
Tak terasa waktu persiapan dan pendaftaran kuliah pun tiba, hari2 kami pun, disibukkan dengan kegiatan yang masing2 dengan pendaftaran off line dan online tidak terkecuali aku dan noorin kami masing2 sibuk bertukar informasi, meski di sela2 kesibukanku aku masih teringat ke 3 anak2ku tak terkecuali vino , hampir 3 bulan aku sudah ada di kehidupan ini.. yang sampai sekarang belum ku tahu apa namax, yang aku tahu aku hanya harus menjalani hidup disini , mungkin ini juga kesempatanku untuk dapat memperbaiki kehidupanku yang kacau yang sampai membuat aku depresi, yah itu lah saat ini kufikirkan, kesempatan aku merubah takdirku, salah satu hal itu juga .yang membuatku memutuskan kuliah di luar kota tepatnya samarinda, tidak jauh dari kampung kelahiranku, juga tak jauh dari tarakan tempat mama dan bpkku sekarang, walau awalnya bapak sedikit melarang karna takut ada apa2 kalau jauh darinya , tapi aku meyakinkan kalau pasti aku bisa dan aku mampu, akhinya berat hati bapakku menyetujui,..aku asik nonton tv ketika kudengar dering hp ku berbunyi ,tampak nama panggilan noorin tertera di layar cari makan yuk... Katax aku melihat jam dinding menunjukkan pukul setengah 9 malam.. Aku bertanya kepada bapak yang kebetulan ada didepanku mendengar noorin menelp dia sudah pasti tau anak itu pasti mengajaknya jalan ..baru aku memanggil pak?? beliau langsung menjawab pergilah jangan terlalu malam pulangnya, rupanya bapak sudah paham yang diotak kami cuma makan dan jalan2 wkwk sebelum pergi sempat ku bertanya bapak mama mau pesan sesuatu ga? Nd usah bilangnya kenyang sudah kata mama aku lalu pamit dan menutup pintu kali ini aku yang menjemput noorin krna kebetulan ada motor nganggur, sampailah kami di tempat yang di tuju yaitu taman oval yang makananx terbilang enak dan murah2 kami bercerita tentang planing2 kami akan membiasakan diri nanti hidup dikota selain tarakan jadi mungkin mulai sekarang belajar hemat ya noorin sindirku.. Wkwk anak ini memang terlalu boros apalagi di kehidupan ku yg satux, kami asik tertawa mengingat kejadian2 kemarin , ketika tiba2 mataku menangkap sosok yang sangat kukenal walaupun habya punggunhx tapi aku hafal itu diaa vino.. Sedang apa disini eh tunggu kan ini tempat makan wajarlah dia kesini fikirku.. Tapi kenapa harus disini padahal banyak tempat lain dan astaga.. Liat pakaian ku tidak siap rasanya kalau ketemu dia debgan pakaian seperti ini aku hanya memakai piyama army polos lalu kupadukan dengan cardigan hitam motif bunga pink tidak terlalu buruk memang tapi akan kah lebih baik aku memakai baju yang lebih bagus,, fikirku, memangnya aku tau akan bertrmu dia disini , tidak fikirku aku menggeleng, noorin yang dari tadi memperhatikan gelagat salah tingkahku, bertanya keheranan kau kenapa sih senja, aku cuma ngasoh kode ke noorin dengan mataku , oooohh pantaslahh dengan suarax yang besar sambil tertawa, aku mencubit pahax menyusuhnya agar diam tapi makin disuruh diam makin jadi lah dia , cie yang ketemu sama suamix wkwk aku memahan malu krna semua orang kini memandang aneh kami berdua, sial gumamku, cuma disebelah kami aja yg kosong pasti mereka nanti duduk disini fikirku, menyadari itu aku langsunng memaksa noorin buat pulang memaksa sambil menarik tanganx , karna saking bersemangatx tanpa sadar aku menabrak seseorang dannn gubrakk minum dan makanan orang itu tumpah dibaju kami berdua,, secepat kilat aq meminta maaf dan mengelap2 bajux padahal baju ku sendiri yang lebih kotor , ehm.. suara noorin kudengar berdehem membuat aku langsunng melirik sosok yang ku tabrak vino... Mataku membelalak aku melepaskan tanganku yang sibuk membersihkan kotoran dibajunya ma.ma maaf ucapku terbata2 salting mampus aku dibuatnya.. Nd apa kok tapi bajumu yang lebih kotor.. Aku hanya tersenyum ketika dia mengeluarkan sapu tangan untukku,,siall fikirku lagu yang terputar dari salah satu rombong penjual menyuarakan lagu ada band yang lirik Rasa cinta yang dulu tlah hilang kini berseri kembali....