
di sepanjang jalan Dinda hanya diam ,,dengan gugup dia bicara pada Deni untuk memecahkan keheningan diantara mereka " emmm ka..aku nanti berhenti di depan gang aja yah gak usah di antar sampe rumah gak enak sama nenek "dia kaget saat motor Deni tiba-tiba ngerem mendadak "kak mau rem kok gak bilang sihh,kaget tau"sewot Dinda sembari mengatur jantung nya yang mau keluar karena kaget..Deni menatap Dinda tajam ..Dinda pun menundukan wajahnya karena sedikit takut "Din .."Deni mengangkat dagu Dinda untuk melihat wajahnya,,entah kenapa dia kesal saat Dinda bilang gak usah diantar sampe rumah dadanya sesak pikiran negatif bermunculan di kepala nya "Din,,maaf aku gak sengaja,,dan gak maksud buat kamu kaget,,"gumamnya pelan sembari menatap wajah Dinda.."eumhh gak papa ko ka maaf juga tadi aku marah ke Kaka ya.."Dinda malu ditatap sedekat itu oleh Deni diapun memilih manundukan lagi wajahnya.."eummmh ya udah aku pulang dulu ya ka,makasih Kaka hati-hati dijalan yah.. assalamualaikum"Dinda turun dari motor dan berjalan meninggalkan Deni.. setelah Dinda memasuki gang kerumahnya Deni perlahan melajukan motornya dengan kecepatan sedang rasa bahagia bersama Dinda hanya dia rasakan selalu singkat..
malam hari Deni gelisah sudah jam 10 malam tapi matanya belum juga terpejam bayangan Dinda di kepala nya seperti putaran film memang sejak dia duduk di bangku SMP Dinda sudah mencuri perhatian nya tapi mungkin saat itu dia belum tau rasa apa yang dia miliki untuk Dinda dan sekarang rasa itu berubah jadi CINTA mungkin..
"ahh Din apa aku sudah jatuh cinta sama kamu?"Deni mengacak rambutnya asal "bodohnya loe den kenapa loe gak minta no hp Dinda seenggak nya kalo loe mau ngobrol kan bisa nelpon dia"lagi lagi Deni hanya menggeram kesal atas kebodohan nya ..dia mencoba memejamkan kan matanya dan setelah beberapa menit ia pun tertidur..
__ADS_1
"Din ..bangun nak ini udah siang ko kamu belum bangun sih" nenek mengetuk pintu kamarnya,,Dinda yang mendengar suara nenek pun segera bangun dan melihat jam alarm di nakas nya yang menunjukkan pukul setengah 7 dia kaget dan beranjak ke kamar mandi,,15 menit dia mandi dan segera bersiap memakai seragam setengah jam kemudian Dinda keluar dari kamarnya
"nek maaf Dinda kesiangan" sambil menyambar susu di meja makan "lho nda ko gak sarapan ..?"tanya nenek "enggak nek nanti aja di kantin sekolah udah siang,, assalamualaikum"Dinda mencium punggung tangan nenek nya dan pergi ke luar gang untuk mencari angkot..
"Din mau bareng..?"tanya deni "ga ka Dinda nanti repotin kaka?"Dinda ragu kalo dia merepotkan Deni "gak lah kan kita satu sekolah Din lagian udah siang kamu mau kesiangan dan di hukum "Deni berharap Dinda mau dia bonceng "i iya sihh ya udah Dinda ikut kaka" hati Deni bersorak akhirnya dia ketemu Dinda lagi..
__ADS_1
...saat ini entah jantung Dinda berdetak lebih kencang ..dia berharap Deni tak mendengar detak jantungnya saat ini karena kalo iya Deni denger pasti dia malu setengah mati.....
maaf kalo ceritanya belum sebagus yang readers mau soalnya ini karya pertama ku
semoga kalian suka
__ADS_1