Si Gadis BAR-BAR Yang Psikopat

Si Gadis BAR-BAR Yang Psikopat
episode 18


__ADS_3

Di lain sisi dunia ada seorang pria tampan yang sedang duduk di sopaa nya yang di dalam kamarnya dan menghadap kearah pemandangan yang sangat indah di mana terlihat perkotaan itu terlihat dari jendela kamar nya yang besar itu, dia diam sambil memandang jauh sambil minum Wine nya....



lalu dia melamun entah apa yang dia pikirkan dan lamunan ya pun buyar karna suara ketukan pintu... tok.. tok.. masuk " jawabanya , dan masuk lah seorang pria tampan tapi masih tampanan yang sedang duduk itu sih....


" tuan kita berangkat 2 jam lagi " ( katanya dan teryata itu adalah asisten ya segaligus sahabatnya


" verdo jangan terlalu pormal kita tidak lagi di kantor "( sahutnya


" baiklah Gavin" ( kata verdo meiyakan.


ya kedua pria tampan itu adalah bos dan asisten nya "Gavintara Hamzah" pengusaha tersukses dan nomor satu di negeri nya di bidang teknologi sedankan yang satu ya lagi sangat asisten/sahabatnya " verdonan pikran " jangan lupakan wajah mereka bak seorang artis idola karna ketampanan keduanya....


" ayo kita siap -siap pesawatnya cuma satu jam lagi akan berangkat" kata verdo, sedangkan Gavin hanya menertawakan kebodohan sahabanya itu apa dia lupa seorang Gavin Hamzah bahkan memiliki zet pribadi...


" lo kalo bego ya jangan di bawa sampai tua ver " kata Gavin sambil menahan taawanya karna melihat wajah verdo yang kebingungan karna di sebut bego oleh sahabatnya itu


" maksud lo apa yebut gue bego, wah lo ngajak gue baku hantam ya" kata verdo sambil mengancungkan tangan ya ke arah Gavin..


" ehem lo lupa ya kalo gue itu punya zet pribadi " kata Gavin, sedangkan verdo hanya tepuk jidat atas ketidak lupaan nya, lalu dia melihat kearah Gavin sambil cengengesan dan Gavin hanya geleng kepala saja....


"ya udah ayo kita siap -siap terus berangkat " katanya dan mereka berdua pun mulai siap -siap...


#


#


#


#


" setelah selesai dengan mandi nya varo pun keluar kamar hanya menggunakan handuk sepinggang, lalu berjalan santai, dia tidak tau ada seorang gadis yang melihatnya sambil tersenyum menggoda "pemandangan yang indah " batinya, lalu dia perlahan mendekat ke arah varo, sampai di belakang nya varo dia pun bersedekap dada...


" wah -wah teryata calon tunangan ku ini hot juga " kata vira sambil memandang lengan nya varo yang berotot, varo yang mendengar ada yang berbicara di belakangnya pun jadi berbalik lalu dia melihat vira di belakangnya yang terus pasang senyuum, menggoda nya...

__ADS_1


" apa byy " kata vero yang belom engeh sama situasinya....


" wah teryata roti sobek ini pun hot juga " kata vira, vero yang mendengarnya pun akhirnya paham dan dia pun memerah malu, dengan cepat vero menutupi dada dan perut nya yang sixpack itu, lalu dia melihat ke arah vira dengan tatapan memohon bahwa jangan melihat dia dulu...


vira yang melihat nya pun hanya terkekeh geli "seru juga ngerjain dia " batinnya setelah itu vira langsung berbalik, dan vero pun akhirnya bernapas lega tapi..


slap dengan cepat vira menarik handuk ya vero lalu dia pun lari terbirit-birit ke kamar mandi sambil tertawa, sedangkan vero melongo dengan kelakuan vira lalu dia melihat kearah bawah "hah untung pake boxser " batinya ... setelah itu dia pun dengan cepat memasang baju dan celananya, sebelum vira datang lagi nanti batinya....


setengah jam kemudian .......


" sekarang antarin aku pulang yah pasti abell dan atta khawatir sama aku " kata vira, dan mereka saat ini berada di ruangan dapur apartemen ...


" hem " jawab vero dengan nada yang dingin , vira yang mendenganya pun jadi heran tapi dia hanya acuh saja, sedangkan varo yang di acuhkan semakin cemberut...


" ih byy ko aku enggak di bujuk " kata vero dengan nada merajuk, dan lagi - lagi Vera heran atas perubahan sikap vero tadi dingin sekarang manja jadi jijay dede bang batinya....


" emang nya kenpa pake di bujuk segala " (kata vira sambil masih berkutat bikin masakan nya, vero yang mendegar perkataan vira pun tambah cemberut lagi enggak peka apa batinya...


" ya udah cepat makan terus antarin aku pulang yah "(kata vira sambil tersenyum kearah viro, vero yang melihatnya pun langsung terpesona, setelah itu mereka berdua pun lanjut makan...


di masion nya vira....


bagaimana tidak mereka lagi enak -enak tidur tapi malah terganggu pagi-pagi oleh teriakan kedua duo kembar dan semakin jengkel lah mereka melihat wajak ke empat laki -laki ini seakan tidak salah apa -apa....


" apa kalian tidak punya rumah ha dan kenapa kalian membawa trio ulat bulu itu kesini masion i****ni bukan penampungan ulat bulu " teriak abell sambil menekan perkataan nya...


" apa maksud lo yebut kita trio ulat bulu ha " kata Monica nyolot sedangkan anggi dan mita menatap tajam ke arah atta dan abell, sedangkan yang ditatap hanya menyeringai....


"cih apa kalian tidak punya rasa malu pagi -pagi sudah di rumah orang " kata atta yang sedari tadi sudah muak melihat wajahnya trio ulat bulu itu..


" dan kalian, ngapain pagi -pagi kesini " kata atta sambil memandang kearah keempat laki-laki itu..


" nemuin calon bini " kata angga santai sedangkan yang lain ya melongo atas jawaban nyeleneh ya angga...


" emang nya siapa bro " kata aldo

__ADS_1


" itu yang lagi natap gue " kata angga lagi sambil tersenyum tipis kearah atta, dan atta pul jadi salting tapi cuma didalam hati ketahuilah mukanya menjadi sedatar tembok..


" halu jangan ketinggian bing " kata abell, perkataan abell yang terakhir membuat mereka bingung apa maksud nya bing...


" kambing maksud gue " sambung abell pecah lah tawa nya atta sambil memandang nista kearah angga, yang muka nya sudah muram durjana...


" apa maksud lo yebut angga kambing sih, lo i.....


ucapan yang ingin dilontarkan anggi pun belum habis tapi sudah di potong oleh abell..


"terserah lo pada, kuy atta kita mandi aja lama-lama kepala gue ngeluarin tanduk kalau kelamaan disini" ajak abell dan atta hanya mengangguk, dan mereka pun berlalu pergi...


awas lo pada bakalan tau akibatnya nanti ...


*


*


*


" terlihat zet pribadi mendarat di bandara ******* hatta, dan ada dua manusia yang tampan di dalam nya persis opa -opa Korea..


" tuan kita sudah sampai " kata asisten nya


" hem " semoga saja di sini tidak membosankan " batinya, setelah itu mereka berdua pun turun dari zet pribadi itu...



**Gavintara hamzam...


*


munkin di sini author tidak mempubliskan krja-kerja kantoran soalnya author belum terlalu paham sama kaya begituan dan author pun takut salah ...


mohon pengertiannya ya 👍

__ADS_1


...................................... ♍.....................................


salam sayang dari author 😁*


__ADS_2