
Dengan mengandeng tangan menantunya Arimbi menuruni tangga kediaman Andrian,
dalam hatinya merasa puas akhirnya anaknya akan terpisahkan dengan wanita yang tidak di sukai nya.
""Kamu cantik sekali nak..?? kata Arimbi menghela nafas menahan kegembiraanya
"Ah biasa aja te ,,?? " ucap Dewi malu malu
sampai di bawah Geo tak berkedip memandang sepupunya yang akan dinikahinya
..Ternyata cantik juga,," ???bergumam sendiri dan terpana dia melupakan Clara barang sejenak.
Dewi duduk disampingnya Geo tidak berani menatap suaminya...
teringat pernikahannya yang tidak ada rasa saling cinta
hanya menunduk menunggu pak penghulu memulai acara ijab kabulnya..
"Bagaimana bapak ibu bisa dimulai acara ijab kabulnya ???" tanya penghulu kepada yang hadir
iya pak...???
iya pak..???
Dengan semangat 45 teman teman Dewi membuat gaduh
Acara dimulai penghulu memegang tangan Geo dan mulai bertanya
'" apakah saudara Geovani Putra Atmaja siap ...??!!
""ehmmm iyaa yaaa pak ???"" dengan gugup Geo menjabat tangannya melihat sekeliling dengan hati yang berdegup kencang
"" Saya nikahkan saudara Geo Putra Atmaja dengan Maharani Dewiandra Bin Andrian dengan mas kawin seperangkat alat sholat dan 1Set emas berlian dibayar tunai...?;"
tanpa menunggu lama Geo mulai mengucapkan secara cepat dan benar....
Semua yang hadir dibuat tenggang takut jika terjadi salah mengucapannya.
sah...!???
sah..!???
sah...!???:
sah;!!??"
teriak semua yang hadir....???
Dewi memegang tangan suaminya dan mencium telapak tangannya.
__ADS_1
Tapi bukan ciuman di kening yang di terima.
"" cukup bersikaplah manis didepan orang orang hatiku bukanlah milikmu!!!!""dengan berbisik Geo mengatakan ditelinga Dewi
Deg,,...
Deg...!!!
hatinya seperti ditusuk sebilah pisau,jika bisa menangis dan berteriak mungkin akan di lakukan.
Tapi tidak akan ada yang bisa dilakukan Dewi hanya tersenyum dibuat semanis mungkin
tidak ingin melukai hati papanya yang begitu dia sayang.
""Semoga kau bahagia nak""''???papa berharap kamu akan menemukan kebahagian dengan suamimu harus jadi istri yang baik dan sholehah ucap papanya sambil mengelus elus kepala putri kesayangannya.
Dewi hanya mengangguk dan meneteskan air mata,dia tidak tau lagi akan bersikap bagaimana sekarang sudah menjadi istri yang sebentar lagi mengikuti suaminya.
Setelah acara selesai, mama Arimbi bernafas lega
teman ,saudara dan semua yang hadir mengucapkan selamat.
Bak kepiting rebus Dewi menahan malu, hanya tersenyum tanpa berkata kata.
Geo yang setelah ijab kabul,bukannya menyalami tamu bersama -sama Dewi malah pergi ke taman duduk sambil menelepon clara.
"" haloo ,,, ???sayang
"" gimana mas acaranya lancar, ?????""kamu benar benar tega !"...sambil terisak clara menerima telpon dari Geo.
"" sudahlah besuk kutemui kamu,tunggu aku di cafe biasanya sayang..???? ucap Geo parau sambil mengigit bibir takut clara tidak menyetujui
tuttt......!!!
tuut....!!!
tuttt..!!!!
tuttt...!!!
Geo mematikan telponnya belum sempat clara membalas.
Dia tidak ingin kehilangan wanitanya yang 2 tahun telah menemani, sejak cinta pertamanya pergi meninggal dan menikah dengan orang yang menjadi pilihan orang tuanya.
Didalam ruangan suasana masih ramai
Dewi sedikit terhibur karena sahabatnya , masih berbincang bincang dengan guraunya membuat yang mendengar merasa malu..
"" wah malam ini bakalan ada gempa nih...?!! " sambil melirik Dewi..Rania menyeloroh
__ADS_1
;hahhhahahha. ...???iya kayaknya kita bakalan terabaikan ya Ran ????""!!!!ucap maulina sedih.
sambilll berpelukan dengan semua teman ""Ganknya""
Gaklah kita akan tetap kumpul seperti biasa dong ,mana mungkin aku lupa ....Dengan senyum yang mengembang Dewi menimpali. maulina.
ok ok dah waktunya pamitan lo Wi;;"" sudah malam tar kamu ga jadi istirahat dong Samawa ya.....yuk plend kita ke papa Dewi....masak pengantin baru mau kita tunggui sampai besuk pagi.... dengan terkekeh Septya megerlingkan matanya .
hhahhhhahhh
hahhhaha
hahahhaha
***Satu jam kemudian...
Suasana yang tadinya riuh ,tiba tiba sunyi semua tamu undangan sudah berpamitan.
tak lupa Orang tua sekaligus mertua Dewi berpamitan.
kini hanya tinggal papa Andrian, Dewi dan Geo
"" Nak kalo capek segera tidur""'???" dengan senyuman papa Andrian berkata pada Geo.
Geo binggung mau tidur dikamar Dewi gengsi dan tak enak hati walaupun sudah menjadi suami istri tapi hatinya masih belum menerima.
"" iya Om masih belum capek kok,ucapnya pelan.... sambil duduk rebahan di kursi ruang tengah ,sambil memijit - mijit kepalanya yang tidak pening.
Setelah kepergian teman dan saudaranya Dewi ke kamar mandi untuk membersihkan badannya dinyalakannya shower dia menangis dibawah guyuran air batinnya benar - benar tersiksa tidak menyangka suaminya dingin seperti beruang kutub.
.
.
.
.
.
.
.
,,β€οΈβ€οΈπMinta dukungan ,vote dan likenyaππ ya...
jangan lupa tinggalkan jejak komennya
supaya author semangat lanjutin ceritanya.βοΈβοΈππ....
__ADS_1
salam manis dan sayang.ππππ