
sekarang abell, lagi berada di sebuah mall,toko buah, lalu dia memilih-milih buah mana yang akan di beli buat orang yang di jenguk oleh vira, di sisi lain juga ada beberapa orang yang saling bercanda sampai -sampai abell pun menoleh ke sumber suara itu, lalu apa yang dia lihat.
dia melihat orang -orang yang di kenal nya sedang bersendau gurau , sambil makan-makan dan apa-apa itu batinnya, si ulat bulu huh... dia mehela napas dengan kasar memang cocok ulat bulu dan sarang nya pikirnya.
setelah itu dia pun melanjutkan jalan nya kearah tempat pembayaran, dan setelah selesai membayar buah itu dia pun berjalan, keluar dari toko buah itu, dan dia melewati, 3 ulat bulu dan tiga sarangg nya itu, kebetulan juga mereka sudah selesai makan, abell melawati mereka begitu saja, tanpa tegur sapa dia berpikir mereka juga tidak akrab kan.
lain hal nya dengan vero angga dan robin, tidak ketinggalan juga tiga ulat bulu itu, mereka mengaga melihat sikap acuh nya Abel seolah tidak kenal, tapi hanya berlaku untuk tiga sarang itu, sedang si tiga ratu ulat bulu itu terseyum mengejek, lalu mereka perlahan mendekat kearah abell, dan dengan cepat mereka menarik baju abell.
replek abell berbalik dan langsung memelintir tangan orang yang sudah berani, menarik baju nya itu , dan dia tersenyum mengejek, setelah melihat siapa yang sudah berani menarik baju nya, teryata ratu ulat bulu batinya...
" ach... abell appa yang kau lakukan, lepaskan ini sangat sakiit " monica tiba-tiba memekik kesakitan pedahal Abel tidakk seberapa kuat menekan tangan nya , mungkin dia ingin membuat drama pikirnya π tiba -tiba abell terseyum jahat krakk suara tulang yang bergeser atau patah, hingga membuat monica menjerit kesakitan tapi dia tahan setelah mendengar bisikan dari abell
" teriak saja, bukan hanya tangan mu yang patah, tapi kemungkinan setelah ini kaki mu juga akan di aputansi, dan mata mu akan keluar dari tempatnya, kalu tidak ingin itu terjadi diam lah jadi gadis pintar " abell berbisik di telinganya , sedangkan monica ingin menjerit tapi dia takut akan ancaman abell tadi, dan dia pasrah dan hanya mengangguk.
" heh j*lang lepaskan monica " anggi bersuara, dengan arogan dan sombong.
" cih, menyebut ku j*lang, kalian tidak berkaca, Kata-kata itu pantasnya di sematkan untuk kalian bertiga " skak mereka terdiam mendengar abell berbicara
" abell, ada apa ini kenapa kamu pegangin monica kaya gitu " robinferr bertanya ke abell, setelah mereka juga menyusul teman-teman mereka yang ingin gangguin abell, tapi na'as salah sasaran dan salah orang.
abell hanya diam, dia memandangi tiga lelaki di hadapan nya itu dengan datar, lalu setelah itu mata nya tertuju kearah vero.
__ADS_1
" vero, jika kau berani menyakiti orang tersayang ku, maka siap-siap lah yawa orang tersayang mu yang akan jadi taruhan nya, atau mungkin yawamu " setelah berkata seperti itu abell meninggalkan mereka yang masiih bengong dengan apa yang mereka dengar .
vero mencerna perkataan abell yang penuh ancaman itu, tapi apa maksudnya.
"vero, udahlah jangan dengerin omongan orang yang engak jelas kaya dia gitu, ayo sekarang antar aku pulang, aku udah cape " monica beralasan cape padahal dia , hanya ingin cepat-cepat pulang kerumah setelah itu baru kerumah sakit biar tidak ada yang curiga sama dia, soalnya dia masih takut sama ancaman abell tadi.
" loh, bukan nya kita mau nonton sama cari buku dulu yang, mon " mita bertanya kepada monica, tapi monica hanya memelototinya seketika mita tidak jadi bersuara lagi.
" ayo ver, aku udah cape " rengek nya , tapi dia tidak memegangi tangan ya vero, melaikan tangan satu ya untuk memegangi tangan ya yah patah atau tergeser itu akibat ulah abell tadi .
" hem " hanya itu keluar dari mulut vero, karna ia masih linglung atas ucapan abell tadi peringatan atau ancaman pikirnya, setelah itu mereka pun pulang kerumah masing-masing, tapi sebelum itu mereka mengantarkan trio ulat bulu itu dulu pulang.
*
tut.. tut.. tu... π²π²π²
πatta" heh Maimunah lo beli buah nya ke Paris ya, udah berakar nih pantat gue nungguin lo dari tadi "
πabell" gue tadi beli ya ke hongkong makanya lama, markonah "
πatta " *cek.. cepat lo kesini gue udah bosan tau enggak "
__ADS_1
πabell" iye ini gue juga udah di lobi rumah sakit, lo kirim aja no ruanganya dan lantai berapa* "tut..
setelah abell berkata seperti itu panggilan langsung di tutup oleh atta dan itu sukses bikin abell jengkel setengah mati dasar teman laknat batinya.
tidak lama setelah itu ada notifikasi di HP nya, dan teryata itu pesan dari atta, setelah membaca pesan dari atta dia pun berjalan berlenggang dengan santai.
tidak lama bagi abell sampai ke lantai di mana tempat orang itu di rawat, lalu setelah itu dia mengetuk pintunya, tak lama pintu ya pun di buka.
taraaaaaaa......
"
"
"
entar lagi lanjut nya ye, tangan author lagi encok soalnya... πππ
author jelasin kenpa abel yebutin orang itu, ya karna dia belum kenal kan sama gavin dan vero.
sampai di situ dulu yah besok lanjut lagi up ya.
__ADS_1
SEE YOU AGAIN π€π€
______________________βββββBY ELEββββββββ