
kami mulai dengan kerempongan karan waktu sangat cepat berlalu baru saja kami pulamg dari samarinda minggu lalu, dan sekarang kami harus sudah sibuk packking barang2 yang akan kami bawa pindah ke samarinda ya hampir 4 tahun kami akan menuntut ilmu di kota orang , mama mulai memberi wejangan2 untuku selama disana agar selalu bersikap baik sama ora g sekitar,, jgn sering ngafe2 katax lagi wkwkw, nd usah bawa barang terlalu banyak , nanti nd terpake, kalo butuh nanti bapakmu paketkan saja , aku mengangguk, aku pasti rindu masakkan mama kataku hamoir mengalir air mataku,, mama lalu bilang bukan jauh samarinda , katax sambil melipat baju2ku, kalau bosan ke balikpapan lah tempat ibu diana lah , katax lagi , ini adalah pertama kalix aku tinggal berjauhan sama mamaku di kehidupanku saja rumah mertua dam mamaku tidak terlalu jauh 10 menit sdh sampai , memikirkan aku akan jauh dari beliau hatiku rasax sedih, dan vino aku tidak akan bisa bertemu dia lagi, mungkin dalam waktu yang lama , mungkin dia akan ketemu kehidupanx yang baru begitu pun aku, ada kekecewaan di dalam hatiku memikirkan vino akan mencintai perempuan lain selain aku ,ada yang akan lebih merindukanx ketika berjauhan selain aku, dan ada orang lain selain aku tidur bersamax membayangkanx saja aku sakit hati ,hiks apa ini tuhan harusx perasaan seperti ini ikut hilang juga saat kehidupanku hilang tapi kenapa ini tidak,, hiks tiba2 aku merasa ini tidak adil, kenapa hanya aku yang merasakan semua ini kenapa vino tidak?? Dia tak mengenali ku.. , senjaa lamunanku buyat ketika mama bilang bapak pengen makan sate , tanpa basa basi aku lalu mengambil cardigan ku lalu melajukan motorku ketempat penjual sate langganan bapakku, entah dirasuk apa aku tiba2 membelokkan motorku ke arab rumah vino, hampir 10 menitan aku memandangi rumah vino sedikit berharap dia keluar , 2 hari lagi aku sudah tidak akan ketemu dia lagi, tapi yg diharap tidak muncul, aku pun menyalakan motorku , sebelum akhirx kuliat dia keluar dari rumah membawa helm , dia menoleh, aku yang panik lalu menutup kaca helm ku entah dia mengenali aku atau tidak mudahan sja tidak, kalo iya mampus lah aku, dia membuka helmx yang tadi dipasangx , melihat kearahku laku memakaix lagi, 10 detik kemudian motor mengjilang entah kemana ,aku menarik nafas lega huft,, untung saja fikirku , belum sempat aku menyalakan motor tiba2 ada seseorang memegang bahuku dri belakang, senjaa?? katanya.. Astagfirullah ucapku terkaget, ngapain disini?? Tanyanya? Eh anu aku nyari alamat kataku panik, ya nd mungkinlah aku bilang ke dia kalau aku lagi menunggu dia keluar rumahnya karna kangen pengen liat dia , wkwk .. Ketemu kah yang di cari tanyanya lagi, eh nggak aku baru ingat nd ada paket data jadi ga bisa nelp kataku beralasan, oh gitu.. Jadi mau pulang?? tanyanya lagi.. Heem aku menjawab singkat, ya udah aku antar, eh anu nd usah aku kan naik motor jg, kataku panik, ya iya aku antar aja biar aman kan ini udah malam, he.. Iya deh sepanjang perjalanan hatiku tak karuan, andai waktux pas kami mungkin bisa ngobrol dan aku juga bisa tau apa rencanax apa saat ini, makasih ya kataku ketika sudah sampai depan rumahku, kok aku kaya nd asing ya rumah ini hehe, katax.. Ya iyalah kau nd asing kan rumah mertuamu kataku dalam hati,, wkwk,, masa sih.. Mungkin kamu pernah jalan2 kesini kataku ,, ya mungkin juga katax..oh ya aku pamit ya selanjutx sambil menyalakan motorx , nd mau mampir kataku basa basi, next aja sudah malam katax , sambil pamit, next gimana.. Kan aku 2 hari lagi mau pindah batinku.. Bye vino bye jg tarakan..