Seniorku Suamiku

Seniorku Suamiku
26


__ADS_3

di kamar Lylia.....


"akhhh sakit woy, pelan-pelan Napa" celoteh Lylia kesakitan ketika Reval mencoba memijit pelan pergelangan kakinya yg keseleo


"iya bawel, diem aja deh"( masih dgn nada sedikit lembut)


devano


"Lo knp bisa sih keseleo lagi? "


Lylia


"gw gak sengaja tadi jatuh terus ketika gw mau


berjalan tiba-tiba sakit kek gitu kaki gw"


Reval


"makanya kalau jalan liat pakek mata" Reval menimpali Lylia


Lylia


"๐Ÿ˜‘๐Ÿ˜‘"


"aaaa sakit woy, knp sih gak bisa pelan-pelan" teriak Lylia sambil kesal kepada Reval


"hmmm iya-iya " Reval


"dah selesai tuh, Lo jangan banyak bergerak dulu,


Lo istrht aja, besok jangan sekolah biar kaki Lo


cepet sembuh" perhatian Reval


"hmm tadinya bilang aku-kamu, terus sekarang


berubah lagi, aneh dah Lo" heran Lylia


Revan yang mendengar hal tersebut hanya menatap datar Lylia, namun di hatinya merasa senang karna Lylia yang penasaran dengan nya


"gak papa" singkat Lylia


devano


"ini makan dulu, terus setelah itu langsung istirahat"


Lylia


"hmm iya, makasih Abang kooh๐Ÿ˜Š" senyum Lylia kepada devano


Lylia


"bang" memanggil devano sambil mengunyah


devano


"ditelan dulu makanan nya, nanti Lo keselek"


titah nya kepada Lylia


Lylia (setelah menelan makanan)

__ADS_1


" bang, bang Darrel mana? kok tadi gw gak liat


dia?"


devano mengernyitkan dahinya ( hmm kayak nya nih bocah gak tau kalau bang Darrel udah keluar kota) membatin devano


devano


"hmm bang Darrel udah pergi keluar kota tadi pagi


saat Lo udah pergi lari pagi" ucap nya santai tanpa melihat mimik wajah Lylia yang sudah berubah


Lylia


"kok aku gak di beritahu sih sama bang Darrel" ucap nya dengan nada sedih


devano yang mendengar nya pun langsung menatap wajah sang adik, sambil berjalan mendekati nya ke arah kasur king size milik Lylia


devano


"hmm jangan sedih kayak gitu dong, mungkin


Abang buru- buru dek takut nya telat, dan juga


Abang cuma 1 Minggu di luar kota gak bakal lama


kata Abang tadi saat mau berangkat"


Lylia


"hmm tapi kenapa gak telpon Lylia sih atau kasih


tau sama Lia kalau Abang mau keluar kota"


Lylia


"Abang jahat, Abang udah gak sayang sama Lia" ucap nya dan air mata Lylia sudah jatuh sambil mengatakan hal tersebut


devano yang melihat Lylia menangis, dia langsung memeluk adik nya tersebut, memberikan ketenangan meskipun itu sedikit


devano


"udah dek jangan nangis, pasti nanti bang Darrel


kasih tau kamu alasan dia dek" masih menenangkan Lylia


kalian mau tau Reval kemana? Yap Reval tadi setelah selesai dengan Lylia, langsung pamit keluar sebentar untuk membeli sesuatu kata nya


flash back on....


ketika Reval dan Devano akan berangkat lari pagi,


tiba-tiba devano tak sengaja melihat Darrel dengan setelan yang cukup rapi, devano pun menghampiri sang Abang


devano


"cakep bener dah tapi lebih cakepan gw hehee" ucap nya basa-basi, tapi bukan nasi yang basi heheee๐Ÿ˜๐Ÿ˜


devano


"bang mau kemana? tumben rapi kek gitu? bukan

__ADS_1


kerja kan? soal nya ini kan hari Minggu"


Darrel


"gw mau keluar kota ada urusan di sana yang


gak bisa di ganti "


devano


" ehhh knp gak suruh asisten Abang aja"


Darrel


"gak bisa soalnya ini masalah nya mama sama


papa yang suruh juga, jadi mau gak mau harus


kesana, nanti Lo kasih tau yah sama Lia kalau


Abang keluar kota"


devano


"ehh knp gw ? ya Abang sendiri lah yang kasih tau


sama Lylia"


Darrel


"gw harus berangkat sekarang jadi gak keburu


bisa kasih tau Lylia dan juga Abang sebentar lagi


akan nerbang ini"


devano


"yah di telpon lah o'on banget Lo loli"


Darrel


"huh udah tadi gw udah telpon tapi gak di angkat


sama Lylia nya"


darrel


"udah-udah gw berangkat dulu jangan lupa


sampein ke Lylia" ucapnya sambil pergi menuju mobilnya


flash back of...


devano


"gitu dek kata Abang, jadi Lo jangan nangis lagi ya,


nanti kalau Lo nangis lagi, muka Lo bakal jelek


kek badut gila hehee"

__ADS_1


Lylia yang mendengar ucapan devano pub langsung melotot kearah devano sambil mencubit lengan devano


__ADS_2