Sejuta Cinta Untuk Indonesia

Sejuta Cinta Untuk Indonesia
Puisi Hidup dan Mati


__ADS_3

Arti Kau Dalam Hidupku


Hidup itu perjalanan


Ada yang lurus berbelok bahkan berliku


Tak jarang juga menanjak


Sebuah perjalanan sulit menuju kebahagiaan abadi


Sedih, bahagia dan air mata juga cinta


Adalah warna yang menghiasi kehidupan


Tapi satu yang selalu ku tahu


Bahwa aku hidup untukmu


Untuk memiliki menyayangi dan melindungimu


Karena hanya kaulah hidupku


Wahai belahan jiwaku


– Mawar


Kamis, 4 maret 2021


...***...


Hidup


Hidup apa artinya hidup …


Apakah hanya makan, minum, bernafas


Ataukah hanya berkembang biak


Seperti binatang


Berlarian di alam buas


Bahkan manusia bisa lebih buruk dari itu


Maka berpikir lah wahai insan yang berhati dan berakal


Akankah kita mau seperti itu


Tidak sekali-kali tidak


Manusia tak seperti hewan


Manusia hidup untuk bermanfaat


Untuk berbekal menuju ke perjalanan yang kekal nan abadi


Sinzou wo sasageyouu


– Mehmedfetih


5-03-2021


...***...


Arti Hidup


Bukan hanya soal bernapas


Tapi proses juga perjalanan di dalamnya


Juga jiwa-jiwa yang selalu saja lelah


Lelah didera oleh keadaan


Dunia sebercanda itu, ya, sekarang


Yang hidup pengen mati


Yang mati pengen hidup lagi


Padahal yang harus dilakukan hanya bersyukur


Bersyukur dengan apa yang Tuhan beri


Bersyukur dengan apa yang Tuhan anugerahkan


Kamu akan paham


Arti hidup yang sesungguhnya


– Indah


8 Maret 2021


...***...

__ADS_1


Arti Hidupku


Jika hidup sebuah takdir


Maka takdir itu saat bertemu denganmu


Kau tahu aku sangat menantikan kehadiranmu di hidupku.


Berat, gelisah, dan sesak yang kurasakan saat jarak yang terkikis di antara kita


Tapi ku yakin kau akan kembali di kehidupanku yang redup.


Tuhan,


Tak pernah ku ragukan atas apa yang kau takdir kan di hidupku


Kau yang selalu ku sebut disetiap doaku


Semoga sang takdir menemukan kita


Kapan, dimana, kapanpun dan bagaimanapun itu aku akan menunggumu.


– Melani


...***...


Tak Lagi Sama


Cahaya terang perlahan mulai meredup


Hilang perlahan dan tersembunyi di ruang gelap


Pekat dan kelam yang tersisa


Hampa menuju musnah


Semilir angin kian menyapa


Menusuk tiap ruas tulang-belulang yang sudah terkulai itu


Menggerogoti dan tak bisa berhenti


Sakit, dan terus saja semakin sakit


Teriakan demi teriakan menjadi nada penyesalan


Bulir air mata saja tak cukup menebus semua dosa


Detik demi detik yang begitu menderita


Terbawa dengan ada yang sudah di depan mata


Jiwa yang hilang kini kembali datang


Membawa kenangan semu demi kenangan yang abadi


Kesepian kian menyapa begitu nyata


Takkan ada lagi senyuman yang bisa menghias dunia


Hanya ada luka di setiap siksa


Menghukum setiap jiwa yang bernoda


Ingatlah selalu kata itu


Pada akhirnya semua akan berjalan di jalan yang sama


Kita tak lagi saling menyapa


Atau saling mengasihi


Hanya ada ketakutan yang abadi


Hanya ada tanya diri sendiri


Bagi diri yang tak pernah berbakti.


– Lasceria


Kisaran, 03 Maret 2021


...***...


Mati


Ketika tubuh mengkaku, nafas terkahir telah pergi meninggalkan  jasad tulang berbalut daging. Maka perjalanan baru dari kehidupan yang kekal baru saja dimulai.


Ketika semua anggota tubuh diminta kesaksian, dan tidak akan ada kebohongan yang bisa dikatakan. Maka pernahkah kau berpikir akan ada di ditempatkan di sisi mana. Apakah di sisi yang penuh syafaat kebaikan, ataukah di sisi keburukan.


Jika waktumu belum habis, jika mati belum menyapamu. Maka putuskanlah pilihanmu mulai dari hari ini.


– Catatan Ayra


...***...

__ADS_1


Terlambat Tau


Tak ada yang tau seperti apa wujud kematian


Mungkin hanya nyanyian gagak terdengar pilu


Atau suara ratapan dan tangisan bergema


Andai saja manusia tau


Ketika kematian datang menyapa lebih cepat


Tak sempat bertegur sapa


Penyelesan pun datang mendera jiwa tertinggal


Kala mengingat dosa selama hidup


Apakah bisa bertahan?


Tak ada yang tau selain Tuhan


Wahai jiwa engkau yang masih berada di dunia


Janganlah sia siakan sujudmu pada Tuhan


Agar saat dirimu dipanggil kamu tidak akan pernah menyesal


– Ciber Ara


Kisaran, 06 Maret 2021


...***...


Mati


Sang surya telah menyapa. Sudah berulang kali ia datang


Lalu juga pergi, sudah beratus kali ku tatap.


Hingga ku bosan menatapnya. Ia berulang kali pergi, namun tetap kembali. Ia selalu menepati janji.


Umur pun sudah tua, sudah puluhan kali dirayakan namun aku ingin beberapa kali lagi.


Meratapi senja adalah hobiku, warnanya sungguh meluluhkan hati. Kini tinggal aku sebatang kara, duduk di kursi sambil meminum kopi.


– Melva


...***...


Mati


Menapak langkah di kaki bumi


Gagah dalam kepastian hidup


Gembira tertawa dalam kesenangan


Pekerjaan dan jabatan menjadi andalan


Berpegang teguh pada hal yang rapuh


Larut dalam kesenangan, butakan mata hati


Musibah dan bencana tak dijadikan pelajaran


Bahwa tahta dan harta akan musnah di hari yang ditentukan


Sibuk mencari materi


Lupa bahwa besok ada ajal menanti


Harta setumpuk jadi tak berarti


Renungan diri para pencari materi


Disaat hari H tlah tiba


Dua pintu akan terbuka


Satu pintu penuh kenikmatan


Satunya lagi penuh siksaan


Mana yang akan kau pilih?


Kunci nya telah disodorkan sejak awal


Dosa, pahala yang kalian pilih


Menjadi kunci di kehidupan yang kekal abadi


– Shukaku Master


...***...

__ADS_1


__ADS_2