Selingkuh Tak Nampak

Selingkuh Tak Nampak
Air terjun Kupu kupu


__ADS_3

Suara tawa dan musik melengkapi perjalanan Arnold, Ardi dan 7 anak stikes, yang duduk di kelas tengah Sinta, Nadya, Nur Qalbi, Annisa, yang duduk dikelas belakang Fitri, Ani dan Ana.


Mereka saling bercerita dan tertawa selama perjalanan sambil menikmati cemilan yang ada. Arnold yang tetap dengan stay coll nya agak mengikuti suasana namun sedikit saja mengeluarkan suara.


Patung kupu kupu pun terlihat dari jauh menandakan sebentar lagi tiba di Air terjun kupu kupu, Ardi memarkir mobilnya sebelum patung kupu kupu, untuk memberi kesempatan para gadis memotret momentum tiba di gerbang Air terjun Kupu kupu.


Mereka pun mulai melanjutkan perjalanan yang sisa jungkir balik nyampe,, Ardi memarkir mobilnya agak didepan agar nanti saat balik mudah untuk keluar.. Sinta dan Nadya memulai untuk turun, disusul yang lainnya, Sinta adalah gadis yang agak supel, memiliki rambut agak berombak kulit sawo matang perawakan agak cerewet dan mudah bergaul dan tak lupa body yang sangat mempesona yang kadang membuat keimanan lelaki runtuh , sedangkan Nadya berhijab, mempunyai tubuh agak kecil di bandingkn yang lain, tapi kulitnya agak putih ditambah wajah imut yang manis.


untuk yang duduk tadi di sebelah Nadya ada Nur qalby, gadis kalem yang juga berhijab dimana tubuhnya setinggi Nadya dan perawakannnya agak kalem, sampingnya lagi yang bernama Annisa, bodynya hampir sama dengan Sinta, cuman dia agak gemuk dikit, yah untuk cowok yang selera ama cewek montok Annisa lah orangnya, apa lagi dia berambut lurus sebahu dan berkulit putih bersih ditambah lagi dengan kaca mata beningnya yang menambah manisnya si Annisa.


untuk yang duduk dibelakang, ada Fitri gadis berhijab yang paling tinggi diantara semuanya yah laki lakinya saja kalah, Ani dan Ana merupakan anak kembar jadi susah dibedakan, cuman Ani itu punya gingsul sedangkan Ana giginy rapi , mungkin ditubuhnya ada tanda tapi kan tidak mungkin kelihatan kalau belum di bantai ama Arnold hhahahh just Intermezzo.


Mereka semua akhirnya turun dan berjalan menuju Air terjun, sambil berjalan mereka tampak asik ngobrol, Arnold yang berjalan di belakang mereka biar, mulai melihat dan menilai beberapa yang sesuai hatinya, buara agak kelihatn cuek makanya dia berada di belakang. sedangkan Ardi yang memang aktif dan cerewet sudah berbaur dengan suasana dan berada di tengah gadis gadis tadi.


beberapa dari gadis itu pun ada yang mencuri pandang dengan Arnold, terutama Ani sikembar yang gingsul tadi. ada juga menyimpan hati kepada Ardi.


Arnold mulai membaur dan membuka pembicaraan pertama dengan Annisa, gadis kaca mata yang agak kalem namun mudah bergaul sehingga masuk pembicaraannya sama Arnold.


"sudah semester berapa dek ?, pasti jurusanny kebidanan yah" Tanya Arnold ke Annisa sambil berjalan


"semester 3 bang, kok tahu saya kebidanan Jawab Annisa sambil menampakkan wajah penasaran


"tahu lah, kan adek memiliki aura penyayang dan lembut dan itu menandakan adek adalah seorang bidan yang mempunyai tanggung jawab terhadap kelahiran seorang anak" jawab Arnold sambil tersenyum.

__ADS_1


"ahhhhh, hati hati dek, Arnold tuh banyk gombal ..." potong Ardi sambil tertawa


"tidak kok dek, dikit aja, selebihnya jujur" timpal Arnold.


