Semesta Jangan Permainkan Aku

Semesta Jangan Permainkan Aku
episode 1


__ADS_3

...Hai hai semua nya Sebelum lanjut yuk, budayakan like dan komen di lapak author yok !! biar author semangat nulis nya ........


Sebelum nya..


Ia kembali meraih vas bunga yang terletak di atas meja dengan cepat melempar ke arah wanita yg berada di bawah nya, tetapi malah nyaris mengenai pria yang berada di samping nya.


Pria paruh baya yang berusia kisaran 42 itu


Terperangah wajah di hiasi rasa kaget, sangat lah cocok untuk keadaan saat ini. nyaris ,ia akan terkena lemparan vas yang di layang kan gadis tersebut.


Tidak kalah dengan wanita yang bersandang status sebagai istri dari pria paru baya tersebut . Dengan cepat nya tangannya memegang pergelangan tangan kurus milik Allena .


Mengunci pergerakan Allena lalu memukuli nya Dengan rotan yang ia pegang sedari tadi ,


Mungkin karena faktor tua, atau apa .Baru beberapa kali ia memukuli ia sudah lelah .


Demikian pula dengan suami nya,


mata pria itu langsung nyalang , menatap marah kepada gadis yang sekarang tepat berada depannya .


Kini saatnya ia yang bertindak pria yang kerap di panggil Andi mahavir delincia langsung ambil tindakan sebelum kedahuluan.


Sebuah tamparan keras melayang mendarat tepat di pipinya , seketika tubuh kecil Allena oleng untung nya ia berpegangan pada koper . Ia tetap menerima tamparan, dapat di rasakan rasa panas sudah memenuhi wajah putih nya.


gadis itu Terdiam untuk beberapa menit memegang pipinya,rasa kaget? ,tentu saja tidak ada rasa kaget lagi. Karena pria paru baya tersebut emang sering menghukum fisik nya.


" anak sialan kau !!,kau mau mencoba membunuh diri ku ," makinya kasar mendorong gadis tersebut hingga menabrak kopernya. keluh pria paru baya tersebut yang di lanjutkan dengan ocehan si istri.


"kau tau berapa harga vas bunga itu ?, bahkan jika aku menjual mu tidak akan sanggup untuk membeli nya . "


Lihat hasil didikan mu dia sangat suka melawan sudah ku bilang untuk lebih tegas kepada anak itu hah?!.."


Tutur wanita Tersebut nyaring di akhir Kalimat membuat telinga menetas.


"lebih tegas maksud nya lebih kejam gitu ? cih aku saja hampir mati hanya karena nilai akedemi turun" ucap nya mencerna kata-kata yang di ucapkan oleh Lauren dan hanya di ucap di dalam hati.

__ADS_1


" Sudah ,sudah aku sudah muak melihat Tingkah mu yang menjadi jadi .Kita permudah saja sekarang pilih kau mau tidur dengan Abang mu atau tidur di kamar tamu." ucap nya mencoba menyelesaikan masalah.


Ia terdiam mengigit bibir bawahnya,Ini dia masalah nya kalau pun dia bisa memilih ,dia ingin tidur di ruang tamu.Ia juga tidak ingin ada masalah seperti ini , masalah nya pasti ibu tiri nya tidak akan mengizinkan dirinya mengotori kamar tamu, dan akan menerima hasutan dari Abang angkat nya untuk tidur sekamar.


Di saat yang sama ,Seorang gadis muda yang menjadi alasan bagi Allena berantem mati Matian, tersenyum ia sangat bahagia merebut kamar gadis tersebut kini ,ia semakin bahagia karena sebelum tidur bisa menonton acara yang begitu bagus.


" Cepat jawab !! " pekik wanita di Depannya membuat ia tersadar dari lamunannya.


" A_aku tidur di kamar tamu saja " tutur nya ragu .


mendapati anggukan kepala dari kedua orang tua , Allena terperangah kaget ,ada apa ini ? sangat tumben ibunya tidak membantah dan menyuruh nya sekamar dengan Abang nya, mungkin karena mereka kelelahan.


Mendengar hai itu membuat dirinya bahagia. tanpa pikir panjang ia segera menarik ringan koper nya menuju kamar tamu , melewati kamar yang kini menjadi milik saudara angkat nya .


...****************...


