Senja Yang Telah Pergi

Senja Yang Telah Pergi
Part 6** Pernikahan**


__ADS_3

Waktu telah menunjukan jam 8.00 ,Dewi dan Yeni bergegas keluar dari kantin,menuju kantornya disepanjang jalan terus asik bercanda.


Gimana kalo minggu ini kamu ikut kami ke pulau dewata Wi "" tanya Yeni berharap.


"Aku sepertinya ga bisa mbak, hari minggu besuk pernikahanku dengan mas Geo.


Yeni spontan berteriak"apa kamu mau menikah???",dengan menutup mulutnya kaget.....


'kok kamu tidak pernah cerita kalo sudah mau menikah sih.


trus gimana nih aku dapat undangan tidak,


"aku mencoba memegang dan memeras tangan mbak yeni supaya tidak ada seorangpun tau percakapanku....


"mbak diamlah!!!?" hanya kamu di kantor yang tau aku menikah lo, kalau mbak Yeni tidak sibuk bisa datang ya,tidak ada undangan hanya teman dan kerabat saja kok....???"" Dewi berusaha menjelaskan.


Yeni sangat tidak percaya selama ini Dewi hanya cerita masalah kantor ,kerjaan atau teman temannya tidak pernah menyinggung mau menikah


Kenapa tiba tiba mendadak sekali.


"" Tapi wi kamu tidak ada masalah kan,kok mendadak sekali pernikahanmu...??"


hahhahahhaa


hahahhahaa


" kamu tidak tidak sedang membohongiku kan..??? sambil tertawa kecut berusaha menyembunyikan ke kagetanya dan merasa senang kini temannya tidak jomblo lagi.


+-"Promise me " mbak Yeni jangan bilang siapa siapa dulu ya khususnya orang kantor.


"" Ok sip ..ucap Yeni dengan menunjukan jarinya tanda setuju.


Sampai diruangan mereka berpisah ,karena sekarang Dewi menjadi asisten pak Ali sedangkan Yeni masih tetap dengan posisinya.....????


Dewi termasuk orang yang cekatan dan mudah memahami.


Pak Ali lelaki paruh baya yang supel dan energic walaupun umurnya dah kepala 5 menganggap Dewi anaknya sendiri jadi merasa nyaman jika berkerja dengannya...


Dewi mulai mengotak atik berkas yang menumpuk dihari jumat kemaren,karena buru buru pergi ke rumah tantenya.


mengerjakan halaman demi halaman,tak terasa waktu sudah siang.


tok tok tok


" Boleh saya masuk pak tanya Dewi pelan,,??"


sambil berjalan menata hatinya yang dag dig dug jantungnya hampir berhenti bernafas karena takut dan tidak enak Dewi berusaha menenangkan hatinya yang sedikit gugup

__ADS_1


pasalnya hari ini dia akan meminta ijin untuk tidak masuk kerja 3 hari.


he kenapa malah benggong masuk!!! ucap pak Ali


ehm eh eh ?? iya pak ....terbata bata Dewi bergumam dengan pelan


"" ada perlu apa wi,ada dokomen yang perlu aku tanda tangani ya.


oh bukan pak ini '' saya mau minta ijin minggu depan tidak masuk kerja ada acara keluarga pak....


apa acaramu begitu penting sampai kamu ,minta ijin segala.."" kalau bapak boleh tau ada acara apa.


dengan malu malu Dewi menceritakan kalo minggu depan adalah hari pernikahannya'


' Minggu depan saya menikah pak,tapi hanya di rumah tidak ada acara besar -besaran atau resepsi jadi mohon maaf tidak ada undangan...'""??? dengan sedih dan menundukkan kepalanya.


"" iya bapak akan mengijinkanmu Wi,kenapa kamu tidak bahagia!!???"",kok bukannya senang malah dari tadi hanya menunduk....dengan terkekeh pak Ali menyungingkan senyumnya...


menepuk pundaknya sambil berlalu dan mengucapkan selamat.


Waktu telah berlalu


Dewi yang memeriksa ponselnya,kaget begitu banyak pesan masuk.


tak satupun yang dibalas


Wijaya: balas donk wi , aku mas wijaya gimana kamu masih di kantor ya.


