
☘☘☘☘☘☘☘☘☘ELE☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘
"lo punya rencana apa " tanya dia ke teman nya
" heh gue bakalan hancurin kepercayaan nya varo ke dia, liat aja vero pasti ninggalin dia nantinya " lalu mereka saling padang tidak lama setelah itu mereka tertawa licik...
" kalian habis ini mau kemana " tanya angga
" pulang " jawab mereka bertiga, jelas singkat dan padat
" byy kita jalan-jalan aja dulu yu " kata vero sambil menggenggam tangan nya vira
" tapi.....
" veroooo... " teriaknya, sambil melambai ke arah varo daan dia pun dengan cepat mendekat ke arah vero
" apa mon" kata vero, sambil melirik kearah vira
" lo nanti temenin gue cari buku yah, soal nya gua pengen cari buku" kata monica, sambil bergelayut manja di lengan vero
yang lain hanya diam mendengarkan, termasuk vira
" ya udah dech entar gue temenin" vero mengiyakan tanpa pikir panjang dan tanpa memikir perasaan nya vira ..
"yey makasih vero, lo sahabat gue yang terbaik, walaupun lo enggak bisa jadi milik gue tapi lo serasa kaya pacar gue " kata monica sambil melirik sinis kearah vira, dan vira hanya acuh.
abell dan atta panas mendengarnya tapi mereka juga malas meladani , orang seperti monica apalagi mereka melihat ketidak pedulian vira, jadi mereka acuh juga..
sedangkan vero baru menyadari bahwa tadikan dia mengajak vira tapi kenapa...
"em vira enggak papa kan kita enggak jadi jalan nya, soalnya aku...
" terserah kamu, dan aku pun tidak menyetujui untuk jalan dengan mu" sahut vira
vero jadi kikuk sendiri atas jawaban vira, setelah percakapan itu vira dan dkk pun berjalan keluar kantin dan meninggalkan mereka.
melihat mereka pergi gitu aja atau tanpa permisi monica jadi mencemoh
" cih, itu yang kau sebut pacar vero tidak ada baiknya " grutu monica
" iya, bahkan dia tidak menghargai kita yang ada disini " sahut minta
" sudahlah sebaiknya kita juga pergi dari sini udah ngk ada kelas lagi " sahut angga, lalu di angguki mereka semua nya
setelah itu mereka pun semua pergi dari situ.
.
.
.
beralih ketiga soplak....
__ADS_1
sambil berjalan keparkiran abell mendumel terus
" cih, gue jamin pasti vero itu bukan cowo yang baik buat lo vir "
" ach sudahlah, itu terserah dan hak dia gue masih pacar dan hanya sebatas di jodohkan, jadi gue juga ngk mau terlalu ngekang dia " sahut vira, karna abell terus mendumel dari tadi, sedangkan atta dia diam menyimak saja.
" ya udah , kita jadi enggak jenguk tuh orang yang ada di rumah sakit " tanya atta
" iya jadi lah, tapi kita cari makanan dulu dech sekaligus buat jengukin , atau buah -buahan " sahut vira
" ya udah ayo"
setelah mereka pun masuk ke mobil masing-masing
dan mereka pun pergi dari situ, sambil di jalan mereka sambil melihat-lihat apakah ada orang yang jual bubur atau apa lah...
tidak lama, vira pun menemukan nya lalu dia memberhentikan mobil nya di ikuti atta dan abell juga..
" mang bubur ayam nya lima ya , em sama dibungkus aja mang " kata vira, setelah itu mereka duduk di kursi tunggu yang ada di situ
" vir gimana keadaan markas ya, udah lama juga kita enggak kesana " kata abell
" iya sih, ya udah nanti malam aja kita ke markas, sekaligus kita ngeceek ada yang berkhianat apa enggak "
" em, lo enggak ada kepingin ngasih tau gitu ke vero, bahwa lo itu mafia" kata abell
" enggak, gue masih belom percaya sama dia, dan lagian enggak ada untung nya juga gue ngasih tau sama dia " sahut vira acuh
" dan lo, berdua apa enggak tertarik sama, angga dan robin " tanya vira, dan pertanyaan itu membuat mereka berdua jadi kikuk, vira yang melihatnya pun jadi ingin mengerjain mereka berdua lagi..
