
Pagi hari jam 9 kami sudah keluar rumah sebelumx kami bertanya ada ibu linda yang sudah paham apa saja yang harus kami beli buat kebutuhan di kamar, pertama2 kami menuju kw toko yang menjual lemari, aku memutuskan membeli lemari yang kayu ,agar baju2 ku bisa tergantung rapi , noor pun berfikir begitu , setelah befikir, kami sepakat akan patungan untuk membeli rice cooker, kulkas, kompor dan panci2 yang di perlukan, kecuali alat makan akan kami siapkan masing2 pilihan sendiri. setelah semua yang kami butuhkan, sudah dibeli kami buru kerumah sambil menunggu kang kurir mengantar barang pesanan kami , sambil menunggu kami bersantai sebentar di cafe belakang kos, jam masih .menunjukan pukul 3 sore , masih ada waktu kita beberes nih asal ontime semua barangx datang, iya kata noorin, harus selesai hari ini juga, katax, aku mengangguk 20 menit kemudian barang2 yang ditunggu mulai berdatangan satu per satu, kami pun mulai membereskan barang2 yang kami beli tadi , area dapur adalah bagian pertama yang kami kerjakan karna tiba2 nanti kami lapar kami tinggal buat mie instan saja, fikir kami, setelah urusan kompor , piring dan kulkas, lanjut ke bagian ruang tempat kami makan kami membeli meja lesehan dan ambal serta rak buat kami mengisi barang yang akan kami pakai bersama seperti remot ac , kunci kamar ,kabel2 cas ear phone ,hair dryer , dan barang2 yang bisa kami pakai bersama, dibawahx tempat kami menyimpan buku2 bacaan kami bersama , setelahx kami lanjut mengisi barang2 pribadi kami masing2 , mulai dari baju, dll alat make up, sampai buku2 , krna kamarx memang agak luas jadi kami memutuskan beli lemari masing2 walau begitu pun masih banyak juga space2 untuk barang2 lainx tapi kami berfikir sudah cukup agar masih ada tempat untuk nanti kalau kalau ada tamu datang, kami merebahkan diri, ketika jam menunjukan pukul 11 malam ,aku mengajak noor pergi ke swalayan, kita beli galon 2 jadi biar nd kalang kabut kalo 1 abis, buat masak, sekalian belanja isi kulkas yuk ajakku, noor setuju kami lalu mengambil cardigan lalu berjalan santai kedepan menuju swalayan yang menjual hampir semua ada, sambil berjalan kami mengatur jadwal kami beres2 rumah, cuci piring dan masak nasi bergantian , buang sampah, khusus masak nasi kalau mau masak lauk kita harus bareng2 katakux wkwk iya iya bisa bisa noor setuju saja, jadi aku mendapat giliran senin selasa rabu , noor kamis,jumat, sabtu,dan khusus minggu kami sepakat tidak masak wkwk atau kalau pun masak kuta kerjakan bersama2 , termasuk beres2 nyapu , dan buang sampah juga kami lakukan bersama2 di hari minggu,, kami asik berbelanja snack ketika sayup2 ku dengar mirip suara vino, dari kejauhan, ahh perasaanku saja mungkin, apa krna aku sedikit merindukan dia makax suarax jadi terngiang2, aku menggeleng2kan kepalaku agar suara yang mirip vino ini menghilang, selesai berbelanja kami duduk santai didepan swalayan itu sambil menikmati es krim, ketika tiba2 ekor mataku melihat punggung yang ku hapal suarax juga aku berdebar sambil menoleh kekanan kemudian berdiri, mencari2 sosok yang ku cari tapi nihil sekali lagi aku befikir aku kefikiran makax aku seperti merasa ada dia di sekitarku, aku menunduk lemas noorin bertanya kenapa, kau cari siapa, tanyanya aku tak menjawab, pasti dia ketawa kalo ku bilang perasaanku saja,, toh nd mungkin dia kuliah disini juga kan, sekian banyak kota kenapa dia harus memilih disini aku pun,tersenyum sinis,,yuk pulang .. ngantuk,,,