
Setelah pulang sekolah, Fenny ingin mengajak makan bareng bersama mereka. Karena ini pertama kalinya, jadi Fenny ingin ngerayakan bersama mereka.
Mereka sedang berjalan bersama dengan kekompakan sambil bahas yang lucu, dan akhirnya mereka melihat ditempat itu seperti nya lumayan. Setelah itu, mereka masuk didalam itu.
Mereka langsung duduk ditengah itu, yang dibelakangnya itu seorang Artis digrup "Shey". Hanya saja mereka adalah seorang Artis grup "Shey" menjadi baru di tahun ini, bahkan lebih terkenal lagi, karena ketampanan mereka lebih tinggi dibandingkan yang lainnya.
Mereka pun melihatnya cewek-cewek itu mau duduk ditempat dipilihnya. Tak disangka Farrel begitu serius menatapkan ke Ayaka, malahan Ayaka lebih terkejut begitu melihatnya.
Ayaka : (Kenapa dia sih?)
"Ayaka malah bingung, tiba-tiba menatapkan begitu seram".
Fenny : Hei apa yang kamu tunggu? Kesini dong!
Ayaka : Eh iya.
"Ayaka kaget karena dipanggil langsung duduk disampingnya"
"Pelayan datang menghampiri mereka, ingin menanyakan nya".
Pelayan : Ada yang bisa bantu?
Fenny : Aku ingin pesan sup daging dan minumnya rasa mangga ya.
"Dengan tersenyum lebar setelah pesanan".
Pelayan : Oke siap.
"Pelayan jadi terpesona dengan keimutannya".
"Kirana jadinya perhatikan mereka".
Kirana : (Ampun deh).
"Fenny pun menanyakan pada Ayaka".
Fenny : Ayaka, pesan apa nih?
Ayaka : Hmm.. ya.. aku mau pesan bakso aja ya.
"Ayaka sedang menghemat uangnya".
"Fenny malah bingung mengapa Ayaka pesan semurah itu".
Fenny : (Ada apa dengannya?)
"Kirana langsung paham mengapa Ayaka pesan semurah itu".
Kirana : Kali ini aku traktir deh! Sekali-kali loh ya!
Fenny : OMG? Tumben nih? Yaampun bebebkuu.. Unchhh...
"Fenny kaget dengarnya, langsung ingin memeluknya sambil ingin menciumnya di pipi Kirana".
"Kirana gak ingin dekat dengannya, bikin geli gimana gitu, lalu dorong pun kepala nya".
Kirana : Hentikan!
"Bicaranya cuek pada Fenny".
Fenny : Cih!
"Fenny ngambek karena Kirana begitu cuek dan gak ingin dipeluk nya".
"Setelah dengar mereka lagi bicara, tapi tetap aja pesanannya sama".
Ayaka : Bakso aja deh hehe.
"Karena Ayaka merasa gak enak ditraktir begitu kenal pertama kalinya".
Kirana : Gapapa! Pesan aja banyak, plis hargai aku!
"Kirana pun langsung tanpa basa-basi".
Ayaka : Tapi...
"Namun Ayaka sulit menolaknya".
"Fenny pun terkejut dengarnya, maksud Kirana ingin baik padanya".
__ADS_1
Fenny : Ayaka terima aja oke? Sekali-kali kok, gapapa.
"Fenny akhirnya paham, dipikirnya kalau Ayaka bukanlah orang kaya".
Ayaka : Baiklah kalau begitu.
"Ayaka jadinya gak bisa menolak, mau gimanapun namanya teman harus saling menghargai".
Ayaka : Tapi sebagai gantinya, kapan-kapan aku traktir ya? Jangan menolak loh, hehe.
"Ayaka kembali ceria lagi ingin mentraktir mereka".
"Mereka jadinya setuju dengan tersenyum, seolah olah kalau Ayaka sedang lucunya".
Kirana : Setuju!
Fenny : Setuju banget!
"Dengan nadanya mentel".
Akhirnya mereka pun udah pesanan tapi setelah tau pesanan begitu banyak.
"Kirana kaget begitu melihatnya".
Kirana : Hey, apa kamu sanggup makan sendirian?
"Dengan suaranya begitu lemas".
Kirana : (Aku bukannya pelit, tapi ini gimana mau habiskan? Rasanya perut ku mau meledak).
Ayaka : Tentu saja untuk bertiga kita dong. Gak mungkin juga aku makan sendirian, hehe.
"Dengan wajahnya begitu polos, namun menggemaskan".
"Mereka malah kaget duluan, setelah tau mendengarnya".
Ayaka, Fenny : (What?!)
"Mereka jadinya ngomong didalam hati".
Fenny : (Oh my God, dietku huhu).
Kirana : (Yang bener aja? Astaga mau muntah!)
