
malam berganti hari, siang berganti sore dan sore berganti malam dan malam ini pun waktunya savira harus bersiap -siap untuk menghadiri perjodohan itu...
"kalian berdua ikut enggak " ( tanya vira sama atta dan Abel..
" ya ikut lah masa temen kita mau di jodohin kita enggak ikut sih." ( jawab atta
" iya lagian kita bosan juga di rumah mulu " ( sahut abell juga
" ya udah ayo kita siap - siap kata nya sih mulai nya pukul 20:20 dan ini sudah setengah delapan jadi ayo kita siap -siap " ( kata vira lalu mereka langsung masuk kamar masing -masing dan mencari gaun yang cocok untuk mereka pakai...
satu jam kemudian mereka bertiga selesai dan sudah rapi dan cantik dan terlihat berbeda dari biasa nya... tapi yah cuma warna pakaian mereka agak sedikit aneh ko hitam semua..
savira /vira
aghta/ atta
sabela / abell
dan mereka bertiga pun mulai melangkah keluar rumah dan menuju parkiran..
" lo aja deh ta yang bawa mobil ya gue lagi males soalnya dan kita satu mobil aja" ( kta vira sambil menyerah kan kunci mobil ya sama atta lalu di angguki atta aja dan mereka pun mulai memasuki mobil dan setelah itu mereka pun mulai tancap gas...
setegam jam kemudian dan mereka pun telat terlihat di hadapan masion keluarga ya ayah vira sudah banyak mobil berjejer * lalu setelah itu mereka memarkirkan mobil mereka dan setelah mobil mereka berhenti mereka pun turun satu persatu....
" wah rupanya kita telat " ( kata abell
"hem cepat lah kita masuk aja " ( kata vira lalu setelah itu mereka pun masuk setelahnya mereka masuk mereka pun melihat tamu - tamu ya pun memang sudah ramai dan ada yang mereka kenali dari mereka....
setelah itu mereka pun semakin dekat dan...
" wah anak papa sudah datang " ( *kata ayah nya vira sambil menggandeng savira sedangkan vira hanya menatap datar ke ayah nya...
sedangkan di sisi lain ada ke lima cowo yang terpikat oleh kecantikan mereka bertiga ralat maksud nya bertiga mereka sampai melongo melihat penampilan dari ketiga gadis yang bisanya urakan itu bisa tampil secantik ini pikir mereka*....
sedangkan calista yang melihat penampilan savira yang bisa mengalahinya malah semakin benci sama savira rasanya dia ingin mengajar muka savira itu yang so kecantikan pikirnya...
" baiklah ayo kita duduk dulu, dan kamu vira duduk di dekat nya nak Alvaro ya " ( kata ayah vira dan di angguki vira lalu dia berjalan kearah varo dan hal itu pun membuat jantung vero jadi jadag jedug....
" jadi bagaimana tuan apa kah perjodohan ini tetap di lanjutkan "( tanya ayah vira kepada ayah nya varo
__ADS_1
" saya sih terserah anak -anak saja, dan bagaimana vero kamu setujukan"( tanya papah ya sambil memandang kearah vero...
"hem " ( jawab vero dengan nada dingin
" baiklah kita lakukan perjodohan ini antara Alvaro gildara dan savira alexsandree Wirata dan sebulan lagi kita ada kan acara pertunangan mereka berdua"( *kata ayah nya varo sedangkan varo dan vira termasuk sahabat - sahabat mereka pun terkejut karna yang di jodohkan mereka berdua...
tapi setelah itu varo bersorak senang di dalam hatinya* " hehehe untung saja papah dan mama memaksaku untuk menerima perjodohan ini "( *batinya bicara
flashback*......
setelah dia pulang dari kuliah ya varo pun langsung memasuki rumah nya dan dia menuju ruang tamu terlihat disana juga ada kedua orang tua ya dan ade ya lalu dia duduk di sopa kiri adik nya...
" varo ada yang papah ingin bicara in sama kamu "( kata ayah ya sambil memandang varo
" bicara aja pah kaya sama siapa aja "( kata nya santai sambil mengusap kepala adik perempuan nya
"tapi kamu janji ya jangan marah"( kata papah ya lagi
" apa sih pah bicara aja langsung " (*kata varo sambil membenarkan posisi duduk ya dan dia pun memandang ke arah papah nya...
