Seniorku Suamiku

Seniorku Suamiku
dag Dig dug 25


__ADS_3

di pagi hari nya.......


di kamar Lylia 🍂


Lylia sedang bersiap-siap akan pergi lari pagi di sekitaran komplek perumahan keluarga nya


"hmmm siap" ucap Lylia


Lylia pun keluar dari kamar nya dan langsung bergegas lari pagi agar tidak ke siangan


sedangkan di kamar devano...


devano


"woy bangun woy, Lo jadi ikut gak lari pagi,


ke buru siang wooyyy" teriak devano membangunkan Alfin yg masih nyenyak tertidur di kasur nya


Reval


"kita lari aja yuk, biarin dia tidur"


devano


"y udh ayo" semangat devano


devano dan Reval pun berangkat lari pagi di sekitaran area rumah keluarga Kennard


tengah asik berlari devano pun pamit sebentar kepada Reval untuk membeli air untuk diri nya dan Reval sendiri, karna terlalu haus devano mempercepat langkah kaki nya pergi ke warung terdekat di sekitaran tempat mereka berlari


Reval pun melanjutkan lari pagi nya sampai di taman komplek tersebut, ketika Reval sedang beristirahat tiba-tiba terdengar suara desihan orang ke sakitan, Reval pun mencari sumber arah suara tersebut.


ketika dia sampai ke tempat arah sumber suara tersebut, wajah Reval tiba-tiba berubah total yg tadi nya kalem+datar skrang berubah menjadi panik ketika melihat orang yg ke sakitan itu adalah Lylia,


Reval pun langsung menghampiri Lylia.

__ADS_1


Reval


"Lylia km knp? kamu sakit? sakit di bagian mana?"


tanya Reval yg ke panikan


Lylia awal nya agak terkejut mendengar ucapan Reval yg menyebut nya dgn kata "kamu" bukan


"Lo gw" lagi seperti biasa nya


Reval yg melihat Lylia diem tanpa merespon ucapan nya pun semakin panik


Reval


"Lylia, hei" ucap Reval melambai-lambaikan tangan nya di depan wajah Lylia


Lylia


"ehh iye ada apa?" tanya nya sepontan


reval


"hmmm gak panas kok, trus apa yg sakit?" tanya nya lagi dan lagi


melihat perlakuan lembut Reval wajah Lylia memerah seperti 🍅, jantung Lylia juga dag Dig dug ketika berdekatan dengan Reval, enth sejak kapan itu terjadi Lyla pun tidak tau


Reval


"hei Lylia, Lylia" panggil nya lagi menyadarkan Lylia yg sedikit melamun


Lylia


"eh iya, gw gak papa kok" jawab nya dan Lylia pun mencoba berdiri untuk segera pergi menjauh dari reval karna deg deg an jantung Lylia masih besar dan dia takut Reval mendengar nya


ketika Lylia sudah berdiri dan akan berjalan tiba-tiba...

__ADS_1


akhhh.. eshhh... keluh Lylia kesakitan karna kaki nya keseleo lagi, ketika ke seimbangan Lylia tidak bisa di jaga lagi tubuh Lylia pun tiba-tiba akan terjatuh namun Reval yg melihat itu pun dengan


sigap memeluk pinggang Lylia


mata mereka saling beradu tatap menatap, dan jantung mereka masing-masing sama-sama dag Dig dug


"knp jantung gw deg deg an lagi sih, trus knp


mata gw gak bisa berpaling sih dengan tatapan


mata Reval, apa gw udah suka sama dia" batin Lylia


"suara jantung gw gak di dengerkan sama Lylia? aah jantung knp Lo gak bisa kondisikan sih aaa,


tapi mata Lylia sangat teduh , gw gak bisa berpaling, hmm apa gw beneran udah suka


banget sama Lylia" batin Reval juga


saat kedua insan itu masih saling tatap menatap,


tiba-tiba datanglah Devano mengacaukan ke


romantisan mereka


devano


"ekhemm"


Lylia pun langsung sadar begitu pula dgn Reval,


Lylia kemudian mendorng tangan Reval agar dia tidak memegang Lylia lagi namun di tahan oleh Reval sendiri


Reval


"kaki Lo keseleo, jadi jangan banyak gerak" jawab nya datar + dingin, sikap nya yg tadi berubah 180° lembut dan perhatian ke Lylia langsung berubah ke mode awal/biasa dari sikap seorang REVAL

__ADS_1


Reval pun langsung menggendong Lylia dgn gaya bridal style, awal nya Lylia menolak namun karna tenaganya sudah melemah jadi Lylia hanya pasrah sambil menahan malu karna selain di lihat oleh abangnya sendiri juga ada banyak orang yg melihat ke unguan Lylia dan Reval


__ADS_2