik Andika melukai wajah Asta yang sama persis dengan Clara. sekarang diwajahnya terdapat luka cakaran yang cukup besar.
"Andika! sebaiknya kau melawan para dark elf ini dibanding mengurusi yang lain!" interupsi Andra. dia kesal karena Andika melukai wajah Clara. tapi ia lebih takut kalau seseorang yang mirip sekali dengan Clara itu marah dan mencabik-cabik tubuh Andika.
Demonia memperhatikan kejadian itu dengan seksama. ia tahu, kalau gadis kecil itu bukanlah Clara. Demonia melihat ke atas. ia terkejut melihat Honami yang sudah terkapar tidak sadarkan diri di gendongan Clara. mustahil bagi Clara untuk menggendong Honami yang tubuhnya lebih besar darinya tapi apa ini? batin Demonia.
Clara turun, ia meletakkan Honami di atas tanah basah akibat hujan. ya, hujan belum berakhir. pertarungan itu terjadi saat hujan. masalah Honami sudah selesai, sekarang tinggal para Dark elf.
"Asta, apa tidak bisa lagi?" tanya Clara dan dijawab dengan gelengan oleh Asta. tubuh Asta perlahan berubah menjadi butiran cahaya lalu hilang. sebelum benar benar menghilang, Asta mengucapkan sesuatu kepada Clara.
"kita ini sama" ucap nya lalu tersenyum dan menghilang.
Clara tersentak. mendadak ia takut. takut untuk kehilangan kendali begitu menggunakan kekuatan Asta secara langsung. Kegelapan adalah monster bagi ghost, bagi manusia, bagi semuanya. dan dirinya adalah seseorang yang lahir dari kegelapan. itu artinya dia adalah monster. tapi ia takut akan hal itu, ia takut pada dirinya sendiri.
ia melihat orang orang yang sedang berjuang mati matian untuk melawan para Dark elf. Clara mendadak kesal. kenapa para Dark elf menyerang begitu sebagian besar agen pergi menjalankan misi?
ia memegang erat Cristal yang berbentuk menyerupai belah ketupat berwarna merah kehitaman.
'ciri khas kekuatan Asta' batinnya.
Clara menghela napas panjang lalu dengan tenang menempelkan Cristal kecil itu pada pergelangan tangannya. ia merasakan kekuatan yang mengalir kedalam tubuhnya. lalu ia mengeluarkan sebuah pedang berwarna hitam pekat dari dalam Cristal.
ia memejamkan mata.
wush.....
__ADS_1
angin tiba tiba bertiup kencang dan menerbangkan debu debu membuat pandangan menjadi terbatas. Clara tiba tiba saja sudah berada di gerbang. ia berbalik menatap segerombolan Dark elf yang bingung. begitu pedangnya menyentuh tanah, kepala para Dark elf itu tiba-tiba terlepas dari tubuhnya.
suara hujan yang deras diiringi suara jeritan dan rintihan ditambah dengan suara gemuruh dari petir dan halilintar yang sesekali menyambar. membuat Clara terlihat seperti monster yang baru saja mencabik-cabik mangsanya.