Senja Yang Telah Pergi

Senja Yang Telah Pergi
Part 3 ** Kegelisahan dan Pasrah""


__ADS_3

*Wijaya Hadi Saputra



(( mirip mirip orang luar ya emang asli nyata di ceritanya tokoh Wijaya berewokan))


*Maharani Dewiandra*



*Zahra Yenina*



*Geovani Putra Atmaja*



***


Kesokan harinya Dewi benar Benar berangkat sendiri, sengaja menghindar untuk bertemu Yeni.


Sesampainya di kantor dia menyibukkan diri dengan tugas Kantornya


seolah ingin melupakan kejadian kemaren dimana membuat hatinya kembali terkoyak.


Mengingat masa lalunya,hanya menambahkan kesedihan di kejauhan ada yang seseorang memperhatikan seperti ada kegelisahan yang nyata.


Yeni menghampirinya ""wi kamu tidak istirahat dulu'' yuk cari angin keluar beli makanan,ambil menyandarkan tubuhnya di tembok untuk menunggu jawaban dari Dewi.


" Mbak Yeni keluar sendiri ya hihihi Dewi nitip aja gimana.


Nanggung mbak lagian, males keluar tadi aku sempat membawa bekal hanya roti sih


Dengan menyodorkan wadah bekal miliknya.


Yeni mendengus kesal dengan menggeleng mengisyaratkan dia tidak mau dengan apa yang ditawarkan sahabat itu.


"" Ok lah aku keluar sendiri ya awas loo tar kamu kelaparan,nanti sepulang kerja memang mau mampir kemana tanya Yeni


"" Mampir ketempat temenku masa kuliah dulu mbak di jalan melati dekat kok dari sini..sekalian arah pulang ke rumah ucap Dewi berbasa-basi


Dengan pura pura masih tetep sibuk dia melanjutkan membolak-balik kertas di depannya.

__ADS_1


Waktu telah berlalu,dan Dewi pulang sendiri


berjanji menemui teman-temannya yang memang sejak semalaman sudah berhubungan lewat pesan Grup WAnya.


Di teras rumah Rania sudah berkumpul,para gank sahabat sejatinya dari jaman SMA Zulaika anak yang pendiam , Maulina yang super cerewet , dan Septya pertemanan mereka seperti layaknya saudara


sejak Sekolah SD sampai Menengah Atas selalu bersama.


raut wajah rania begitu cemas melihat kedatangan Dewi dengan muka yang kusut.


**,habis digebukin hansip ya muka di tekuk begitu happy dong Wi bertemu temannya bukan malah manyun aja ucap maulina asal..''.


dengan antusias Dewi menceritakan dengan teman-temannya pertemuannya dengan Wijaya yang sudah memiliki istri dan dua anak perempuan.


sebagai pendengar setia semuanya hanya diam.


" Wah kamu jangan menaruh rasa lagi ya kasian tuh sama calon suamimu timpal Riana


hahaaha mau jatuh cinta lagi wah jangan sampek ya tapi semua itu tergantung hatimu aja deh mantab kan dulu dengan segudang petuah Septya..?!! yang mulai bermunculan''' membuat siapa aja yang mendengarkan merasa pusing tujuh keliling.


Membuat hatinya gusar padahal bulan depan adalah hari dimana dia melepas masa lajangnya.


Dewi di jodohkan dengan saudaranya jauhnya, yang tidak ada sama sekali rasa cinta


karena desakan tantenya dia benar- benar pasrah mungkin dengan pernikahannya dia akan melupakan masa lalunya.


Geovani Putra Atmaja calon sekaligus saudara sepupunya memang sangat penurut walaupun dia sudah mempunyai pacar,tapi masih mengikuti perintah orang tuanya untuk menikahi Dewi.


tanpa di sadari ternyata percakapannya dengan teman - temannya hampir satu jam


karena hari sudah senja dia bergegas pulang takutnya pulang kemalaman.


Yeni sebenarnya mulai curiga dengan gelagat suaminya,yang sering menanyakan perihal Dewi, tapi karena Dewi sering ke rumah dan masih baik dengannya


dia mulai melupakan pikiran pikiran jelek tentang sahabatnya..


Di kantor Wijaya jadi tidak konsen bekerja dalam benaknya hanya teringat akan kesalahan yang dilakukan dengan Dewi


mau minta maaf juga tidak mungkin bertemu aja jarang-jarang itupun selalu ada Yeni,dia tidak mungkin berdekatan dengan wanita manapun Wijaya takut akan melukai hati istrinya...


Dreed


Dreed

__ADS_1


suara dering telpon Wijaya memecahkan lamunannya .


...pa,,??? dimana nih dah malam kok belum pulang sih ;;';?? kemana aja apa masih di kantor


cerocos Yeni tanpa ada jeda untuk menjawab


"" iya sebentar lagi juga pulang ada apa ...


barusan meeting nih ucap Wijaya.


tutt tuttt


tanpa berkata kata lagi Yeni mematikan ponselnya.


dengan tergesa - gesa Wijaya keluar dari kantor


ternyata seluruh karyawannya sudah pulang


hanya tinggal dia sendirian.


Selamat malam pak .."" sapa satpam yang berjaga


Wijaya hanya tersenyum dan menepuk pundaknya...


Ok pak duluan ya...!!??


*******


Sampai dirumahnya sudah larut malam,dengan bibir yang maju bak ikan Koi.


Yeni menyapa suaminya.


""Mas kamu kenapa sih sekarang lebih betah di kantor daripada di rumah" ga capek apa seharian di kantor kayaknya dah ga ada waktu buat anak anak ,mas marah sama Yeni


" Udahlah say ga usah berdebat dengan hal kecil yang g jelas,aku tuh capek bukannya kamu siapkan makan malah ngomel melulu.


"Tapi kan aku butuh ngobrol mas sama kamu tidak seperti ini kamu datang udah malam langsung istirahat sepertinya tidak ada aku aja....ucap Yeni sambil merebahkan badannya di ranjang.


Karena dah beberapa minggu jarang bercinta Yeni kesal dengan suaminya.


menunggu suaminya dikamar mandi ternyata membuat dia ketiduran,


setelah Wijaya selesai mandi dia membuka pintu kamar hanya melihat ibu dari anak anaknya tertidur pulas,di sentuh keningnya dan dikecupnya, rasanya tidak tega membangunkannya.

__ADS_1


)) next nya***** nunggu author mood kembali ya


lagi fokus sama kerjaan harus segera kelar dan bisa lanjutin lagi....


__ADS_2