
Aku tidak mengungkapkannya bukan berarti aku tidak menyukaimu,
Namun aku sadar, untuk mendapatkan bidadari sepertimu tidaklah mudah. Aku akan berjuang mendapatkanmu melalui jalur langit, meskipun harus seperti senja, yang pergi sebentar dan kembali datang untukmu di waktu yang tepat.
- Sandykala
_______________________________________
"Liat tuh liat, ada anak baru, udah cantik bohay pula, target selanjutnya beraksi bro!" Ucap salah satu cowok paling redflag di SMAN DANNYRAN, Keswoo.
"Tapi diliat-liat kayaknya dia anak baik-baik, mending jangan, kasian bro, nanti gue kenalin sama yang mirip ariel tatum aja gimana?" Balas Narren, cowok waras ke dua di circlenya.
Sambil menggelengkan kepala dan tertawa ringan, Andra menepuk pundak Narren, "Gini ren, masa remaja itu harus dinikmati sebaik mungkin, karena ngga akan ada kesempatan kedua buat ngerasain masa remaja kayak gini."
"Masa remaja ngga harus dihabiskan buat hal yang cenderung negatif, apalagi soal wanita yang punya hati serapuh kaca" Ucap Lantang seseorang dari belakang mereka,
"Bayangin, gimana kalo suatu saat nanti mantan-mantan lo itu bikin strategi buat bikin lo bertekuk lutut lagi? gue udah angkat tangan, kapok di tarik sampai robek jaket gue misahin keributan mereka" helaan nafaspun terdengar, seakan-akan laki-laki itu sudah sangat lelah menghadapi sikap temannya itu.
"Jaket lo aja kali yang kw kal" ledek keswoo
"Bukan kw, tapi tenaga mereka aja yang kayak Samson" balasnya
"Seorang Muhammad Sandykala Al Harith merelakan jaket untuk tumbal karena dia ngga mau ada cewek yang nyentuh dia, masa lo lupa?" Ingat Narren pada teman-temannya
"Kalo gini aa peluk aja mas" ledek Andra sambil berusaha mendekat kearah Kala untuk memeluknya, namun reflek Kala yang begitu cepat langsung menakol kepala Andra pelan, "NAJIS!" ucapnya kegelian yang membuat semua temannya tertawa.
Hal itu tidak luput dari pandangan Asha, karena sejak suara lantang Kala menggema, Asha langsung memperhatikan circle Kala itu dan mendengar semua pembicaraan mereka. "Kok dia mau ya berteman sama mereka, padahal dia punya sifat yang baik, kan kalo sama mereka nanti bisa ketularan virus cowok genitnya!" geram Asha dalam hati.
Tidak berlangsung lama, pengumuman di sekolah itu terdengar dari radio sekolah, "Assalamu'alaikum Wr Wb, tetuntuk siswa/I baru yang akan mengikuti MPLS diharapkan segera berbaris di lapangan, karena kita akan memulai apel pagi hari ini."
Asha yang mendengar radio tersebut langsung bergegas ke lapangan dan berbaris sesuai kelas yang sudah dibagikan sebelumnya. Siapa yang akan menyangka? Ternyata di kehidupan ini penuh dengan plot twist yang tidak terduga. Teman disebelahnya ternyata adalah teman SD Asha.
"Loh, Zia? Inget gue ngga? gue temen SD lo dulu yang suka pake tas Ipin!" Seru Asha
"ASHAAA, IYA GUE INGET, KALO LO TAS IPIN GUE SELALU PAKE TAS UPIN! OMG LONG TIME NO SEE U, SENENG BANGET BISA SATU SEKOLAH LAGI" girang mereka berdua yang menyebabkan salah seorang memintanya untuk tidak berisik karena upacara akan segera dimulai.
__ADS_1
Selesai upacara, MPLS dibuka oleh OSIS/MPK di SMAN Dannyran. Satu persatu orang yang memiliki jabatan tinggi memberikan pidato sambutan mereka. Awalnya Asha dan Zia tidak memerhatikan sambutan-sambutan itu karena mereka asik berbincang akan seberapa cepat poros bumi berputar menyebabkan banyak sekali perubahan dalam kehidupan.
