
Pagi ini aku meminta noorin agar lebih cepat berangkat sekolahnya karna suasana pagi yang lengang di sekolah ada lah hal terbaik buat naikin mood itu fikirku.. Baiklah mulai hari ini aku akan belajar terbiasa dengan kehidupan yang ini yang kehidupan tanpa 3 anakku dan vino suamiku.. Dan suasana sekolah yang kemarin sangat ku rindukan dan terutama wajah dab tubuhku yang jauh lebih muda dan lebih baik belum ada keriput disana sini atau lemak selulit dimana2 yaa egois memang hal ini juga yang membuatku jadi bersemangat masuk dikehidupan ini kehidupan yang semuanya jauh lebih baik menurutku meski tak munafik aku juga merindukan kehidupan ku yang jadi seorang ibu hiks ahh sedih rasax tapi kalau harus disuruh memilih kehidupan mana yang ku pilih aku jelas tidak bisa memilih jadi kujalani saja dulu fikirku akan sampai kemana tuhan membawa cerita hidupku ini didalam khayalankah atau mimpi kah yang jelas aku akan membuat membuat hidupku menjadi awal yang baik agar hidup dimasa depan ku tidak akan merasa sesakit dan sesusah kemarin saat aku menjadi seorang dari 3 anak.. Oke mulai dari memikirkan akan lanjut berkuliah dimana atau ambil jurusan apa..sesampai disekolah kami tak langsung ke kekelas tapi mampir ke kantin dulu isi perut karna tadi kami berangkatnya cepat2 jadi kami tidak sempat sarapan jadi kau mau ambil jurusan apa kata noorin sambil menyeruput bubur ayamx ,, aku yang dari tadi asik menikmati gorengan langsung berhenti lalu menarik nafas berat sambil melepaskan gorengan di tanganku itulah yang ku fikirkan dari tadi bingung jawabku kalo kau apa noorin tanyaku penasaran aku ekonomi saja biar nd berat katanya dia terkekeh sambil menyeruput bubur ayamx yang tinggal sedikit, tapi bukannya kau pengen kuliah sartra inggris trus kita kan mau sepakat mau kuliah di samarinda biar enak bolak balik, dari tarakan katax iya iya aku mengangguk2 tanda membenarkan dikehidupanku kemarin aku memang pernah mengutarakan andai aku punya kesempatan berkuliah aku pengen kuliah di samarinda agar bisa selalu pulang kampung di balikpapan dan dekat jika harus mengunjungi orang tuaku di tarakan, jadi gimama lagi tanya noorin, yuk lah kita mendaftar online disana bissmillah kataku lalu lanjut makan gorenganku yang sudah dingin dan keras.. Akhinya selesai jam sekolah hari ini lebih awal memang karna kami sudah kelas 3 kami hanya datang mengisi absen atau sekedar beres2 kelas perpustakaan biar ada kegiatan kata pak kepala sekolah.. Yang bersiap2 masuk mendaftar kuliah silahkan cari info sebanyak2nya tentang universitas yang mau di tuju begitu pemberitahuan kepala sekolah lewat microfone yang bergema ke seluruh area sekolah, aneh rasax aku baru2 saja merasakan kembali memakai seragam abu2 sdh mw lulus aja hihi lucu kalo difikir2 sihh, entah kapan aq terbangun dari mimpi ku yang panjang ini, kami berjalan lambat ketika tiba2 ku tak sengaja kami berpapasan dengan segerombolan siswa2 stm tampakx mereka lagi ada urusan entah apa di sekolah kami ini, mataku tertuju pada bbrpa murid yng dulu di kehidupan ku kemarin ada lah teman2 suamiku vino ,, yahh entah karna rasa kebencianku membuat aku tak ingin atau berharap tau apapun tentang dia tapi entah kenapa setelah melihat teman2nya terbersit rindu ku pada vino dulu sangat perhatian sangat mencintaiku katax sampai diusia pernikahan kami ke 15 semua itu luntur yg tersisa ada hal2 yang saling menyalahkan ,, tapi syukurlah tak tampak vino di sini kalo dia ada entah apa yang harus kulakukan , eh tapi apa dia ingat aku atau semuax harus mulai dari awal.. Tidak tidak aku sdh tidak beharap lagi mengulang kisahku bersamax walau pun dulu di setahun pernikahan aku pernah bertanya padax kalau nanti kamu dapat kesempatan kehidupa. Ke dua kamu akan memilih aku atau orang lain lagi, tanyaku.. Saat itu dengan tegas dia menjawab sama ade lagi lah katanx dan pertanyaan dikembalikan kepadaku dan aku pun dengan bucinx aku pun sama.. Mejawab dia lah yg akan kupilih kembali huft aku menunduk lemas apa karna tentang ini kah aku di beri kesempatan kembali , kalo memang begitu ok tuhan akan ku ikuti aturan permainan takdirmu , aku turuti sampai kemana kau bawa cerita hidupku ini..