Malam semakin larut ketika Semua makhluk tertidur begitu pula selayaknya dengan Allena . Allena tertidur nyenyak dengan menggunakan baju tidur putih selutut kesayangan yang di padukan dengan ****** ***** putih.


Ia sudah terlelap dalam tidur nya mengistirahatkannya fisik nya untuk siap menghadapi ujian yang akan besok.


Hal itu tidak membuat rasa sesak tersebut ilang . Malah sekarang rasanya ada sesuatu yang merayap menyentuh pahanya. Allena yang sadar ada yang tidak betul dengan tubuhnya .


dengan tubuh yang belum sepenuhnya sadar ia membuka matanya.Pupil matanya membesar memaksakan untuk segera sadar betapa kagetnya dirinya sekarang seorang pria yang dari tadi ia Hindari kini berada di atas tubuh .


pria itu adalah Arya, Abang angkat Allena. Allena segera memberontak namun terlambat pria itu sudah mengunci kedua tangan Allena dengan 1 tangan kekar nya .


" lepas kan aku sialan, kau pria binatang aku adek mu sialan " pekik Allena memberontak ,


" kau bukan adek ku !!,kau hanya anak adopsi anj".


Tenaga Arya yang kuat berhasil menangani Allena yang memberontak , ia berhasil mengangkat baju tidur Allena hingga ke dada .


Ia meneguk susah Saliva nya beberapa kali menatap pemandangan didepannya. dengan semangat ia mendekat ke tengkuk leher Allena sembari mengucapkan beberapa kata


" STT sayang nikmati aj ,nanti kau akan terbiasa ,dan akan ketagihan. ." tutur nya di akhiri dengan menciumi pipi Allena

__ADS_1


Aryo menyeringai senang menggoyang kan pinggul nya kini langkah nya sedikit lagi ia tinggal membuka ikat pinggang yang masih melekat di pinggang.


" lepas kan aku sialan " ucap Allena terakhir kali .


dengan sisa tenaga yang ada , Allena tanpa pikir panjang langsung menendang area sensitif arya yang berada di atas hingga membuat pria di depannya meringis kesakitan.


ingin rasanya Aryo membalasnya namun sakit luar biasa dari alat ******** nya membuat dirinya urung dan akhirnya tergopoh-gopoh pergi meninggalkan kamar Allena , sambil memegang pusakanya.


Bagaimana dengan Allena ?.


Allena begitu syok pelupuk nya sudah basah di banjiri dengan air mata ia mengusap pipi nya yang perih bekas tamparan tersebut. Ini bukan kali pertama nya Arya berbuat begini.


Dengan cepat ia berlari mengunci pintu kamar ,tubuh nya yang masih syok terduduk lemas di lantai yang dingin .


Esok belum sampai sudah ada cobaan baru lagi, " sampai kapan penderitaan ini" tutur nya pelan menangis tanpa suara. Menutup wajah nya merasa gagal menjadi wanita .


kejadian waktu itu masih teringat jelas di pikiran nya,.Beberapa tahun yang lalu ketika ia SMP kelas viii.


...Flashback on...


Rumah dalam kondisi sepi karena keluarga nya sedang menghadiri acara pernikahan rekan bisnis.


Allena sedang rebahan di atas kasurnya nya. hingga sebuah SMS Yang berasal dari Abang nya masuk" Cepat datang kemari."pesan singkat itu , berhasil membuat Allena bergerak menuju kamar sang Abang.


Allena mengetuk pintu kamar Abang nya karena tidak ada Jawaban dari dalam kamar akhirnya ia langsung masuk .


Tidak di sangka kejadian yang tidak pernah di inginkan terjadi.Beruntung gadis itu sedang bagus takdir nya , ia berhasil lolos dengan cara apa saja hingga memukul alat kelamin Abang nya .


Dengan cepat ia keluar dari kediaman nya , sembari menangis sejadi jadinya hal itulah yang membuat dirinya trauma besar, ketika waktu sudah menjelang malam , setelah ia merasa cukup tenang .Kini ia kembali lagi dan melihat rumah sudah ramai dengan pembantu,yang membantu menurunkan bawaan keluarga nya.


Ia melintasi orang orang ,tidak ia jumpai Abang nya begitu pula dengan pembantu tidak memperdulikan dirinya seakan akan kejadian itu tidak pernah terjadi .hal itu ia simpan hingga kini dia sudah duduk bangku SMA kelas 1


...Flashback off...


...****************...

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2