
next next next next nexttttttt.......
ketika Lylia turun ke bawah, Lylia di sambut hangat oleh kedua sahabatnya yaitu stella dan flora, Lylia kebingungan melihat mereka karna mereka tidak biasanya Dateng sebelum memberitahu dirinya kalau mereka akan datang
"heh lama ammet Lo turun, kayak nunggu ratu aja" celoteh flora
"hmmm seharusnya gw yang nanyak ke kalian, tumben banget kalian Dateng ke rumah gw tanpa memberitahu gw" tatap Lylia kepada stella dan flora
"hemm karna ada kejutan heheheee" cengengesan Stella, lalu menarik Lylia dan flora agar pergi ke tempat tujuan kejutan tersebut
sesampainya mereka di belakang halaman rumah Lylia, Stella dan flora menyuruh Lylia menutup matanya, awalnya Lylia menolak namun karna terus di paksa akhirnya Lylia mau tak mau mengikuti permintaan kedua temannya
"buat apa sih pakek tutup mata segala" ngomel Lylia
"udah turut aj dah Lia nanti Lo bakal tau kok" flora
"ya deh ya deh terserah mau kalian deh, tapi awas aja kalau macem-macem" Lylia
"santai aja Ly kita gak bakal apa-apain Lo kok, ya udh kita pergi dulu, Lo anteng aja di sini" ucap Stella lalu pergi bersama flora meninggalkan Lylia seorang diri di sana
"eh Lo mau pada kemana? jangan tinggalin gw woy, mana mata gw di tutup ,terus enggak di kasih buka lagi, hadeh sabar dah😪" ujar Lylia berbicara sendiri karna teman-temannya sudah pergi meninggalkan dirinya seorang diri di belakang halaman rumahnya
ketika Lylia mencoba untuk berjalan pelan-pelan, tiba-tiba terdengar suara langkah kaki seseorang mendekati dirinya, perlahan demi perlahan langkah itu semakin dekat di pendengaran Lylia
"Stella, flora? Lo lama ammet kesini, capek nih gw tutup mata kek gini" ucap Lylia yang menyangka kalau itu adalah temannya
"heh kok Lo pada diem aj? Lo berdua lagi makan yahh, makanya diem terus" ucap Lylia lagi dan lagi
ketika Lylia akan berbicara lagi tiba-tiba ada sebuah suara seseorang menyuruh Lylia membuka penutup matanya, mendengar hal tersebut, Lylia pun langsung membuka penutup mata tersebut, dan ketika melihat ke arah depan Lylia melihat Reval bersamanya, Lylia terheran-heran kenapa teman-temannya yang lain tidak ada di sana, malah dia mendapati Reval lah yang ada di hadapan nya
"ehh kok Lo bisa di sini? temen-temen gw mana?" bingung Lylia
Reval tidak menjawab pertanyaan dari Lylia, malah Reval langsung membungkuk lalu memberikan Lylia sebuah bunga mawar putih untuk Lylia
__ADS_1
"ini buat kamu" menyerahkan bunga tersebut kepada Lylia
Lylia terkejut melihat Reval memberinya bunga tersebut
"kenapa Lo kasih gw bunga? " ucap Lylia sambil mengambil bunga tersebut
"Lylia.." panggil Reval yang sudah berdiri seraya memegang kedua tanga Lylia
"hmmm" ucap Lylia memalingkan wajahnya karna perlakuan Reval terhadapnya
"entah sejak kapan gw sadari tentang perasaan ini ke elo, tiap gw mencoba mengalihkan dugaan ini,namun terbayang lagi wajah elo yang seakan-akan menghantui pikiran dan rasa gw" ucap Reval bersungguh-sungguh
" Lylia...aku suka sama kamu, aku cinta sama kamu, kamu mau enggak jadi pacar aku" ucap Reval masih menggenggam erat tangan Lylia
sedangkan Lylia yang mendengar nya pun sedikit terkejut dengan apa yang dia dengar dari mulut Reval
"lo lagi ngeprank gw ya?" Kata Lylia bertanya
Lylia pun mencoba menatap mata Reval, Lylia mencari kebohongan dari mata Reval namun yang dia dapatkan malah kesungguhan dari mata Reval
"Lylia, kanapa kamu diem? kamu enggak suka ya sama aku?" Reval
"ehh enggk, emm maksud aku hmm..." ucap Lylia agak terbata-bata
"hmm apa? " Reval
"iya gw juga sebenernya suka sama elo" kata Lylia sambil memalingkan wajahnya ke arah lain
Reval yang mendengar perkataan Lylia, langsung sudut bibirnya naik ke atas
"jadi kamu mau jadi pacar aku?" ucap Reval sambil memegang pipi chubby Lylia agar Lylia kembali menatapnya
"hmmm itu, enukk.... hmmm.... iya" ucap Lylia pelan namun masih terdengar oleh Reval
__ADS_1
Reval yang mendengarnya pun tersenyum senang mendengar ucapan Lylia, Reval langsung memeluk Lylia dengan erat, Lylia awalnya terkejut namun lama-kelamaan Lylia juga membalas pelukan dari reval
"Lylia l love you" bisik Reval di telinga Lylia saat mereka masih berpelukan
Lylia yang mendengarnya pun sangat bahagia, saat Lylia akan menjawab, tiba-tiba terdengar suara cuitan beberapa orang
"cieeeee yang udah jadiannn" stela
"jangan lupa pajak jadiannya woyyy" teriak flora sedikit lebih keras
"huh ayang Lylia udah jadian sama kulkas, huhuhuuuuðŸ˜ðŸ˜ kasian gw yang di tinggalin" drama Alfin pura-pura menangis
"eh lebay Lo Fin" devano
"ihh sewot aja Lo kura-kura" ucap Alfin ngasal ke devano karna mengatai dirinya lebay
"selamat ya bro, Lo udah jadian sama adek gw" kata devano memberikan selamat kepada Reval
"hmmm iya makasih" Reval
"ciee adek gw udah punya pacar" ucap Devano sambil bergaya ala perempuan
"iih jijik woy gw liat Lo kek gitu bang" *kata Lylia
"bener tuh kata ayg Lylia, devano kek orang gila bertingkah kek gitu*" ucap Alfin menetap devano sambil tertawa
"apa Lo bilang 😤 awas Lo, sini sini siniii woyyy" ucap devano sambil mengejar Alfin yang sudah terlebih dahulu kabur karna melihat reaksi devano yang akan mengamuk
"hahahaa🤣🤣 gak kena weekkk🤪"kata Alfin sambil berlari dan menghindari Serangan dari devano
semua orang yang ada di tempat tersebut melihat tingkah konyol dari Alfin Dan devano hanya bisa ikut tersenyum dan tertawa melihat tingkah mereka
sedangkan Lylia dan Reval kini mereka sedang duduk di kursi sambil bergandengan tangan, keduanya tersenyum bahagia
__ADS_1