
Setelah lulus SMA aku melanjutkan kuliah ku di Jakarta, di sebuah Universita yang cukup menarik buat siswa yang berprestasi.
"welcom to Jakartaa semoga hari pertama ku kuliah akan menyenangkan." Saat di perjalanan aku menemukan sebuah dompet.
Di dalam nya ada beberapa kartu . Ada ATM ada KTP dan juga ada kartu nama nya ada uang nya juga sihh lumayan banyak.
"hmm pasti pemiliknya lagi nyariin nih. tapi tar aja deh pulang kuliah aku kembalikan entar keburu telat dehh aku"
Sesampainya di kampus aku berpapasan dengan dua cewek cantik. Kayaknya mereka baik sihh di lihat dari senyumannya yang ramah pada ku.
"kamu siswa baru ya disini??" tanya salah satu cewek tersebut kepada ku.
"*iya, aku baru di sini. kalau kalian?"
"sama sihh kita juga masih baru disini, oh iya kenalin aku Sella dan ini temen aku Guin*" Sella dan guin begitu ramah pada ku.Tidak seperti temen -temen SMA ku. Mereka selalu aja menghina ku.
"ohh ya nama ku hamidah, senang berkenalan dengan kalian"
" aku masuk kelas dulu ya, jam belajar ku akan di mulai?"
"Aku juga kok mau masuk kelas! Oh ya kamu ambil jurusan apa?" tanya Guin kepada ku.
" Aku ambil jurusan administrasi, kalau kalian?"
__ADS_1
"Wahhh sama dong.. kita juga ambil jurusan administrasi, jadi kita sekelas ni" Aku merasa senang ternyata mereka berdua sekelas dengan ku. Dan kita bertiga mulai menjalin hubungan pertemanan yang baik.
Setelah pulang kuliah aku langsung mencari alamat si pemilik dompet yang aku temukan tadi pagi. Tak begitu sulit buat ku untuk menukan si pemilik dompet tersebut. karna rumah nya tak jauh dari kampus ku.
Sesampai nya aku disana, aku berdiri di depan pintu gerbang ya gedee bangettt. Rumah nya begitu mewah kayak istana.
" widihh rumahnya gede bangett kapann gua punya rumah kayak gini." mata ku memandang takjub ke rumah tersebut.
Seorang pria baruh baya datang menghampiri ku." selamat sore dek ada yang bisa bapak bantu?"
"sore pak...saya mau bertemu dengan pak Andika baskoro."
"ohh iya tunggu sebentar ya dek saya panggilkan tuan muda dulu." Satpam tersebut masuk kedalam rumah dan beberap menit kemudian dia keluar.
"Silahkan masuk dek tuan muda sudah menunggu di dalam." kata satpam tersebut sambil mempersilah kan aku masuk.
"ehemm, maaf kamu siapa ya, kenapa mencari saya, ada perlu apa??
Mata ku langsung menuju arah suara tersebut.
Dan langsung melotot ke arah laki-laki yang ada di depan gua. Gimana gak melotot coba kalau lihat laki-laki setampan dia. Badan nya yang kekar tinggi berkulit putihh ahhh pokok nya bikin hati para cewek meleleh dehh.
"halloooo!!" laki-laki tersebut melambai kan tangan nya di depan muka ku dan sontak aku langsung tersadar dari lamunan ku.
__ADS_1
" ehh iya maaf mas pak eh!!" waduhh aku jadi salah tingkah depan dia kamprett kamprett.
"saya kesini mau mengembalikan dompet yang tadi pagi saya temukan" aku mencoba untuk tidak gugup depan dia dan mengatakan sebaik mungkin.
"ohh iya makasih yaa, nama kamu siapa?"
"saya hamidah mas pak eh" waduhh jadi bingung aku mau panggil pak ama mas ya.
"panggil saya mas aja yaa, jangan pak. Kan saya masih muda!! " hmmm mas Andika tersenyum manis pada ku. Aku jadi tersipu malu.
"iya mas maaf. eee itu di priksa dulu dompetnya apa ada yang kurang?" aku mencoba tuk menenangkan jantung ku yang dari tadi berdetak begitu kencang, untung ni jantung ciptaan Alloh. Coba kalau ciptaan manusia sudah jebol pastinya.
"isi nya masih utuh kok. gak kurang sama sekali. Ternyata di dunia ini masih ada ya orang baik kayak kamu cantik pula" Andika mencoba menebar senyum manis nya dan membuat hati ku makin gak karuan.
Ya Alloh begitu sempurnanya kau ciptakan makhluk seperti Andika.
"ya sudah kalau gitu saya pamit dulu ya mas, assalamualaikum"
tiba-tiba Andika menarik tangan ku dan langsung sett.
"tunggu biar saya antarkan kamu!"
"gak usa mas gak usa biar saya pulang sendiri gakpapa" aku mencoba untuk melepaskan tangan Andika.Tapi tetap memegang erat tangan ku. Huhh bener dibuat melepuh hati aku.
__ADS_1
"gakpapa saya anterin. Kan kamu uda baik sama saya. Uda ngembaliin dompet saya, masih utuh pula isi nya.
"ya uda deh terserah mas Andika kalau gitu."