
kini vira dan atta sudah sampai di rumah sakit dimana tempat gavin dirawat,
" lo telpon aja dech itu, cowo yang tadi malem ngobrol ama kita " kata atta
" ok "
...tut... tu......
" ya, dengan siapa ini " sahut di sebrang telpon sana
" ini gue vira "
" loh, dari mana nona mendapatkan no telpon saya " verdo mengeryit bingung..
" nomor lo murahan, gue mau jenguk temen lo yang kemaren, di ruang rawat mana ya "
verdo tergagap, mendengar nya no telpon nya di bilang murahan oleh gadis yang di tolong bos ya itu ck sungguh kurang asem batinyan.
" hem, naik saja ke lantai 5 , di ruangan ***""
tut... tut...
telpon langsung di matikan sepihak oleh savira, sehingga verdo pun mengumpat kesal, gavin yang melihat sahabat sekaligus asisten ya itu, mengeryit bingung ada apa dengan nya .
" ada apa " tanya gavin
__ADS_1
" ngk apa -apa bos, tadi ada yang telpon saya kata nya dia gadis yang bos selamatkan tadi malam sekarang dia mau menjeguk bos . "
gavin tiba-tiba merasa senang karna gadis yang tadi malam dia selamat kan teryata masih ingat dengan ya, tidak lama setelah itu pintu ada yang mengetuk "gavin dan verdo saling padang lalu gavin mengangguk kearah verdo.
verdo pun dengan cepat membuka pintu ruang rawan itu, terlihat wajah nya masih kesal, tapi dia tahan
terlihat di ambang pintu ada dua gadis cantik, yang berdiri di situ , gavin dan verdo terbengong melihatnya
" ehem tuang verdo, apakah anda akan membuat kaki kami lepas di sini " suara vira memecahkan bengongan mereka berdua.
" hem , silahkan masuk nona"
setelah itu vira dan atta pun masuk, vira langsung berjalan mendekat ke arah gavin, dan dia pun langsung duduk di hadapan gavin, sedangkan atta dia sudah nongki juga di sopa, kalau gavin dan verdo jangan di tanyakan lagi reaksi mereka, dan mereka berdua hanya bisa bergumam di dalam hati
" apa anda sudah makan siang tuan " Pertayaan vira mengagetkan gavin dan verdo
" eem belum, tapi saya masih kenyang nona " setelah gavin menjawab pertanyaan itu tiba-tiba saja, perut nya berbunyi, keadaan tidak sesuai dengan kenyataan,, dan wajah gavin pun langsung panik dan memerah malu, setelah itu dia pun nyengir engak jelas, sedangkan vira hanya menatap nya dengan datar.
" mulut mu bilang tidak, tapi cacing di perut mu bersorak ria " tandas vira sambil membuka bungkusan yang dia bawa tadi.
verdo hanya geleng kepala melihat, kelakuan bos sekaligus sahabat nya itu malu-malu tapi mau seperti kucing saja pikirnya...
vira dengan cepat, menyajikan bubur ayam yang dia belikan tadi, dan bau nya pun sudah tercium harum tiba-tiba vira juga merasa lapar, tapi beda dengan gavin melihat bentukan makanan yang di bawa kan vira dia jadi geli sendiri.
" em nona aku nanti saja makan nya " gavin bicara dengan hati-hati, vira setelah mendengar perkataan gavin tadi perlahan tapi pasti kepala nya memutar dan melihat kearah gavin lalu dia menatap tajam gavin, sedangkan gavin tiba-tiba dia merasa merinding melihat tatapan itu.
__ADS_1
" hehehe jangan menatap ku seperti itu nona, takut ya nanti anda akan jatuh cinta nanti " hueek... rasanya verdo yang mendengar perkataan gavin tiba-tiba ingin muntah, kalau vira jangan di tanyakan lagi dia tetap memasang expresi datar nya saja, dia menganggap perkataan gavin hanya lah angin berlalu.
setelah selesai, menyajikan bubur nya tadi , dia pun duduk di kursi yang ada di depan gavin lagi, setelah itu dia berniat untuk menyuapi gavin, tapi gavin menggeleng kan kepala nya, tapi vira tetap memaksanya.
mau tidak mau gavin menerimanya, sambil menahan rasa mual nya, ya dia mamang tidak menyukai jenis makanan yang satu ini, tapi dia demi vira dia menyerah.
sedangkan verdo dia sudah ingin menertawakan nasib bos nya yang malang itu, dan atta melihat jelas kalau verdo ingin sekali tertawa tapi dia tahan lalu atta menyeringai.. ππ
atta perlahan berjalan ke, arah vira setelah itu dia pun mengambil dua mangkok bubur lalu dia kembali duduk di sopa lagi, setelah itu dia pun menyerahkan satu mangkuk bubur itu ke, verdo.
" makan " itu sebuah perintah, langsung dari mulut atta, verdo meneguk ludah nya dengan kasar, sebenarnya dia juga tidak menyukai nya juga makanan itu sama seperti gavin, tapi mau tidak mau dia harus memakan nya karna , atta dan author akan memaksanya... ππ
"
"
"
maaf author baru bisa up , di krnakan di dunia yata nya author lagi kesibukan melanda.. ππβπ€
insya Allah setelah ini author bakalan up terus
SEE YOU AGAIN π€π€
_____________________βββββββBY ELEβββββββ
__ADS_1