Tiba tiba Sinta pura pura menjatuhkan barang bawaannya agar mencuri perhatian Arnold dan berhenti memungut barang itu, sinta ternyata dari awal mulai tertarik sama Arnold, lanjut cerita karena Arnold berada tepat di belakangnya, Arnold pun tak melihat sinta karena dia asik ngobrol sama Annisa si gadis kacamata, sehingga menabrak pantat bahenol dari Sinta yang dari tadi ngobrol terus, Mereka berduapun bertabrakan, Sinta yang merasakan ada tongkat lunak besar di pantatnya, membuat sedikit birahinya Naik, begitu pula Arnold yang agak terangsang dengan body binal dari Sinta yang tepat berada dipelukannya entah bagaimana sehingga akhirnya Arnold memeluk Sinta dari belakang, Sinta tampak menikmati pelukan dari Arnold . Sinta dengan wajah memerah berusaha menganggap tidak terjadi apa apa, padahal Sinta merasakan ada sesuatu yang menyentuh pantatnya lama, akhirnya dengan disambut tawa yang lain, mereka berdua memperbaiki posisi dan kembali berjalan.


Akhirnya mereka sampai di gazebo yang sudah mereka pesan dikasir tadi. mereka pun menggelar karpet di gazebo..


Ardi tiba tiba membuka baju dan celana sehingga tersisa celana buat renang langsung loncat ke sungai Air terjun kupu kupu, sedangkan Nur qalby menggelar Makanan dibantu dengan Ana dan Annisa tampak sedang ngobrol dengan Arnold,


Fitri , Ani , Nadya dan Sinta berganti baju untuk bersiap turun menikmati segarnya Air terjun Kupu kupu.


Annisa makin akrab dengan Arnold, mereka saling bercerita dan bersenda guraau, akhirnya muncul jiwa lelaki Arnold, dia mulai melirik ke buah dada milik Annisa yang memang tampak menggoda, Annisa menyadarinya dan pura pura tak melihat seakan membiarkan Arnold menikmatinya sambil ngobrol,


"gak bang, saya jdi kameramen aja," sahut


Annisa yang dari awal tidak niat turun ke air, hanya membawa kamera buat mengambil gambar, baju ganti pun tidak bawa.


"Iya deh saya turun yah" sahut Arnold yang sudah gerah karena melihat Fitri , Ani , Nadya dan Sinta sudah turun dengan pakaian tipis tipis, tak tinggal diam Ardi menyambut mereka yang dari awal sudah berada di bawah, Arnold pun turun dengan menggunakan celana pendek sehingga terlihat bodynya yang keren membuat mata Sinta dan Ani yang dari awal mulai naksir sama Arnold tak berkedip sedikitpun.


Arnold mendekati Sinta dengan alasan mau mengajarkan dia cara renang yang baik, Sinta pun menyambutnya dengan senang hati, sementara yang lain asik bermain, Arnold yang sudah memegang tangan Sinta menarik nya ke tempat yang agak dalam, Sintapun mengikutinya , Sinta yang hanya mengenakn pakaian tipis putih, membuat garis BH nya tercetak jelas, sampai warna kulitnya yang sexy terlihat dari luar membut birahi Arnold naik, Arnoldpun sengaja dibelakang Sinta menjelaskan posisi tangan Sinta yang benar, sehingga posisi Arnold seakan memeluk Sinta dari belakang, perlahan dengan psti kejantanan Arnold dirapatkan di bokong seksi Sinta, sambil memegang kedua tangan Sinta dan menggerakkan layaknya orang berenang.


