
PERMOHONAN
#masa lalu
__ADS_1
angin semilir berhembus lembut disore hari ditemani sunset jingga sang langit yang menambah indahnya sore ini. para sahabat itu menikmati keindahan sang pencipta, "tumben lo ajak kita kesini ndra, apa lagi bokek lo tumben biasanya kalo gak di caffe ya di warkop", ucap vino. "sekali-kali kita juga cari tempat nongkrong gratisan lah, percuma apa yang Allah buat tidak kita nikmati walau hanya sebentar", pembelaan Andra. "sebenernya ada apa dra, pasti ada alasan lo ajak kita kesini", ucap Kevin sambil melihat lurus kebawah melihat lampu jalan yang mulai banyak terlihat karena malam telah menyapa kota. "guys bentar lagi kan kelulusan boleh gue minta satu permohonan dari kalian", kata Andra sambil menatap jauh kedepan. " emang lo minta apa bukannya lo udah punya segalanya ya, apa lo butuh kita-kita bantu persiapan pernikahan lo sama ariel, tenang aja nanti gue bantuin doa' dan bagian mencicipi makanannya". goda Enda. "itusih masih jauh upil", balas Andra sambil melirik Enda dan dibalas cengiran dan salam dua jari oleh Enda. "kali ini gue serius tolong dengerin, gue akan nerusin kuliah di Jerman, jadi gue gak bisa lagi jaga ariel, ini pertama kalinya gue ingkar janji sama Ariel dan pertama kali jauh darinya, jadi gue mohon jaga ariel buat gue", ucap Andra dengan menahan air matanya. " dan mulai besok aku akan mulai berusaha menjauh darinya untuk membiasakan diri ",lanjutnya lagi. semua mata memandang Andra dengan heran.
" Lo udah minum obatkan ya? lo stress apa gimana ndra gue mimpi ya, woy vin cubit gue," Enda yang masih belum percaya apa yang barusan Ia dengar dari seorang Andra Nathanio yang tidak pernah bisa lepas dari Ariel Rachelia. vino pun mengangguk "auuhh .. gila ya Lo Vin, beneran lagi", umpat Enda. Kevin menatap tajam Andra " Lo becandakan tadi". Andra hanya terdiam sendu dan menatap satu persatu sahabat nya yang sudah menemaninya selama 3 tahun terakhir. "ada alasan yang gak bisa gue jelasin, yang pasti ini demi kebaikan dan kebahagiaan Ariel". mereka hanya menatap andra, mereka mulai paham, sesama laki-laki ada cara tersendiri untuk menjaga seseorang yang berharga dihidupnya.
__ADS_1
"kenapa ya gue ngerasa masih ada yang mau Lo ceritain, Lo sembuyiin apa dari kita ndra, tolong jujur sama gue", paksa Kevin. " Lo suka kan sama Ariel?" balas Andra. "gue tanya apa lo jawab apa gak nyambung ndra," jawab Kevin sambil menyugar rambutnya. "jawab gue Vin, gue tau kok Lo cinta kan sama Ariel? gue bisa ngeliat dari cara Lo natap Ariel ", ucap Andra masih ngeyel. "dah gak ada hubungannya sama pertanyaan gue tadi, Lo itu kenapa sih sebenernya".
"pukul gue Vin sekali aja, gue mohon". " Lo gila ya dra", menatap tak percaya Andra " pukul pukul gue Vin kumohon", jawab Andra frustasi. " arghh ayo Vin gue mohon ", " Lo yang minta ya ndra jadi jangan salahin gue nanti".
__ADS_1
bugh.. tinju Kevin pun menyapa pipi kiri Andra. "sekali lag Vin". " gak , Lo udah gila ndra!!!!". tubuh Andra luruh ketanah dengan menekuk kakinya bertumpukan lututnya, dan mulai meneteskan air mata sambil memukul-mukul tanah. " arrghhh gue kalah Vin, gue cowok br**k, gue lemah, gue gak bisa terus ada didekatnya dan jaga dia Vin, gue sakit". Andra pun menangis, untuk pertama kalinya dia menangis didepan orang dan itu sahabatnya sendiri.