" sedikit sih vir, tapi ingat cuma sedikit, enggak banyak " sahut, atta juga mendengar perkataan atta yang jujur vira pun bertepuk tangan...
" terus lo gimana bell" tanya vira lagi, yang masih ingin jahilin, abell
" sedikit, juga ada sih tapi ya udah liat kedepan nya aja soalnya gue juga enggak terlalu mikirin dulu yang namanya menjalin hubungan" sahut abell, acuh
" hem iya,
" eh ngomong-ngomong, mana ya si duo kembar tumben enggak ada kabar " kata abell lagi mengalihkan pembicaraan, karna dia melihat vira yang masih ingin Menjahili nya lagi
dan atta dan vira pun akhirnya, baru ingat juga sama si duo kembar
" ah biarin aja lah entar juga mereka berdua juga nongol " sahut vira
tidak berapa lama pesanan mereka pun datang dan segera lah vira membayarnya
" ya udah, kita cari buah lagi " kata vira
" gini aja, vir lo duluan aja sama atta gue aja yang cari buah nya " tawar abell
" ya udah dech, tapi lo enggak bakal ngeluyur kan "kata vira, dan di balas cebikan bibir sama abell, karna dia kesel sama vira, yang mau ngejahili dia terus
" enggak lah lo tenang aja " kata abell lalu di angguki vira, dan setelah itu mereka pun masuk ke mobil masing-masing dan mereka pun segera jalan.
__ADS_1
.
.
.
di rumah sakit....
" verdo "
" ya tuan "
" apa kau sudah mencari identitas, gadis yang menolong kita di waktu itu " tanya ya
" iya tuan sudah saya cari " kata verdi dan dia pun menyerah kan berkas itu ke gavin
dan di situ tertera edintitas nya savira tapi tidak dengan dia sebagai seorang mafia, dan gavin pun membaca seksama data-data nya vira dan juga data-data nya atta dan abell
heh menarik... batinya, entahlah dia tertarik dengan siapa cuma dia dan author yang tau.. 😁
setelah itu dia pun selesai membaca data-data tentang tiga soplak itu, dokter dan suster pun tiba masuk ke dalam ruangan nya dan mengecek keadaan nya...
tapi yang datang bukan lah AL tapi itu dokter lain yang bertugas mengecek kondisi dia lagi...
" semua nya sudah baik, dan bekas luka tembak nya pun sudah mulai mengering, tapi ingat satu hal jangan mandi dulu atau beraktivitas yang terlalu berlebihan "
" hem " jawab nya , malas
sedangkan verdo, dia hanya diam mendengarkan
" ya sudah kalau begitu saya permisi" kata dokternya, dan dia pun pergi di ikuti oleh kedua sustetnya, yang mana suster nya pun curi-curi pandang kearah Gavin atau pun verdo...
" verdo, apa kamu memberitahu dedy ku "
verdo yang di panggil pun langsung tanggap dan menjawab..
" tidak tuan, dan kata nya tuan besar mengundurkan keberangkatan nya kesini, karna masih ada urusan yang belum selesai "
" hem, jangan beritahu bahwa saya masuk rumah saki, dan kapan jadwal saya pulang "
" tuan baru bisa pulang setelah tiga hari "
" percepat kepulangan saya, saya sudah bosan disini " perintahnya dengan wajah datar nya tanpa expresi...
" baik tuan "
**bersambung.......
**
sel
__ADS_1
selamat membaca, salam sayang dari author, semoga sehat selalu... 😘😘