sepenggal kisah di sma

sepenggal kisah di sma
pertemuan singkat


__ADS_3

sebulan Dinda menjalani sebagai siswi SMA ia sudah terbiasa dan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya termasuk teman dia tipe gadis yang tertutup tetapi ramah banyak yang berteman dengan dia guru pun menyukai Dinda ya karena dia pintar dan sopan ..


saat bel istirahat berbunyi dia memilih perpustakaan sebagai tempat dia mengistirahatkan otak nya yang dari tadi pagi mengerjakan mata pelajaran matematika yang menguras otaknya untuk berfikir


" Din mau kemana?" tanya Nabila "aku ke perpustakaan bil "jawabnya "ohh ya udah kalo kamu mau ke kantin nanti nyusul aja yah aku ke kantin ini perut gak bisa di ajak kompromi" Dinda hanya mengangguk , keduanya pun pergi meninggalkan kelas


perpustakaan..


"hai..Din" sapa seseorang di balik rak buku membuat Dinda yang sejak tadi mencari buku yang ingin di carinya berhenti tangan nya mengurai buku di rak untuk melihat siapa yang menyapanya..


deg deg

__ADS_1


jantung Dinda berdetak tak karuan melihat siapa yang menyapanya " ha hai juga " jawabnya malu menunduk saat ini pipinya sudah merah seperti tomat,,,"kamu cari buku apa bisa aku bantu,,??"tawar Deni ,Dinda yg sedari tadi menunduk perlahan mengangkat wajahnya dan melihat k arah Deni "ti tidak usah ka ,i ini sudah dapat"Dinda menjawab dengan tergugup


..."ya Allah ..mimpi apa aku semalam kenapa dia tiba tiba di depan mataku jantung ku seperti mau copot dia menatap ku dekat "...


... batin nya...


"baguslah kalo gitu bareng aja bacanya"Deni refleks memegang tangan Dinda dan menuntun nya untuk duduk bersama dia ,Dinda hanya menurut dan mengikuti langkah idola nya itu ..


flash back on


Deni Saputra ..ketua OSIS ,sekaligus ketua tim basket SMA Nusantara siswa yang populer di kalangan siswa perempuan itu selain ganteng ,pintar dia juga ramah makanya dia di idolakan banyak kaum hawa entah itu teman sekelas nya ato pun adik kelasnya ,, walaupun dia tau banyak yang mengejar nya tapi di hatinya sudah ada satu nama yang sejak SMP selalu ia simpan di hatinya "Dinda" tanpa dia tahu gadis yang dia kagumi diam diam sama mengaguminya ..

__ADS_1


flash back off


kringg kringg


bunyi bel menandakan waktu istirahat usai sekaligus menyadarkan Dinda yang sejak tadi gugup berdekatan dengan orang yang dia sukai "emmh..kak maaf aku ke kelas duluan yah"pamit Dinda pada Deni"iya Din aku juga mau masuk ke kelas ko mau bareng?"ajak deni,tapi Dinda sudah terlanjur keluar perpus dengan wajah merona dan jantung dah Dig dug nya Deni hanya tersenyum tipis"pertemuan singkat,andai lebih lama"gumamnya lirih Deni pun menyusul ke kelasnya pikiran nya di penuhi bayangan Dinda yang membuatnya senyam senyum sendiri dari tadi sepulang dari perpustakaan..


bel pulang sudah berbunyi 10 menit yang lalu seperti biasa Dinda dan Nabila berpisah di parkiran setelah motor matic Nabila menjauh Dinda melangkah kan kakinya ke mushola sudah jadi rutinitas nya kecuali ketika ia berhalangan..


ketika hendak mengambil wudhu manik matanya menatap seseorang yang sangat ia kenal siapa lagi kalau bukan Deni kakak kelasnya sekaligus orang yang dia sukai menatap kearah nya dengan tersenyum dan mulai berjalan hendak mengambil wudhu di tempat laki laki Dinda segera tersadar dan segera mengambil wudhu setelah selesai ia segera masuk ke dalam mushola tapi saat di pintu ia kembali bertemu Deni "heummh Din mau bareng shalat nya biar aku yang imamin"tanya deni, Dinda hanya mengangguk tanpa bicara . keduanya pun shalat dengan khusu seperti layaknya pasangan pasutri ..


setelah selesai shalat keduanya keluar mushola berbarengan,Deni menawarkan untuk pulang bareng"din kita kan searah mau pulang bareng gak ?"tawar Deni "eeeu enggak kak aku pulang naik angkot aja"Dinda menolaknya padahal dia ingin hanya terlalu malu dan jantung nya Sekarang benar" seperti ingin terlepas dari tempatnya saking gugupnya hari ini dia bertemu Deni sampai 2 kali..Deni hanya mengangguk dan berlalu ada sedikit kecewa di wajahnya tapi ia harus memaklumi yang memang mengenal pujaan hatinya itu pemalu dan gak suka merepotkan ..

__ADS_1


tanpa mereka sadari sepasang mata mengawasi kedua nya niat hati ingin mengajak ngobrol Dinda tapi kalah cepat dia hanya mendengus sebal..


__ADS_2