Sampai pada akhirnya, "Terimakasih sambutannya kepasa Ketua Pelaksana MPLS pada hari ini, selanjutnya mari kita ikuti kegiatan Games! Ada yang tau ngga nih, games apa yang akan kita mainkan?" Tanya MC
"Ngga tau kak" jawab siswa/i baru
"Oke ngga apa-apa, mari kita mulai bermain Scavenger Hunt atau perburuan barang!" Games yang telah disebutkan oleh MC itu membuat riuh tepuk tangan, tentu saja termasuk Asha ia sangat ahli bermain ini sejak SMP lalu saat LDKS.
"YUHUU, KALO INI MAH GUE JAGONYA, SERAHIN AJA KE GUE" bangga Asha
Zia tidak meragukan temannya itu, karena ia tau Asha punya ambis yang kuat sehingga bisa menyelesaikannya dengan baik.
"Baik semuanya mohon tenang dulu, jadi disini Kaka OSIS/MPK sudah menyiapkan sebuah tantangannya, diharapkan untuk adik-adik membuat sebuah kelompok yang berisikan 6 orang, lalu jika sudah terbentuk Kaka OSIS akan mendatangkan kelompok kalian dan menjadi pj dari kelompok kalian, waktunya dimulai dari sekarang!"
"Aduh, gimana nih sha, kita cuma berdua, gue takut anuan" panik Zia
"Aman, Lo lupa ada gue yang easy going ini hem?, Sini ikut gue" Asha menarik tangan Zia agar ia tetap mengikutinya dari belakang dan tidak berpencar.
"Hai, kenalin gue Sadira Asha Ar-rayyan, kalian bisa panggil gue Asha, boleh kenalan?" Sapa Asha pada 2 orang asing di depannya.
"Hah, sebentar gue Inget Inget dulu" ucap Asha yang sedang mikir keras.
"Ini gue Jena pea, masa lupa sih"
"OHH JENA HAHAHA YAAMPUN GUE LUPA, SOALNYA KAN GUE MANGGIL LO DULU ITU JENAZAH" ledek Asha sambil tertawa.
"Kampret Lo sha temen tk sendiri lupa, oh iya kenalin ini di sebelah gue namanya Ica" Jena memperkenalkan temannya ke Asha.
"Halo, gue Naira Rubiqa, panggil aja Ica"
"Halo Ica, salam kenal ya gue Asha, anyway kenalin juga nih temen gue namanya Zia"
"Halo Zia, salam kenal ya, ngga usah malu-malu sama kita" ucap Jena
"Hehe, salam kenal gue Zia"
__ADS_1
"Yaudah karena udah ngumpul kita bisa jadi kelompok aja sekalian, tinggal nyari dua orang lagi, tunggu disini" Asha yang menggebu-gebu.
"E-eh mau kemana?" Tanya Zia
"Gue yakin dia mau mancing ikan, tungguin aja" jawab Jena
5 menit kemudian, Asha datang dengan menarik dua orang yang entah siapa namanya.
"HALOOO GUE SUDAH MENDAPATKAN DUA TEMAN LAGI" Jena dan Kezia hanya menepuk jidat akan kelakuan temannya itu.
"Itu siapa lo tarik-tarik begitu, kasian anak orang woi!" Panik Ica
"Tenang aman, ini temen baru gue, guys, kenalin mereka bertiga yang udah gue bilang ke kalian tadi, ada Zia, Jena, dan Ica, oh ya kalian bisa kenalin diri kalian" Asha memperkenalkan teman-temannya ke mereka berdua.
"Halo, nama gue Biu, dan ini kembaran gue, namanya Bia" mereka berdua memperkenalkan diri sambil menjulurkan tangan,
"Halo Bia Biu, Salam kenal yaz semoga kita berenam bisa makin akrab kedepannya" Kata Ica
Mereka berenam mengobroli hal-hal random agar bisa semakin mengenal satu sama lain. Tidak lama dari itu, MC kembali membuka permainan tersebut.
"Baiklah, buat yang udah ada kelompok segera berbaris ya, karena kami akan segera memulai permainan ini"
"Eh, ayo guys udah mau mulai" mereka berenam pun membuat sebuah barisan, lalu tiba tiba,
"Hai"
"Saya yang akan jadi PJ dari kelompok kalian"
______________________________________
OMGGG SIAPA YANG AKAN JADI PJ MEREKA YA?? KEEP WATCHING GUYS!!
see you in the next part !
Agar author bisa lebih semangat, jangan lupa untuk vote dan komen saran serta kritik kalian untuk membangun cerita yang lebih baik lagi!
__ADS_1
Bye bye!