Shinobi In Another World

Shinobi In Another World
Chapter. 5 - Membunuh Raikage Terkuat


__ADS_3

CLAANG


Setiap kilatan cahaya berbeda warna saling berbenturan, suara dentingan besi terdengar.


Tegang.


Semua Shinobi Konoha merasakan perasaan tegang melihat pertarungan antara Ay dan Satori. Walaupun Satori kuat, tapi Ay juga sangat kuat.


Dia sendiri dapat mengalahkan Hachibi. Tapi Satori juga dapat melakukan hal yang sama. Pertarungan kedua orang ini sangat sunyi. Tak ada satupun dari mereka yang mengeluarkan sepatah kata pun.


CLAANG


SWUSSH


Setelah pertukaran singkat. Keduanya melompat menjauh. Terlihat jari-jari Raikage Ketiga dipenuhi oleh percikan-percikan petir dan begitu juga seluruh tubuhnya yang mulai dipenuhi lebih banyak petir.


"Jadi dia telah mengeluarkan teknik terkuatnya."


Satori bisa saja menggunakan Rasengan untuk menyerang Ay dari jauh. Tapi dari ingatan Satori, bahkan Rasenshuriken milik Naruto yang terkenal cepat pun bisa dihindari.


"Tapi, bagaimana jika Rasengannya ada banyak?" Satori tersenyum jahat.


Kemudian dia membuat segel tangan : "Shadow Clone Technique!"


Satori membuat tujuh klon bayangan untuk menciptakan masing-masing dua Rasengan Elemen Angin. Karena Chakra nya yang banyak, dia tak akan merasakan efek samping menggunakan Kage Bunshin.


Setelah itu Satori dan klon nya mulai menciptakan Sage Rasengan Elemen Angin super besar, dan jumlahnya enam belas buah. Ia tak tahu apakah Ay dapat menghindarinya apa tidak.


Ay menatap tajam ke arah Satori dan klon nya. Kemudian dia melihat setiap bola Chakra raksasa berwarna merah dengan Elemen Angin yang mengamuk di sekitarnya.


Jika perhitungan nya tidak salah, bola Chakra tersebut harusnya lebih kuat dari Bijuudama. Tapi itu adalah perhitungannya saja.


BOOOMM


DUAARR


Enam belas Rasengan di luncurkan ke arah Ay. Dengan sigap pria itu menghindari setiap Rasengan begitu juga dengan ledakannya. Walaupun begitu, tak semua dapat dia hindari.

__ADS_1


Satu Rasengan mengenainya dan membawa dirinya terbang kemudian meledak di udara, sama seperti A sebelumnya.


BRUUKK


Tapi Ay tidak terlihat terluka sama sekali. Malahan ia terlihat lebih marah. Petir-petir di tubuhnya menjadi berwarna hitam.


"Sudah kuduga. Bahkan Rasengan ku pun tak mempan."


Satori menggenggam pedangnya dengan kedua tangannya. Setelah itu dia mengalirkan lebih banyak Energi Alam ke pedangnya.


Hingga percikan petir yang sebelumnya berwarna emas, menjadi hitam. Ia juga tak berhentinya menyalurkan Chakra Raiton dan Fuuton ke dalam pedangnya.


"Mungkin setelah ini aku harus mengganti pedang ku."


Pedang yang di pegang oleh Satori menjadi bercahaya putih terang dan di selimuti oleh percikan petir hitam. Sekilas tampak mengerikan.


Ay langsung meluncur seperti bola meriam. Dia mengangkat salah satu jarinya. Hendak menusuk Satori dengan serangan tersebut.


Saat Ay sudah cukup dekat, Satori mengayunkan pedangnya dan menghasilkan sebuah energi tipis yang bergerak sangat cepat ke arah Ay.


Dia ingin menghindar, tapi sudah terlambat. Sayatan pedang Satori menembusnya hingga membuatnya terbelah dua. Sedangkan sayatan tadi masih terus bergerak dan membelah tanah dibawahnya.


Sunyi.


Tak ada yang berbicara. Hanya suara hembusan angin saja yang terdengar.


"A-apa? Raikage Ketiga telah kalah?"


"Yang benar saja?"


Setelah itu para Shinobi Konoha saling menatap dan kemudian bersorak gembira.


"Crimson Wind berhasil membunuh Raikage!"


CRAACK


Pedang milik Satori langsung retak dan hancur berkeping-keping. Tepat pada saat itu Sage Mode nya juga nonaktif karena sudah di batas nya.

__ADS_1


"Huft untung saja..." Satori melihat Medan Perang yang sudah hancur lebur. Jurang sepanjang ribuan meter membentang akibat dari sayatan pedangnya.


Kemudian ratusan kawah bertebaran di mana-mana akibat Rasengan nya : "Sungguh kekacauan yang sebenarnya." Satori menggeleng dan meninggalkan Medan Peperangan.


...-----...


Dalam beberapa hari saja, berita tentang Satori yang membunuh Raikage Ketiga telah menyebar di Dunia Shinobi layaknya api di tumpukkan jerami.


Selanjutnya, setiap kemunculan Satori di Medan Perang pasti Desa lainnya akan menyuruh pasukan mereka untuk mundur. Bukan karena apa-apa.


Jika Satori hanya membunuh Raikage Ketiga saja maka mereka tak akan setakut itu. Tapi, Satori telah membunuh ribuan Shinobi Kumo dan berhasil memukul mundur Jinchuuriki Sempurna Hachibi dan juga A.


Itu semua dia lakukan dalam waktu kurang dari setengah jam yang berarti tanpa waktu istirahat, dan yang lebih mengerikannya lagi dia melakukannya sendirian.


Tak berhenti di situ, Satori juga berhasil membuat Chiyo seorang Puppeter sekarat, tapi tidak membunuhnya karena memiliki ia sebuah teknik rahasia.


Berita tersebut membuat Desa lain yang menyerang menjadi sedikit takut karena Satori bisa saja muncul di Medan Perang dan menyebabkan kerugian yang tak sedikit.


Beberapa bulan kemudian, secara bertahap Desa tersembunyi lainnya menarik pasukan mereka masing-masing. Hiruzen juga mengirimkan Surat Perdamaian ke Desa lainnya.


...-----...


Setelah perang benar-benar mereda, Petinggi Uchiha hendak mengajak Satori ke 'Lokasi Tersembunyi' Klan Uchiha. Tapi Satori langsung menunjukkan Mangekyou Sharingannya yang memiliki pola seperti Matahari.



(The Hell, gak ada mirip-miripnya sama Matahari padahal)


Sontak saja semua Petinggi Uchiha terkejut melihat Mangekyou Sharingan milik Satori. Tapi dia tidak mengatakan bahwasanya ia memiliki Susanoo lengkap.


Yah mungkin ia bisa unjuk gigi dua tahun lagi. Sekarang yang ingin dilakukan oleh Satori adalah mencerna ilmu yang didapatkannya dari pertarungan saat berada di Medan Perang.


Walaupun lawannya tidak berkutik terhadapnya, tapi dia masih bisa mengambil beberapa kekurangan dari setiap jurus dan tekniknya.


......................


P, guys ini cuma Prologue dari cerita aslinya. Jadi banyak plot yang saya skip. Tapi yang menurut saya penting bakal saya masukkan ke Prologue nya.

__ADS_1


__ADS_2