"Tanpa sadar Ayaka malah kaget karena mereka selalu perhatikan Ayaka".
"Ayaka jadinya malu, merasa kurang sopan".
Ayaka : Anu.. aku minta maaf ya, abisnya senang banget sih hehe.
Setelah Ayaka ngomong gitu ke mereka, malahan mereka senang juga karena Ayaka senang. Jadi mereka udah gak peduli berat badan demi Ayaka senang udah cukup bagi mereka.
Fenny : Pfft.. Lucu banget deh kamu. Baiklah ayo makan yang banyak.
"Fenny jadinya ketawa karena Ayaka lucu, jadi semangat nya makin bertambah untuk makan bareng".
Kirana : Dasar hehe.
"Kirana ikut ketawa dikit".
Pada akhirnya mereka makan bersama dengan bersemangat sampai kenyang pun.
Tapi mereka gak sadar, daritadi mereka ngomong, grup Shey itu kedengaran sampai jelas karena teriak mereka jadinya terganggu.
Aiden : Wah.. dasar makhluk betina aneh, udah ribut aihh..
"Dengan suara mentelnya".
"Kin mendengar nya Aiden dengan menjijikkan".
Kin : (Sumpah! Ngomongnya aja udah muntah aku, geli nj*rr!)
"Aiden malah ngomong berkali-kali".
Aiden : Tau gak sih, aku tuh sukanya sama cowok loh.
"Setelah bicaranya pun, malah deketin dengan genitnya sama Kin".
Aiden: Oh my God! Kin, kamu tampan sekali sih.
"Kin frustasi, gak tahan banget deketin orang dianggap homo".
__ADS_1
Kin : Sialan! Minggir! Jangan dekat-dekat aku!
"Aiden jadinya didorong, malah jatuh cinta dengan caranya paksaan".
Aiden : Aduh.. bikin jatuh cinta deh, dekat lagi ah.
"Dengan suaranya genit".
Kin : Sint*ng!
"Kin malah ngomong sama Galen".
Kin : Hey! Tukar duduk!
Galen : Gak!
"Dengan suaranya tegas".
Kin : (Apa?!)
Kin : Sialan!
"Aiden berusaha dekat dengannya Kin, ingin bantu meredam emosinya".
Aiden : Aduh jangan marah marah dong. Sini biar aku peluk.
"Dengan suaranya mentel begitu dekat tangan Aiden sentuh badannya Kin".
"Kin jadi habis kesabaran, mendorong nya Aiden, untuk mau pulang sendirian".
Aiden : Aduh.. Jadi sakit kan, dasar kamu. Uh!
"Aiden udah nyerah, lagipula masih banyak waktu untuk godain Kin".
"Farrel pun perhatikan Kin mau keluar, tapi ditarik tangannya tiba-tiba".
Farrel : Jangan gegabah! Lihat diluar ramai begitu, apa kau sanggup?
Kin : Sialan! Grup mu aneh sumpah!
Farrel : Sudahlah, terima aja kenyataan. Sesama anggota pun, walaupun gak kenal wajar karena kita baru masuk grup ini kan? Cobalah pahami sifat diantara kita.
"Kin jadi gak punya pilihan, bukannya gak punya pilihan, malah lebih nyesal kalau bergabung dengan homo".
Kin : (Sialan! Kalau tau gini, siapa juga mau bergabung grup aneh sint*ng!)
"Kin langsung duduk disampingnya lalu mendorong nya".
Kin : Minggir! Jangan coba-coba deketin aku!
"Aiden malah makin jatuh cinta dengan paksaan itu, Aiden jadinya nurut".
Aiden : Oke, Aku gak akan ganggu. Unchh.
"Dengan caranya gemesnya untuk Kin".
"Kin jadinya bengong, bercampur aduk gak ada rasanya senang".
Kin : (Sumpah! Diantara mereka gak ada satupun normal. Walaupun Farrel pun, kelihatan kek bencong, barusan ditarik tanganku gitu kek cewek nj*rr!)
Setelah selesai mereka berdebat, akhirnya mereka jadi terdiam. Tapi tiba-tiba ngomong nya serius karena perlu asisten untuk digrup ini.
Galen : Guys! Karena kita anggota baru, jadi bergabung grup Shey, seperti nya kita membutuhkan asisten? Siapa tau kalau kita sedang sibuk-sibuknya, siapa yang akan mengurus?
Mereka jadinya serius banget, karena Farrel bicara begitu sangat penting.
Farrel : Oke, aku setuju itu.
Kin : Asisten cewek aja.
"Karena Kin pasti merasa kesal, rusak mood karena mereka gak normal, jadi lebih baik kalau asisten cewek".
.
.
.
.
__ADS_1
.
Jangan lupa like, komen, rate dan vote ya.