Seketika Menjadi Nyonya CEO

Seketika Menjadi Nyonya CEO
bab 3.penjelasan bapak


__ADS_3

   Tanpa berfikir panjang Sinta langsung menelfon bapaknya yang sedang dalam perjalanan pulang .


Telfon terhubung"


"halo pak, assalamualaikum "ucap salam Sinta


"ya nduk wa'alaikumussalam,ada apa ya nelfon bapak ini bapak sudah naik kereta nya "jawab bapak


"syukur kalau begitu pak,ada yang ingin Sinta tanyakan sama bapak?"tanya Sinta serius


"tanya apa nduk"jawab bapak


"bapak sebenarnya sudah tau kalau aku ke kota untuk di jadikan istri ,kenapa bapak nggak ngomong malah mengizinkan aku pergi dengan alasan aku di perbolehkan kerja sambil kuliah,kenapa bapak nggak ngomong sama Sinta sebelumnya ,bukannya bapak sama ibu nggak bakalan memaksakan apa yang Sinta nggak suka ,kenapa begini pak,Sinta kecewa sama bapak "ucap panjang Sinta


"nduk dengarkan bapak dulu,kamu pasti sudah ketemu dengan Nak Kenzo ya,dia orang baik nduk dia yang sudah membiayai pengobatan ibu selama 1 tahun ini, bukan bapak nggak mau jujur sama kamu tapi nak Kenzo sendiri yang sudah meminta bapak agar kamu bertemu sendiri dengan dia"jawab bapak


"jadi bapak sama ibu ibarat menjual Sinta ke orang kaya itu pak?"tanya Sinta sambil menahan air matanya


"bukan bapak menjual kamu bukan nduk,awalnya bapak kaget waktu nak Kenzo datang ke Rumah Sakit saat ibumu waktu itu di rawat,dia bilang sama bapak ,dia ingin menjaga putri bapak satu-satunya yaitu kamu,dia janji akan membahagiakan kamu dan dia juga nggak melarang kalau kamu ingin melanjutkan kuliah atau kerja,dia yang akan membiayai kuliah kamu dan juga membiayai pengobatan ibu sampai sembuh"jawab bapak


"terus bapan iyakan saja begitu pak,kenapa bapak tega memutuskan ini tanpa tanya dulu sama Sinta?"tanya Sinta kecewa

__ADS_1


"kamu ingat nggak waktu kapan bapak tanya sama kamu,kalau bapak ngambil keputusan tanpa kamu tahu dan itu untuk kebaikan kamu apa kamu setuju ,dan kamu bilang kalau menurut bapak baik Sinta nggak papa "jawab bapak


"tapi Sinta pikir bukan seperti ini pak,terus kanapa bapak nggak mau terus terang sama Sinta sekarang Sinta harus menikah dengan orang yang bahkan Sinta tidak kenal sama sekali "ucap sinta tanpa sadar airmatanya menetes


"maafkan bapak nduk,bukan maksud bapak seperti itu , sekali lagi maafkan bapak kalau misal kamu tidak mau kamu bisa menolak nduk itu hak kamu"jawab bapak


"semua sudah menjadi bubur pak ,kita punya hutang budi dan nyawa sama Pak Kenzo ,sudah ya pak Sinta mau bicara dulu sama Pak Kenzo tapi jujur Sinta kecewa sama bapak, Assalamualaikum "ucap Sinta


"wa'alaikumussalam nduk"jawab bapak telfon di matikan


(kembali ke Pak Kenzo )


Sinta hanya terdiam sambil maratapi nasibnya sambil mengusap air matanya yang menetes terus menerus


"Sinta"panggil Pak Kenzo sambil mendekat kearah sinta


"aku tau kamu sulit untuk menerima ini tapi jujur aku sangat mencintaimu dan menantikan pertemuan kita ini,aku sudah berjanji pada ayahmu akan menjagamu sampai kapanpun. Entah mulai kapan aku mencintaimu dan cintaku semakin hari padu semakin dalam "ucap Pak Kenzo


"itu namanya obsesi bukan Cinta pak,bapak bahkan belum pernah melihat aku secara langsung sebelum ini dan kita juga baru pertama kali bertemu "ucap Sinta tegas


"kata siapa aku baru ketemu kamu pertama kali mungkin ini yang kedua kali Sinta,kamu ingat orang yang kamu berikan sapu tangan ini ?"sambil menunjukan sapu tangan warna Lilac dengan bordir Sinta Aulia Masaya

__ADS_1


"jadi orangnya itu bapak ?" tanya Sinta sambil mendongak ke atas kearah Pak Kenzo


"iya itu aku,aku orang yang kamu hibur waktu itu padahal kamu nggak kenal aku "jawab Pak Kenzo


"tapi Pak Itu hanya sebatas menghibur kenapa jadi seperti ini lagi pula saya juga tidak cinta sama bapak"ucap Sinta


"mungkin bagimu hanya menghibur tapi bagiku itu sangat berarti buat aku ,dan satu lagi aku akan membuat kamu jatuh cinta kepadaku"jawab Pak Kenzo


"maaf pak saya tidak bisa di paksakan seperti ini ,saya janji akan membayar biaya rumah sakit ibu saya yang sudah bapak keluarkan "jawab Sinta tegas


"aku suka dengan keras kepalamu Sinta,pendirianmu memang tidak salah aku memilih kamu menjadi istriku,tenang saja biaya pengobatan ibumu tidak akan aku minta aku yakin kamu bisa mencintaiku hanya butuh waktu saja ."ucap Pak Kenzo


"kenapa bapak begitu yakin seperti itu maaf pak saya bukan wanita yang akan luluh dengan sialunya harta"jawab Sinta


"aku tidak akan memberikan kamu kemilau harta tapi ,indahnya cinta atau begini saja kamu kerja di sini kamu bisa kuliah juga sesuai keinginan kamu asal kamu harus di samping.ku"ucap Pak Kenzo


"untuk apa saya harus di samping bapak masih banyak di luaran sana wanita yang mau sama bapak"jawab Sinta dengan judes


"tapi yang aku mau hanya kamu,kalua begitu kamu kasih aku waktu sampai ulang tahun kamu di bulan Januari tahun depan kalau sampai saat itu kamu belum mencintai aku kamu boleh resign dari sini dan aku berjanji tidak akan menuntut apapun darimu,tapi jika bulan Januari nanti kamu sudah cinta sama aku saat itu juga kita menikah tanpa pengecualian,bagaimana Nyonya Kenzo ?"tanya Pak Kenzo


Hai readers,maaf baru update yak hihihi jangan lupa komen like.nya, terima kasih

__ADS_1


__ADS_2