Wijaya: jika kamu membuka pesanku ini mas berharap kamu mau membalasnya wi...aku hanya mau menjelaskan dan meminta maaf padamu,jangan kau buat aku mati dengan rasa bersalahku.


***


Dewi mulai gusar antara menjawab pesan atau di abaikan.


dia memberanikan diri menulis kata demi kata yang ingin melupakan masa lalunya dengan memulai kehidupan barunya.


Dewi : assalamualaikum, mas aku baik baik saja sekarang perjalanan pulang.aku sudah memaafkan mas sejak aku pergi dari rumahmu.


Dewi hanya menginginkan mas wijaya hidup dengan bahagia kita berteman seperti biasa wassalam


Pesan singkat Dewi membuat Wijaya bernafas lega beban yang dia pikull selama ini rasanya sudah dilepaskan begitu saja.


dia menghapus pesan pesannya semua di ponselnya tidak ingin istrinya mengetahui apa yang telah iya lakukan.


Dengan gembira di pulang ke rumah, bertemu anak dan istrinya yang berusaha ia cintai.


Wijaya juga sudah menyiapkan liburan yang diminta istrinya bersama keluarga kecilnya.

__ADS_1


**flashback on**


Didalam cafe Geo berusaha menjelaskan perihal pernikahanya kepada pacarnya,merasa dikhianati ,sakit hati dan diabaikan clara mulai menangis sesegukan didalam pelukan Geo sambil mengelus dan mengecup rambutnya Geo menenangkan hati pacarnya yang sudah 2 taun menemaninya.


"Mama arimbi benar- benar tidak suka padaku mas..???!"apa salahku apa aku kurang baik di matanya...??" dengan kasar menepis tangan Geo yang akan menyeka air matanya.


""clara.??? "" tidak seperti itu aku tetap mencintaimu, aku hanya tidak ingin mengecewakam mama yang sudah dari dulu ingin aku menikah dengan Dewi anak Omku.


dengan sedikit penekanan Geo mengucapkan agar tidak melukai gadis yang ia cintai.


"" tapi kenyataannya kamu juga mau kan mas, kenapa kamu tidak menolaknya"


*"a 'aku janji padamu cla, akan tetap menghubungimu.kita akan sama seperti dulu.


Dengan senyum kemenangan clara mulai mencium i Geo...dia tetap tidak ingin melepaskan walau akan menjadi suami orang lain....???


Dari kejauhan seorang gadis melihat itu semua,hatinya benar - benar pilu...tidak sengaja dia mampir ke cafe dan mendapati calon suaminya ternyata masih mempunyai hubungan dengan wanita lain.


tapi di pendamnya rasa yang berkecamuk dalam hatinya.


""ah biarkan saja toh aku juga tidak mencintainya, hanya terikat kebaikan sama tante dan om saja... (( bisiknya dalam hati)).


*******


Waktu bersamaan keluarga Yeni pergi berlibur sedangkan Dewi melangsungkan pernikahanya.


Dikediaman bapak andrian sudah berkumpul semua keluarga, sepupu dan sanak saudaranya.


'' wah ratu sehari nih cantik banget, cerocos rania....


""kamu benar cantik wi kayak malaikat turun dari kayangan looo hahahhahaa"""" Septya tertawa terbahak bahak saking senangnya.


"sudah - sudah para jomblo mania di larang iri ya''!??? ...Maulina dengan senang meng olok olok teman temannya yang belum menikah.


"" wah seragam kita perlu di abadikan nih dah kayak ' *bridesmaids* yang di artis ibukota looo ucap teman temannya kompak


hhahhahaha


hahahahaa


hahhahaha


hahhahahaa


Dengan gembira teman- temannya , mengoda Dewi,mama arimbi yang terlihat senang menghampiri menantunya.


" Nak " dah siap belum kita keluar acara dah mau dimulai lo.

__ADS_1


"iya, tante bentar lagi keluar...???"


arimbi menghampiri Dewi dengan wajah yang berbinar binar dalam hatinya merasa senang dia dah lulus memisahkan anaknya dengan wanita pub yang tidak ia senangi.


__ADS_2