" huh* varo ayah ingin menjodohkan kamu dengan anak nya almarhum sahabat nya papah dan mama dulu "( kata papah ya varo... sedangkan varo yang mendengar nya pun jadi mematung di tempat nya...
" tapi pa vero sudah punya ... ucapan ya pun terpotong karna ayah ya...
" sayang turuti apa kata papah kamu dan kamu coba jalani dulu kalau kamu memang kamu enggak cocok sama dia nanti kamu bisa *ngomong baik -baikan sama dia " ( kata mama ya varo sambil mengusap rambut nya varo sedangkan adik nya hanya diam mendengar kan saja ......
" tapi ma vero sudah menyukai seseorang "( kata vero sendu.
" kalau begitu kalo vero memang berjodoh dengan orang vero sukai pasti nanti akan bersatu"(kata mama ya vero lagi dan vero pun hanya mengangguk pasrah setelah itu dia pun berdiri dan berjalan ke lantai atas menuju kamarnya tida lupa juga dia mengecup kepala sang adik dulu...
******"""********
" vero ngapain bengong ayo kita makan malam dulu "( kata mama nya vero sambil menyadarkan anak nya dari lamunan ya...
" hem iya ma " ( *jawab nya lalu mereka pun mulai ke ruangan makan
satu jam kudian mereka pun sudah selesai makan dan para orang tua nya varo pun ingin pamit pulang*...
" ma pah vero ya nanti aja pulang vero mau ngomong sesuatu dulu sama savira "( kata varo
" iya deh terserah kamu aja, Albert, mika kami pulang dulu yah "( kata mama nya varo dan papah nya
" iya tapi lain kali mampir lagi ya kesini anggap aja rumah sendiri " ( *sahut ayah nya vira sedangkan istri nya masih meradang karna bukan anak nya yang di jodohkan dengan varo...
lalu setelah itu orang tua nya varo pun pada pulang dan hanya meyisakan varo vira dan shabat -sahabat ya juga dan orang tua nya vira calista pun juga masih ada di situ dan dia pun dari tadi terus -menerus memandang savira dengan sinis*..
__ADS_1
" ingat aja lo ja****g gue bakal rebut apa yang lo punya dan itu harus jadi milik gue"( kata calista sambil otak nya merencanakan rencana jahat. ..
" vira apa ku enggak menginap aja dulu di rumah ayah " ( kata ayah ya sambil menatap vira sedangkan yang di tatap hanya menampilkan raut wajahnya datarnya saja..
" tidak "( tolak nya tegas dengan nada dingin
" kaka kenapa kaka berbicara seperti itu ke ayah kaka jangan marah sama ayah karna maksain kaka buat nerima perjodohan ini kalo kaka enggak mau
ak.. ucapanya pun terpotong ..
" aqu tidak terpaksa dan aqu menerimanya dan anda tuan Albrecht terimakasih atas tawaran nya dan saya masih mempunyai rumah untuk pulang dan selamat malam "( ucapanya dan dia pun berbalik badan lalu dia berjalan menuju mobil nya
..
" ayah kenpa harus ka vira yang di jodohkan kenpa bukan aqu saja "( rengekan dari lista terdengar
"kamu kan tidak bilang kalau kamu mau " ( kata ayah ya dan dia pun meninggal kan anak dan istri ya
"huh ayah sama saja " ( *rajuknya
"tenang* lah sayang ku kan bisa mendekati varo secara perlahan " ( kata mama ya lista setelah itu mereka berdua pun saling pandang dan menyeringai....
setelah sampai di parkiran vira pun ingin memasuki mobil ya tapi tidak jadi karna lengan ya ada yang menarik nya dan yang menarik nya pun ternyata si varo..
" apa "(kata vira
" ikut denganku " ( *kata varo lalu tanpa basa- basi dia menarik vira dan dia bawa ke mobil nya dan vira hanya diam saja lalu dia melemparkan kunci mobil ke arah atta lalu hap atta pun menangkap nya lalu dia memberikan ok pada savira...
bersambung....
━✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿✿
bonus visual..
alvaro gildara*
angga saputra
Robin setiawan
__ADS_1