Selendang Takdir

Selendang Takdir
Mentari Masih Baik Hari ini


__ADS_3

LARA ANGGITA ANJANI seorang Gadis dengan tinggi 168 cm. Dengan rambut pendek nya, berkata coklat yang indah


Lara, Nama panggilan indah tersemat pada gadis ini.


Lara adalah anak pertama dari 2 Bersaudara adik Lara masih berumur 4 Tahun Sedangkan kedua orang tuanya sudah beranjak tua, Ayahnya sakit sejak kecelakaan kerja Dua tahun lalu, sedangkan sang ibu harus bekerja mengumpulkan beberapa rongsokan untuk menyambung Hidup mereka sehari-harinya.


"Ayah" Panggil Lara dari depan pintu kamarnya.


sang Ayah pun menoleh kearah anak gadis nya yang telah siap dengan seragam sekolah dan Tas nya. Ia Lara adalah gadis yang selalu siap dan tepat waktu. Dia tak pernah sedikitpun datang kesekolah Telat walaupun jarak rumah Lara dan sekolah cukup Jauh.


"Nak, Kue yang Mau dijual sudah disiapkan ibumu Diatas meja", Ujar sang Ayah yang terduduk di kursi Roda. Ia sejak kecelakaan itu sang Ayah benar benar tidak bisa beraktivitas seperti biasanya ia hanya membantu sang istri dengan membuat kue , dan nantinya akan dijual Lara disekolahnya.

__ADS_1


" Ia Yah Neng Berangkat dulu ya, Ayah hati hati dirumah jangan kemana-mana" Ucap Lara sambil mencium tangan sang ayah untuk berpamitan kesekolah.


Lara setiap harinya selalu membawa dagangan kue buatan sang Ayah kesekolah untuk Dititio dikantin sekolah. Lara tidak pernah merasa malu akan keadaan yang saat ini keluarga nya dan dia alami karna Lara selalu bersyukur atas apa yang Tuhan beri pada nya.


sambil menggayu sepeda tua sang Ayah , Lara berteriak siapa tau ada yang ingin membeli kue kue yang Lara bawa hati itu.


Gadis cantik Bermata coklat itu selalu tiba di sekolah tepat waktu bahkan lebih cepat dari Pak Andi si Satpam sekolah.


Sedangkan Lara bisa masuk sekolah ini karena jalur prestasi atau beasiswa. Walaupun dia berbeda dengan teman teman nya yang lain . Tak pernah menurunkan sedikitpun semngat Lara untuk bisa menggapaoi semua cita cita nya. setelah memarkirkan sepeda nya Lara langsung menuju ketempat Mbok Sumi. untuk menitipkan kue kue dagangan yang ia bawa..


''Selamat Pagi Mbok Sum'', ucap Lara dengan senyuman di wajah nya

__ADS_1


"Selamat Pagi Neng, Waduh Rajin tenan neng ini pagi sekali sudah datang" Jawab bik Sum kepada Lara


"hihi ia Bik, seperti Biasa Ia bik ini ada 50 biji kuenya" balas Lara sambil membantu Bik Sumi merapikan dagangan nya.


"LAAARAAAAAA.. " teriak seseorang dari lorong sekolah, seketika Bik Sumi Dan Lara menoleh kesumbe suara .


ia ternyata itu NINA ANJELIKA sahabat Lara disekolah ini dan satu satunya orang yang selama ini selalu ada dan mensuport Lara dikala susah maupun senang, Persahabatan keduanya memang terbilang sangat erat karna apa pun yang sedang keduanya Alami mereka selalu saling membantu satu sama lain. Nina adalah salah satu anak penanam saham disekolah ini namun ia tidak pernah menyombongkan diri bahkan ia selalu merendah dan tidak pernah membedakan bedakan teman.


"eh tumben ni datang nya Pagi " ujar Lara kepada Nina


"hihi sekali sekali dong, masa ia si telat terus" ucap Nina pada Sahabatnya itu

__ADS_1


__ADS_2