Seorang Wanita Cantik, Rela Menyamar Menjadi Pria

Seorang Wanita Cantik, Rela Menyamar Menjadi Pria
Konser Artis di Grup SHEY, nontonlah sepuas kalian.


__ADS_3


Farrel // Kin // Aiden // Galen


Akhirnya... Muncullah mereka artis digrup SHEY, seluruh didalam gedung meneriakkan nama mereka bergantian sampai mau hancur telinga mereka. Tapi mereka gak perduli sesakit apapun didalam tubuhnya, gerak ditubuhnya, telinga, suara, bahkan terus menangis tanpa berhenti. Karena mereka senang kehadiran nya "SHEY". Bagi mereka kesempatan hanya sekali tak akan dilupakan tampilan digrup SHEY.


Mereka bertiga ini menahan dengan telapak tangannya untuk menutup telinganya.


Kirana : Gila, sumpah! Mau pecah kupingku! Apasih hebatnya sama mereka? Arghhh!


"Kirana sakingnya kesal karena gak tahan dengan suara teriakannya".


Ayaka : (Haha iyaya, mau pusing rasanya).


"Karena Ayaka cuma berdiam diri, muncullah teriaknya kuat sampai kunang-kunang dimatanya".


Fenny : (Wah... Cogan-cogan pada datang).


Fenny : AAAAAA.... Shey Shey, Oh God! Ganteng banget sumpah! Ahh...


"Fenny pun bengong melihat mereka, karena kegantengan mereka. Sampai mau teriak bahkan kuat pun. Karena saking nya senang kehadiran mereka, sampai mau menangis karena gak tahan bahagianya terus menerus".


Mereka berdua pun melihat Fenny menangis sendirian. Dengan ekspresi yang...



Kirana : Jelek banget ekspresi nya, hahahaha...


"Setelah melihatnya Fenny menangis, malah ketawa duluan karena eskpresi nya saat melihat mereka begitu menyedihkan".


Ayaka : (Syukurlah, sepertinya Fenny suka banget nonton mereka).


"Karena beruntung akhirnya dapat membalas kebaikan untuk mereka walaupun ini hanya dikasih seseorang".


Pertunjukkan mereka pun dimulai menyanyikan lagu terbaru adalah "Hello Shey!"


Hello hello Shey!



Aiden William


Hello hello hay hay Shey~



Galen Abhivandya


Hoo.. Hoo... Haaa...



Farrel Bratadikara


Param Paran Pam Pam



Kin Dhananjaya


Beatbox~ B T T K ...


Seluruh didalam gedung itu bahkan lebih meneriak lagi "kyaaaaa" dengan suara mereka membuat pingsan.


Fenny : Oh God, ternyata lebih tampan! Aku adalah fans sejati mu! Hello Shey~


"Tetap melihat nya mereka lagi menyanyi terus sampai lupa ada mereka disisinya, setelah itu Fenny malah ikut menyanyi sambil menangis".


Kirana : Itu kah Farrel? Wah.. Ternyata tampan juga ya, heh!


"Menanyai Ayaka sambil berbisik telinganya dengan wajahnya santai".


"Ayaka malah muncul memerah pipinya, Blush!"


Ayaka : Hentikan, Ran.


Ayaka : (Gak nyangka banget, ternyata dia artis yang kasih nomor telepon sekaligus tiket VIP bahkan 3 biji pun).


"Kirana pun melihatnya memerah pipinya Ayaka".


Kirana : Hehe, kok malu nih? Hahaha...


"Suka banget ngerjain nya sama Ayaka karena seru".


"Fenny melihat nya mereka lagi berbisik sambil ketawa".

__ADS_1


Fenny : Apa kalian gak niat nonton sih? Seru tau!


"Hanya menyuruh nonton mereka agar tidak menyesal".


Kirana : Iya, ini lagi nonton kok.


"Setelah melihatnya masih saja menangis".


Kirana : Hentikan itu! Mau sampai kau menangis terus? Lihat tuh mata mu bengkak loh.


"Ingin perhatian padanya, karena udah berlebihan menangis terus menerus".


Ayaka : Fenny, sebaiknya buang aja dulu ingus mu. Ini aku punya tisu basah.


"langsung kasih tisu basah ke tangan Fenny".


"Kirana pun perhatikan mereka dikasih tisunya".


Kirana : (Kok rasanya firasat ku buruk ya, jangan-jangan...)


"Fenny pun membuka tisu basah agar lebar lalu basahi hidungnya".


Fenny : "Suara ingus"


"Kirana merasa jijik melihatnya sekaligus mendengarnya".


Kirana : Jorok! Heh! Jauh jauh dariku!


Fenny : Ohiya, sejijik inikah? Hmm... Boleh juga, main main lah dengan tisu ingusan ini. Haha...


"Fenny melihatnya Kirana merasa menjijikan dengan tisu basahnya sekaligus didalam ingusan nya. Setelah itu malah dapat ide untuk mengerjai Kirana dengan menggunakan tisu basahnya".


Kirana : Hentikan! Aku bisa muntah loh!


"Kirana menahan rasa kemuntahan nya".


Fenny : Sayang sekali, ini gak bisa dihentikan. Marilah sayang, biar ku ngelap wajahmu yang sok ngeselin itu. Hehe...


