Seketika Menjadi Nyonya CEO

Seketika Menjadi Nyonya CEO
Bab 1 . Lulus SMA


__ADS_3

"Pak Bu Alhamdulillah Sinta lulus dengan nilai terbaik"ucap Sinta dengan terisak saking bahagianya.


"Alhamdulillah nak kalau begitu ,Bapak sama Ibu ikut senang dan sangat bangga sama kamu"peluk sang ayah dengan erat


"Pak Bu niat Sinta mau kuliah boleh?Sinta janji nggak akan ngerepotin bapak sama ibu,Sinta bakalan cari uang sambil kuliah pak Bu"tanya Sinta


"nak bapak ,sama ibu mendukung apapun keputusanmu , insyaallah kalau bapak punya uang lebih akan bapak sisihkan buat bantu kamu kuliah ya nak"ucap bapak sambil mengelus rambut putrinya


"Alhamdulillah kalau bapak sama ibu setuju ,kalau begitu minggu depan katanya Sinta sudah harus ke kota C pak,soalnya kan Sinta dapat rekomendasi dari sekolah untuk kerja di PT di situ"ucap Sinta


"ya sudah nanti bapak antar kamu ke Kota ya biar bapak juga tenang melepas kamu kerja"ucap bapak


"iya pak Sinta seneng banget kalau bapak mau nganter,tadinya Sinta fikir mau berangkat sendiri soalnya kasian bapak nanti capek kalau harus bolak-balik "ucap syukur Sinta


"ya nggak lah nak,masa iya anak satu-satunya kesayangan bapak mau di biarkan pergi sendiri"ucap bapak

__ADS_1


"hehehe iya pak,makasih ya pak Bu,udah mau ngizinin Sinta kuliah sambil kerja"ucap terima kasih Sinta


"Nduk bapak sama ibu hanya tidak ingin memaksakan apa yang tidak kamu sukai ,lagi pula kan kamu sudah ada tekad yang terpenting jangan sampai nanti membuat kamu menyesal ya nduk"pesan ibu


"iya Bu janji ,Sinta bakalan selalu ingat apa kata ibu"peluk Sinta pada ibunya


Hari terus berganti tanpa sadar sudah hari di Mana Sinta harus pergi melamar kerja,sebenarnya bukan melamar lebih tepatnya dia sudah di terima di bagian karyawan tetap bukan Kontrak lagi setelah rekomendasi dari sekolah dan di tes sendiri oleh pihak PT Sinta bisa langsung kerja.Sinta memang siswa terpandai di sekolah untuk jurusan yang dia pilih ,itu sudah menjadi tekad awal Sinta agar dia bisa kuliah.


Hari minggu tiba saatnya Sinta pergi ke PT yang sudah menerima nya kerja tanpa harus melakukan tes panjang


"iya nak ibu selalu berdoa agar kamu kerasan di tempat kerjanya nanti"ucap ibu sambil mencium pipi kanan kiri putri semata wayangnya


" ayok pak berangkat keburu ketinggalan kereta nanti"ajak Sinta


"ya sudah ayok"ucap bapak

__ADS_1


selama di perjalanan tanpa henti-hentinya Sinta nangis ,belum pernah dia pergi sejauh ini dari orangtuanya, kalaupun pergi dulu waktu kos sekolah itupun 1 Minggu sekali pulang.


"udah nduk nggak usah nangis terus ,doain aja bapak sama ibu sehat terus di kampung biar bisa sering jenguk kamu di kost"ucap nasihat bapak


"iya pak Amin "ucap Sinta


Tanpa di sadari 6jam berlalu ,Sinta dan bapak sudah sampai di kota yang di tuju kebetulan Sinta sudah ada kost di sana setelah tanya sama kakak kelasnya yang kebetulan juga kerja di PT tersebut.


Sesampainya di kost sudah hampir tengah malam, akhirnya Sinta memutuskan untuk langsung beres-beres dan lanjut tidur agar beson bisa bangun pagi untuk kerja.


"pak Sinta tidur dulu ya,bapak kalau masih mau ngobrol sama bapak kost nggak papa,tapi jangan malam banget pak tidurnya ,ingat kesehatan bapak"ucap Sinta


"iya nduk ,bentar lagi bapak tidur mau ngobrol sebentar saja"jawab bapak


"iya pak,"jawab singkat Sinta

__ADS_1


__ADS_2