
"ok pak ,deal dan saya yakin tidak akan pernah mencintai bapak"jawab Sinta tegas
"apakah kamu yakin dengan pertanyaan mu itu sayang?"sambil menatap mata Sinta dekat
"ke..kenapa nggak yakin lagi pula saya dan bapak hanya sebatas karyawan dan atasan "jawab Sinta gugup
"ok kalau begitu sebentar " sambil menyambungkan telefon
" hallo Siska bisa kamu ke sini sebentar "panggilnya seseorang dari telepon
"ok saya tunggu ya"jawabannya
tidak lama datanglah seorang ibu-ibu dengan pakaian jas rapih
"permisi pak,ada apa ya bapak memanggil saya?"tanya ibu tersebut
"begini Siska berhubung posisi asisten pribadi saya sedang kosong ,saya mau Sinta Aulia Masaya menjadi Aspri saya yang mengurusi semua keperluan saya di kantor dari A sampai Z "ucap Pak Kenzo
"tapi Pak dia hanya anak baru kenapa tidak orang lain saja yang menjadi Aspri bapak yang tentunya lebih berpengalaman juga"jawab Bu siska
"saya maunya dia bukan orang lain ,anda mau membantah saya?"tanya pak Kenzo tegas
"ka ...kalau begitu baik pak saya akan urus semuanya"jawab Bu Siska terbata-bata
"baik kalau begitu,anda boleh kembali ketempat kerja "ucap Pak Kenzo
Sinta yang sedari tadi hanya memperhatikan meneguk silivanya melihat sifat lain dari yang katanya calon suaminya tersebut
"ok Sinta mulai besok kamu bisa kerja di sini, silahkan kamu bisa pulang dulu hari ini" ucap Pak Kenzo
__ADS_1
"te terimakasih pak"jawab Sinta sambil mengundurkan diri
selama perjalanan pulang tanpa hentinya di memikirkan nasib dia besok
"pokonya aku nggak boleh baper sama si Kenzo itu ,inget tujuanmu merantau ok Sinta"sambil berjalan menaiki tangga kosnya
malam berlalu ,pagi menyingsing tepat pukul 5 pagi setelah menunaikan sholat subuh dia membeli sarapan ke depan gang kosnya
"Bu saya nasi kuning satu ya sambelnya dikit aja"pinta Sinta ke ibu penjual nasi kuning
"orang baru ya neng di kos'an itu?"tanya ibu nasi kuning
"emmm iya Bu "jawab Sinta
"oh ya deh,betah-betah ya neng di sini" ucap Bu nasi kuning
"iya Bu insyaallah "jawab Sinta sambil tersenyum
"Bu saya juga sama ya kaya mbaknya"ucap suara itu
Saat Sinta nengok ternyata itu bukan lain adalah Pak Kenzo
"dih ngapain sih dia pagi-pagi buta udah ke sini?"gumam Sinta
"iya pak sebentar ya ,mau bungkus atau di makan sini pak?"tanya ibu penjual nasi kuning
"bungkus aja Bu kaya mbaknya"jawab Pak Kenzo
"siap pak,tumben bapak ke sini pagi-pagi sekali?"tanya ibu penjual nasi kuning yang seketika membuat Sinta membulakan matanya
__ADS_1
"hah tumben pagi , berarti selama ini pasti sering ke sini dasar bos kurang kerjaan pasti dia mau membuat wanita di kost ini pada takluk sama dia "gumam Sinta geram
"iya nih Bu kebetulan mau nengok calon istri biar nggak sendirian makannya"ucap Pak Kenzo sambil tersenyum ke Sinta
"oh iya pak,calon istri bapak orang sini ya?"tanya Bu penjual nasi kuning antusias sambil membuat pesanan
"iya nih Bu kebetulan ngekos di tempat saya juga"sambil tersenyum lagi ke sinta
seketika badan Sinta meremang
"jadi kos'an yang aku tempatin itu punya pak Kenzo dasar pria mesum bisa -bisanya dia buat aku ngekos di sini "gumam Sinta tambah geram
"neng ini nasi kuningnya 10 ribu aja " ucap Ibu penjual nasi kuning sambil menyerahkan tetengan kresek
"ohh iya Bu ini uangnya terimakasih"jawab Sinta
Tanpa pikir panjang Sinta langsung kembali ke kos'an . Sesampainya di kos'an Sinta langsung masuk ke kamarnya .
"aduh bisa-bisa aku bodoh pantesan kok harga kosnya murah banget hanya 450 ribu lalu bapak-bapak yang ngobrol sama bapak waktu itu siapa bukannya dia ya pemilik kosnya ?"tanya Sinta dalan hatinya
Tiba-tiba telfon Sinta berdering
"Hallo siapa ya?"tanya Sinta ke orang di telfon
"Hallo sayang gimana nasi kuningnya enak nggak,nggak usah khawatir aku tidak akan mengganggu sarapanmu ,jangan telat datang ke kantornya ya "ucap pria
Bisa di tebak pria di telfon itu siapa pastinya Pak Kenzo
"tidak usah sok perhatian pak,kerjaan saya akan beres secepatnya dan akan pulang secepatnya"ucap Sinta kesal langsung mematiakan telefon
__ADS_1
Jam sudah menunjukkan pukul 06.15 Sinta berangkat kerja dengan pakaian sederhana namun tetap elegan