"Fenny malah senang ngerjain terus menerus, karena saking serunya sampai lupa pertunjukkan mereka sedang menyanyi".


"Akhirnya Kirana gak tahan, jadinya muntah dibawah kakinya Fenny".


Kirana : Hooeekk! Sial! Jijik, sumpah!


Ayaka : (Ternyata, Ran punya hobi gitu ya suka kali muntah, haha).


Author : Pertunjukkan mereka akhirnya selesai juga! Benar-benar keren, bahkan luarbiasaaaaaaa seduniaaaa!


Sungguh, terharu banget ya? Sayang sekali ini terakhir untuk kalian! Semoga ada kesempatan kedua kalinya...


Bye bye!~


"Fenny sadar mendengar Author, ternyata udah selesai juga. Tapi..."


Fenny : Apa ini Ran, ish! Jorok kali kau! Ngapain kau muntah di kaki ku!


"Saking nya kesal, sampai ingin muntah lagi biar impas tapi sayang gak jadi".


Kirana : Siapa duluan sint*ng! Kau malah kasih ingusan. Puaskanlah!


"Kirana malah lega rasanya".


Ayaka : Udah udah kalian ini, beneran deh. Hehe...


"Ayaka menyadarkan Fenny untuk pergi kekamar mandi".


Ayaka : Yuk, bersih kan dulu. Ran ikut?


"Kirana terkejut, malah diajak untuk melihatnya Fenny lagi bersihkan".


Kirana : GAK!


"Nadanya teriak".


"Ayaka kaget dengarnya".


Ayaka : Santai aja dong, Ran. Hehe... Kalau gitu kamu disini dulu ya.


"Fenny pun jalan kaki dengan pelan-pelan, karena terasa hangat dimuntahkan nya".


Fenny : Ayaka, hiks hiks... Jijik banget, ewh!


Fenny : Hahaha... Rasain hehe... Senjata makan tuan dong! Hahaha...


"Fenny sangat puas sekaligus tertawa terbahak-bahak".

__ADS_1


Ayaka : Yang bener aja deh. Hehe..


"Berusaha membantu menyadarkan Fenny dengan pelan-pelan".


"Fenny berusaha wajahnya menoleh kebelakang Kirana".


Fenny : Punya teman gak ada akhlak emang!


"Dengan wajahnya kesal".


Kirana : Hahahaha...


"Malah ketawa terbahak-bahak terus sambil memegang perutnya".


Kirana : Sial! Sakit perut aku.


Mereka bertiga berusaha keluar didalam gedung itu, mereka lagi ke kamar mandi untuk membersihkan kakinya Fenny, Ayaka pun menyiram kakinya. Sementara Kirana masih diluar sembari menunggu kehadiran mereka.


"Kirana sedang mencari sambil melihat bolak balik, karena ingin foto bareng dengan artis".


Kirana : Apa artis itu muncul disini gak ya?


"Sedang berbicara sendirian".


Kirana : (Gak mungkin lewat disini, karena rame orang ya).


"Terpaksa main sosmed karena bosan sendirian".


Dikamar mandi


Fenny : Akhirnya selesai juga, jorok banget sih Ran!


"Dengan nadanya menjijikan, wajahnya ngeselin".


Ayaka : Pfft..


"Karena melihat nya, rasanya lucu jadi ingin ketawa dikit".


Ayaka : (Tapi setidaknya beruntung banget sama sahabat ku sendiri).


"Sedang batinnya sambil tersenyum".


Mereka terus berjalan menuju Kirana, tapi ada seseorang sentuh bahu nya Ayaka. Ayaka pun kaget begitu melihat nya kebelakang, sedangkan Fenny terus berjalan kedepannya.


Farrel : Ada yang mau bicarakan, kemarilah.


"Dengan bisik nya telinga Ayaka, nadanya pun pelan sambil tersenyum".


"Tiba-tiba Ayaka merasa merinding karena berbisik di telinga nya".


Ayaka : Maaf ya, aku harus balik!


"Ayaka pun berusaha mengejar mereka dengan terburu-buru".


Posisi mereka dekat kamar mandi, masih sepi belum ada orang, karena karena kebanyakan dikamar mandi didalam gedung itu.


Farrel : (Eh, sedang pergi dariku? Takkan kubiarkan!)


"Farrel langsung bergandengan tangan nya semakin kuat, agar Ayaka tidak bisa melepaskan tangan Ayaka".


"Begitu dapat bergandengan tangannya, menoleh kebelakang dengan wajahnya ngeselin".


Ayaka : (Kenapa dia sih?!)


Ayaka : Apa mau mu?


"Nadanya sangat kesal".


Farrel : Bukannya, kamu seharusnya membalas budi untukku? Hmm...


"Berbisik lagi ditelinga nya dengan nadanya pelan dan tau caranya membuat nya malu, sambil tersenyum curiga".


"Ayaka terkejut mendengarnya melewati berbisik di telinga nya, setelah itu muncullah pipinya Ayaka memerah sampai salah tingkah".


.


.


.


.


.


Jangan lupa like, komen,vote dan rate ya!

__ADS_1


__ADS_2