Seketika Menjadi Nyonya CEO

Seketika Menjadi Nyonya CEO
Bab 8. mualai cemburu


__ADS_3

"Mas kalau satu kantor tau bagaimana ya aku merasa nggak enak "ucap Sinta merasa tertekan


"memangnya kalau satu kantor tahu kenapa Lagian 'kan saya bosnya Di kantor ada masalah kah" ucap kenzo


"tapi kan mereka tahu bagaimana latar belakang saya saya berasal dari mana tiba-tiba bisa dekat dengan seorang CEO dan seorang pemimpin perusahaan besar "ucap Sinta


"lalu Memangnya kenapa ada masalah kalau saya seorang CEO sudah seorang pemimpin perusahaan besar apakah ada masalah aku bisa saja buat mereka keluar dari kantorku"ucap Kenzo menegaskan


"tapi ...."belum selesai Shinta berbicara Kenzo sudah menutup mulut cinta dengan jarinya .


"ah sudah lah kamu terlalu sibuk memikirkan orang lain, ini hidup kita Shinta orang lain mau bilang apa ya terserah mereka .kita tidak usah ambil pusing biarkan saja mereka mau berbicara apa ,Oke kamu Janji yah tidak usah merasa takut nanti ketika di kantor "ucap Kenzo sedikit kesal


"i i iya mas"ucap Sinta tergugu


"Maafkan aku sayang berbicara sedikit tegas padamu, Aku hanya tidak ingin kamu terlalu sibuk memikirkan orang lain sedangkan orang lain saja tidak memikirkan perasaanmu "ucap Kenzo sambil mengelus kepala Sinta


"Oh iya sayang Apa kamu mau makan ?soalnya aku lihat kamu sudah tidak mood untuk makan "ucap Kenzo


"masih Kok mas Aku lapar sekali Tadi pagi kan aku hanya sarapan nasi kuning depan kost"ucap Sinta malu-malu


"yang sudah nanti kita makan di Villa saja ya "ucap Kenzo


"ya mas"balas Sinta


Sesampainya di villa tapi ternyata di depan pintu sudah ada wanita yang menunggu seseorang ,yaitu menunggu Kenzo


"Hi honey "ucap wanita itu basa basi menyapa Kenzo


"loh Raisa Kamu pulang di Indonesia ,?Untuk apa kamu pulang Bukannya kamu sudah betah di negara orang sana "ucap Kenzo sedikit sinis


"Jangan Bicara begitu lah Kenzo kamu seperti tidak kenal aku saja ,Hei ngomong-ngomong sampingmu siapa kok gak dikenalin sama aku ?"ucap Raisa


"Oh iya kenalin Ini Sinta salon istriku "ucap Kenzo menegaskan


"Kenzo kamu bangun, kamu mencari penggantiku seorang upik Abu seperti dia "ucap Raisa

__ADS_1


"Hei Jaga mulutmu Raisa dia bukan Upik Abu ya dia calon istriku dengarkan itu "ucap Kenzo menegaskan


"Mas aku masuk ke dalam dulu ya aku bawa makanannya Aku sudah lapar nanti kamu makan sendiri aja "ucap Sinta sambil tertatih membawa makan malam.


"tunggu ,Kamu kenal dengan Kenzo di mana Atau jangan-jangan kamu pakai guna-guna Ya untuk mengguna-guna Kenzo membuat dia suka padamu."ucap Raisa sinis


"Hello Mbak Tolong dijaga mulut Anda ya walaupun saya orang tidak punya tapi saya tidak pernah menggunakan orang untuk menyukai saya ,kalau mbak mau tau tanya saja sendiri sama mantan Mbak itu "ucap Sinta kesal


"sudah ya Mbak, saya mau masuk saya lapar saya mau makan silahkan berkangen-kangen dengan mantan Mbak silakan ya "ucap Sinta semakin kesal


"Hai Sayang tunggu "Panggil Kenzo kepada Sinta yang telah berlalu kedalam.


"dan kamu Raisa Tidak usah mengganggu kehidupan saya lagi hubungan kita sudah selesai semenjak kamu meninggalkanku dalam keadaan terpuruk ngerti "ucap Kenzo tegas


Kenzo pun berlalu dan menyusul Sinta ke dalam untuk makan malam bersama .


"sayang kamu nggak nungguin aku makan aku laper Loh susah makan bersama yah "ucap Kenzo


"tidak usah makan bersama denganku urusin saja mantan pacarmu itu Kenapa harus mengejarku bukan hanya kalian masih saling cinta ?"ucap cinta dengan nada cemburu


"Memangnya Kata siapa aku masih saling cinta dengan Raisa, kalau Raisa mungkin nggak tahu ya. tapi kalau aku nggak sih Aku sudah enggak cinta sama dia aku cintanya cuma sama kamu "ucap Kenzo merayu


"sayang kamu cemburu pada Raisa ?"ucap Kenzo penasaran


Sinta hanya terdiam dan membisu Sinta pun bingung entah apa yang dia rasakan Shinta merasakan kalau dia tidak suka melihat kedekatan antara Raisa dan Kenzo.