Sinta menyadari itu, dia pun mulai merasakan sedikit ransangan, Arnold mulai mengesek gesekkan nya dengan Halus membuat Sinta agak menggelinjang Halus, Sinta mulai menurunkan tangan kirinya dan langsung memegang kejantanan Arnold yang sudah menegang, diremas remas nya , Arnold mengalihkan perhatian orang pura pura mengajari Sinta Renang dengan memegang tangan kanan Sinta dan menggerakkannya, sambil menikmati remasan Sinta Arnold mulai tidak tahan dia lngsung memeluk Sinta dengan Erat dari belakang sambil merapatkan kejantanannya di bokong tebal sexy Sinta, Arnold mulai memasukkan tangannya di celana legin Sinta dan langsung menyasar klitorisnya, Sinta tampak menikmatinya walau didalan air mereka terus melakukannya karena kebetulan disekitar mereka tidak ada orang, karena yang lain hanya bermain ditempat dangkal dan memang pengunjung hari itu sangat sedikit, kecuali Ani yang sejak tadi memperhatikan dari dekat Arnold dan Sinta, Ani tidak menyadari gelagat aneh mereka yang tampak hanya Arnold melatih Sinta Renang, Ani memberanikan diri merapat ke tempat mereka, dan mengagetkan Mereka,

__ADS_1


" Ayo bang, Ajari aku juga" Ani sambil mendekat dan membuat Arnold dan Sinta menghentikan gerakan mereka,


"Apaan sih Ani, Kagetin aja, Saya dlu dong " sahut Sina tampak kesal.


"gak papaa, sini dek bareng bareng" potong Arnold menenangkan suasana sekaligus mau mengambil kesempatan juga mendekati Ani.


mereka berdua akhirnya bergantian belajar renang, Ardi yang sedang asik bermain dengan anak yang lain mulai naik dan bergegas ke gazebo untuk makan, melihat mereka naik Arnold, Sinta dan Ani menyusul mengikuti . akhirnya merekapun selesai makan dan berganti baju, mereka memutuskan untuk balik dengan menyimpan sebuah kenangan masing masing.


diperjalanan menuju ke mobil Arnold meminta nomer HP Sinta, sedangkan Ani diam diam tanpa sepengetahuan teman temannya memberikan Arnold nomernya . tak mau kalah Ardi yang melihat Arnold meminta nomer HP Sinta langsung meminta juga nomer HP dari Nadya. merekapun mulai berangkat dengan sebuah lagu dari Noah yang berbunyi keras melalui speaker mobil avanza putih yang dirental Arnold.


"Akhirnya tiba juga dikos kesayangan, jalan jalan ke kos yah semuanya" sahut Arnold yang paling duluan diantar karena kebetulan kosnya lah yang pertama di temukan dari rute perjalanan.


Ardipun mengantar ke tujuh gadis itu ke rumah dan kos mereka masing masing.


Tak berhenti disitu kisahnya, Ardi saling kontekan dengan Nadya hingga berjanjian esok hari makan bareng dan juga mengajk Arnold, tak mau kalah Arnoldpun mengajak melalui chat sms Ani untuk ikut , Ani pun mengiyakan. kenapa dipilih pertama oleh Arnold adalah Ani, karena Ani yang pling cantik diantara Semuanya, dan Ani lah sasaran pertamanya untuk dipacari.


Akhirnya Mie Ayam Mas Rayhan adalah kisah cinta selanjutnya Antara Ardi dan Nadya , Arnold dan Ani sikembar bergigi Gingsul.


tapi jangan lupa yah, Riska adalah pacar utama dari Arnold yang selalu jadi utama. sampai-sampai setibanya di kos yang pertama di telponnya adalah Riska padahal Riska sudah menyakitinya, bagaimana kisah Arnold selanjutnya dalam mengatasi dilemanya ini, uppps lupa satu lagi Arnold mendapatkan sms dari Annisa, setelah


menutup telponnya ke Riska seakan memberi kebahagiaan tersendiri kepada Arnold yang entah kenapa hanya kata " Assalamualaikum, saya Annisa , maaf ambil nomernya abang dari bang Ardi" membuat Arnold lupa kalau tadi sudah menelpon Riska sampai-sampai tersenyum sendiri melihat HP nya.


maksih yah buat para reader yang setia membaca novel ku. sampai ketemu dikisah selanjutnya,

__ADS_1


malam ini tanggal 31 desember 2019 akhir ceritaku di 2019 sampai ketemu di 2020 untuk kisah Arnold selanjutnya.


__ADS_2