
Dimas POV
"Din..?"belum dia melanjutkan kata-katanya matanya melihat Dinda dan Deni yang mau ke mushola berbarengan hatinya mendadak panas"ahh kenapa panas sekali hari ini"gumamnya ,,dia pun pergi ke parkiran dan mengendarai motor trail nya meninggalkan sekolah suasana hatinya benar-benar jelek
__ADS_1
di rumah Dinda
"assalamualaikum..nek nenek "Dinda memasuki rumah dan mengucap salam,,nenek pun mengahampiri Dinda dan menjawab salam"walaikumsalam sayang..sudah pulang?" sembari menuntun Dinda ke dapur"iya nek ,,ohh ya nek sore nanti Dinda mau k rumah mamah sekalian ke toko buku mau beli peralatan sekolah"nenek mengangguk tanda memberi Dinda ijin.."ya udah kalo gitu nda makan setelah itu istirahat baru sore nanti ke rumah mamah yah"titahnya
__ADS_1
"woyy..main yang bener loe kenapa sih Den..?"arka berteriak pada Deni "sorry..gue hari ini gak fokus, gue juga gak ngerti seminggu ini gue jadi kurang fokus latihan,di kelas juga gue kurang fokus belajar apa karena ini awal ajaran baru yah?"dia bertanya dengan wajah bingung pada sahabat nya arka"hahahaha..loe aneh mana ada orang jadi kurang fokus cuma gara-gara tahun ajaran baru"arka tertawa kencang "ohh..tunggu jangan bilang loe kayak gini gara-gara Dinda yah..?"menatap Deni dengan tatapan menyelidik "apa loe ..e e enggak lah masa sihh cuma karena cewe gue jadi gak fokus gini"jawab Deni "awas lho loe nanti bucinin si Dinda"balas arka dengan tertawa Deni pun cuma menghela nafas "apa bener ya yang di katakan arka ini gara gara gue yang mikirin terus Dinda "lirih nya dalam hati ..
sepulang dari rumah mamahnya Dinda mampir di toko buku untuk membeli segala keperluan sekolah nya matanya terbelalak melihat siapa yang ada di depan nya lelaki tampan sedang menatap nya tersenyum ke arahnya "hai Din lagi apa..?" sapa lelaki itu "eh pa Dimas..sedang apa disini ?"balas Dinda "saya lagi nyari alat tulis"jawab dimas mereka pun mengobrol,, setelah semua barang yang Dinda cari ada ia segera ke kasir untuk membayar "pa saya pamit duluan yah,, assalamualaikum" Dinda pamit pada Dimas "oh ya.. walaikumsalam hati-hati Din" Dinda tersenyum dan mengangguk ..Dimas melihat punggung Dinda yang sudah keluar dari toko hati nya senang..dia pun segera menuju kasir untuk membayar barang miliknya..
__ADS_1
angin sepoi-sepoi menemani langkah gadis cantik yang sengaja berjalan kaki untuk pulang ke rumahnya..memang jarak dari toko buku ke rumahnya lumayan jauh tapi entah kenapa dia lebih memilih untuk berjalan ketimbang naik angkot..tanpa sadar dia melihat sosok orang yang selalu membuat dia salah tingkah mendekat ke arahnya "ka ka Deni,kenapa kaka ada disini..?"ia bertanya pada Deni "heummh..itu aku tadi abis latihan basket..kamu?"Deni balik bertanya "oh aku mau pulang tadi abis dari toko buku" dinda memperlihatkan belanjaannya "kalo gitu pulang bareng aja,,aku antar naik motor yah gak baik kalo cewek jalan sendiri ini udah sore din"Deni menawarkan untuk pulang bareng..entah kenapa rasa malu Dinda hilang ia mengikuti Deni yang pergi ke parkiran mengambil motor nya, setelah d parkiran Dinda baru tersadar "ya Allah kenapa aku mau sih ..ahh malu banget rasanya"batinnya "ayo Din naik..!!"pinta Deni "ba..baik ka" akhirnya Dinda naik motor Deni di jalan mereka hanya diam tanpa obrolan mereka terlarut dalam pikiran masing-masing ..