"Sayang jawab dong jangan diem saja kamu cemburu sama Raisa ,Kalau iya ngomong berarti tandanya kamu sudah mulai cinta sama aku "ucap Kenzo lagi


"Entahlah Mas, aku belum pernah yang merasakan yang namanya cinta itu, cinta,seperti apa bentuknya, Bagaimana rasanya, bagaimana, Aku pun tidak tahu, apalagi itu cemburu, aku hanya merasa, Aku tidak suka kedekatan kamu dengan Raisa".ucap Sinta


Kenzo yang sudah paham dia pun hanya mengangguk-ngangguk sambil tersenyummu kepada Sinta


"akhirnya Sinta kamu jatuh juga di tanganku dan pelukanku, dan Aku akan segera melamarmu ".gumam cansu dalam hati


Sinta yang notabene belum pernah merasakan cinta dia pun hanya cuek dia melanjutkan makan malamnya tanpa memikirkannya.

__ADS_1


"Mas ayo makan kenapa hanya diliatin saja jangan malah melihat aku terus "ucap Sinta


Sinta sudah mulai terbiasa dengan memanggil Kenzo dengan sebutan ucap scanzo sambil tersenyum ucap scanzo sambil tersenyum mas dan memanggilnya dengan kata aku dan kamu .


"oh tidak aku hanya merasa kayaknya kita harus cepet-cepat ke pelaminan "ucap Kenzo sambil tersenyum


Makan malam pun telah usai Sinta berjalan menuju ke teras lantai 2 untuk menikmati malam di Bogor karena besok tentunya Sinta harus udah pulang keRumah, Sinta tidak bisa meninggalkan pekerjaan kantornya begitu saja .


"indah ya ternyata Kota Bogor begini "ucap Sinta lirih yang ternyata terdengar oleh Kenzo


"Jelaskan indah Sayang apalagi ada kamu disampingku "suara bariton dari belakang


"lho Mas kamu nggak tidur dulu, aku tidur di lantai bawah saja ya Aku tidak mau di lantai atas buat mengambil minum nanti terlalu susah menaiki tangga aku aja ini masih terlalu susah "ucap Sinta


"Iya sayang aku tidur di lantai atas aja ,kamu di lantai bawah ya kalau ada apa-apa langsung telepon aku aja kalau enggak teriak aku pasti akan terdengar. kalau begitu aku tidur dulu ya aku rasanya ngantuk sekali dan lelah "ucap Kenzo pamitan


Sinta hanya mengangguk .


Kenzo pun pergi ke tempat tidurnya sedangkan Sinta masih berada di balkon lantai 2 berbeda dengan kamar Kenzo karena jaraknya agak sedikit jauh villa-nya terlalu besar bagi Sinta dipakai tongkat susah untuk naik turun lantai 2 Sebenarnya dia ingin dilantai bawah tapi dia ingin juga menikmati malam di lantai dua.


Setelah beberapa lama Sinta di lantai 2 akhirnya dia turun walaupun dengan tertatih akhirnya dia turun sampai dia di depan kamar yang sudah disiapkan oleh kenzone Setelah beberapa lama Sinta di lantai 2 akhirnya dia turun walaupun dengan tertatih akhirnya dia turun sampai dia di depan kamar yang sudah disiapkan oleh Kenzo .


"Kenapa tadi aku sikat berlebihan begitu Ya kepada Mas Kenzo apa Aku cemburu melihat Raisa dan mas Kenzo lalu dekat seperti itu sepertinya hubungan mereka jauh tapi kenapa mereka putus ya ?"gumam sinta dalam hati sambil membersihkan wajahnya


"Ah tapi sudahlah aku pun gak tahu bagaimana itu cemburu aku cinta aku akan mengatakannya langsung pada Mas Kenzo "ucap cinta sambil keluar dari kamar mandi


tiba-tiba saat dia sudah keluar dari kamar mandi Kenzo sudah berada di kamarnya .


"Astaghfirullahaladzim pak eh maksudnya Mas ngapain Kamu tiduran di kamar ini bukannya kamu tidur di lantai dua "ucap Sinta terkejut


"Aku tidak bisa tidur Sinta Bolehkah aku tidur di kamarmu berdua denganmu "ucap Kenzo merengek seperti anak kecil


Memang benar kata orang lelaki kalau sudah bertemu dengan sosok wanitanya yang tepat dia akan berubah menjadi kelinci kecil yang menggemaskan .


"tidak bisa lah mas kita bukan suami istri dan kita belum boleh tidur sekamar kalau begitu kamu tidur di kamar aku tidur di sofa saja ya "ucap sinta sedikit kesal dengan kelakuan yang katanya calon suaminya itu

__ADS_1


"eh eh eh eh,tidak usah ,biarkan aku saja yang tidur di sofa "ucap Kenzo


Malam itu pun dilalui mereka berdua, Sinta tidur di kamar dan Pak Kenso tidur tuh di depan kamar tamu persisnya.


__ADS_2