Selendang Takdir

Selendang Takdir
Senja Yang Indah


__ADS_3

"Kamu si kebiasaan telat jadi aku heran kan kok bisa datang nya sepagi ini" kata Lara pada Nina


"wes wes yok bantu bibi dulu nanti keburu kalian masuk loh " ucap bik Sumi sehingga menghentikan obrolan keduanya.


Selang beberapa lama siswa dan siswi pun mulai berdatangan menandakan pelajaran akan segera dimulai


banyak siswa maupun siswi yang membawa kendaraan pribadi seperti Motor maupun Mobil. ia tidak heran karena latar belakang sekolah ini adalah tempat nya anak anak elite bersekolah


saat ini Lara duduk di kelas 2 MIPA dan satu kelas dengan sahabatnya Nina. Dikelas ini Lara dan Nina adalah 2 orang yang sering dirundung atau di bully oleh teman sekelasnya karena keduanya dianggap orang dungu.


Tapi walaupun Begitu keduanya tetap semangat untuk datang setiap hari kesekolah ini, dan menyusun impian serta cita cita mereka sedemikian rapi, agar kelak apa yang mereka ingin kan tergapai.

__ADS_1


Pelajaran Pertama pun Dimulai dengan IBU Dini Yang mengajar pelajaran matematika. suasana kelas pun hening dan mata semua siswa tertuju kedepan kelas dimana Ibu Dini memberi kan materi pelajaran hari ini.


Selang beberapa menit kemudian Lara izin ke Toilet "Maaf Bu, Lara izin ke toilet sebentar ia Bu" ujar lara


"ia jangan lama-lama, jangan ke kantin atau mampir ke mana mana selesai langsung ke kelas" Ucap Bu Dini dengan wajah judes nya


ia Bu Dini adalah Guru yang paling ditakuti semua siswa maupun siswi yang ada disekolah ini, Tak heran jika siswa siswi selalu memperhatikan setiap materi yang diberikan oleh Bu Dini.


"ia Bu, Permisi" Jawab Lara sambil keluar kelas untuk menuju ke Toilet sekolah yang Berada di ujung sekolah ini.


"eh punya mata ngak lo " ucap laki laki yang berada didepan lara saat ini

__ADS_1


"maaf, saya buru buru sampai tidak melihat ada kamu didepan saya" balas Lara sambil menunduk tampa melihat siapa yang ia tabrak


Tangan Lara ditarik untuk masuk kedalam gudang sekolah . kemudian si laki laki tersebut menutup pintu Gudang


tanpa perlawanan Lara mengikuti saja.


"kamu kenapa si kasar sekali, saya sudah minta maaf ya" ujar Lara sambil memegang pergelangan tangan nya yang kelihatan memerah setelah di tarik laki laki yang sekarang Lara tatap mata nya langsung.


Tanpa bicara sang laki laki langsung menyerang bibir ranum merah yang Lara punya , ******* Habis sampai beberapa detik hingga Lara kesulitan bernapas


PLAAKK.. tamparan keras mendarat di pipi laki laki yang kurang ajar itu

__ADS_1


"Gila kamu Anton, Apa-apan kamu dasar mesum Tidak punya otak kamu" omel Lara dengan Muka yang merah padam karena tidak Terima perlakuan dari laki laki yang bernama Anton itu.


"Itu hukuman untuk Gadis sombong seperti kamu " ucap Anton kepada Lara yang saat ini terdiam mematung tepat didepan Anton dengan jarak yang hanya sejengkal saja. dengan Air mata yang sudah jatuh diwajah manis nya itu, saat itu pikiran nya kacau begitu rendah nya harga diri nya saat itu didepan laki laki yang tidak bersalah dan kurang ajar mencium nya sesuka hati. bahkan laki laki itu merebut ciuman pertama yang seharusnya dia beri pada laki laki yang ia cintai . bukan bajingan seperti Anton


__ADS_2