Selendang Takdir

Selendang Takdir
MENGAPA HARUS AKU


__ADS_3

aku bingung harus menjelaskan apa kepada Nina dan Andika yang sebenarnya terjadi kepada ku digudang itu.


pikiran dan perasaan yang berkecamuk membuat Lara bingung harus menjawab semua pertanyaan yang sedang di lontarkan kepadanya


"A.a.ku ngak ingat apa apa" ujar kara sembari memegang kepala nya


"siapa si ra , yang jahat sama kamu" ujar Nina dengan cemberut


"ia ra perasaan kamu baik loh orang nya ngak pernah neko2 kok bisa sampai setega itu"sahut Andika yang sedang berdiri di sebelah Nina


" Yang aku ingat cuman aku tiba tiba sudah ada di UKS " ucap Lara sambil mencari alasan kain yang tepat agar kedua teman nya ini percaya apa yang barusan dikatakan Lara.


"Ya sudah kamu istirahat saja dulu ra " ucap dika


"aku temani kamu ya ra" kata Nina dengan wajah kasian menatap sahabat nya itu


bagaimanapun apa yang terjadi di gudang sekolah itu hanya Lara dan Anton saja yang tau jangan sampai orang orang disekolah ini bisa tau bahwa Lara sudah menjadi salah satu korban pelecehan yang dilakukan Anton.


"Ia sudah gua balik duluan ke kelas ya. titip Lara ya " ucap Andika sambil berjalan keluar UKS.

__ADS_1


sebenarnya sudah banyak yang menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan Anton . tapi tidak ada satupun yang berani melapor karena walaupun melaporkan kejadian yang mereka alami tanpa bukti yang kuat tidak akan ditanggapi pihak sekolah karena Ayah Anton adalah orang yang sangat berpengaruh disekolah ini.


"eh ia ra, tumben Andika perhatian banget sama kamu ya? " tanya rina yang menghentikan lamunan Lara beberapa saat.


"is kamu ngawur. dia kan ketua kelas nin gimana ngak dia khawatir " balas Lara dengan pikiran yang masih benar benar kacau saat ini


Sedangkan Anton sedang nongkrong di kantin dengan geng nya yang terkenal suka bermain main dengan wanita.


tanpa rasa bersalah sedikitpun Anton bercengkrama asik dengan geng nya


"eh Nton gua mau ngomong sama elo sebentar " ucap Andika yang datang di hadapan Anton dan geng nya


"kita bicara berdua , ada hal yang mau gua tanya sama elo. "ketus Andika


" ia udah ayo"


Anton dan Andika pun memilih menepih dari keramaian siswa dan siswi lain dikantin sekedar untuk berbicara hal yang sepertinya amat penting.


" Tadi Lara terkunci di Gudang sekolah , setelah gua gendong Lara keluar gua ngeliat lo keluar dari Gudang dengan muka panik. lo apain si Lara? " tanya Andika dengan muka sedikit kesal karena tingkah si Anton ini benar benar buat siapapun yang mengenal nya kesal.

__ADS_1


"Apa apaan loe nuduh gua macem-macem ama tu cewek kutu buku. jangan kan buat macem macemin nyentuh aja ogah gua" ucap Anton dengan nada keras


"Gua tau apa yang loe lakuin tadi ke Lara jangan pikir gua ngak tau ya. sekali lagi loe sentuh Lara abis loe ama gua" tegas Andika pada Anton yang masih cengengesan dengan gaya nya yang sompral.


"oh jadi loe tau.. bagus de jadi gua bisa makai tu anak kapan kapan" jawab Anton dengan spontan


yang memicu Andika marah dan emosi hinga keduanya terlibat perkelahian di lapangan sekolah yang membuat semua siswa dan siswi lainnya berdatangan untuk melihat kejadian itu.


akhirnya mereka berdua di introgasi oleh pihak guru di ruang Bk.


"kalian ada apa ribut dilapangan, kalian ini sudah dewasa ia jangan sampai membuat martabat sekolah ini jatuh. ingat kalian anak pemilik sekolah ini, dan kamu Andika kamu ketua OSIS disini seharusnya kamu memberikan contoh yang baik " jelas guru Bk kepada mereka berdua setelah di nasehati akhirnya mereka berdua pun bisa berdamai


namun sayang nya kejadian itu tidak diketahui oleh Nina dan Lara yang masih berada diruang UKS.."jangan munafik loe dik. Gua tau loe suka Lara sejak kita SMP"tegas Anton kepada Andika


"Diam loe" jelas Andika


"kalo suka ia ikat dia jangan sampai dia lepas dan dibobol orang lain" ucap Anton dengan enteng nya sambil tertawa.


kata kata Anton itu membuat Andika benar benar panas pikiran nya berkecamuk dia tidak ingin ada yang menodai Lara selain dirinya sendiri . namun dia tidak mau merusak kebahagiaan gadis yang ia cintai itu

__ADS_1


__ADS_2