Si kembar

Si kembar
Makan bersama


__ADS_3

Hari\-hari ku begitu menyenangkan, aku mempunyai temen yang baik sama. Sella dan Guin selalu membantu ku dalam hal apapun, ya mungkin karnaereka tau aku anak orang tak mampu. Beda sama mereka, Sella dan Guin selalu hidup berkecukupan. Mau makan apapun mereka bisa. Sedang kan aku, selalu makan mie instan stiap tanggal tua. hahhahha makhlum lah ngiriitt.


"Hamidah!! tar malam kita ke kafe yukk?" Sella selalu ngajak aku kafe dan aku selalu nolak. Di kampung ku kalau cewek sering kafe pasti di cap cewek gak bener. Padahal aku sendiri sih juga gak tau kafe tempat seperti apa.


"woee kampret.. di ajang ngomong malah bengong! mau ikut gak kafe"


"emmm nggak ah!!" aku berfikir harus cari alasan apa lagi ya untuk menolak ajakan mereka. Ini sudah kesekian kalinya aku nolak, aku sampai bingung cari alasan apa lagi.


Tiinn... tinn tinnn...!!!!


bunyi klakson mobil menghentikan langlah ku dan teman- teman ku.


aku menoleh kebelakang. Dan bertanya dalam hati. " siapa sihh gak jelas amat ni orang?". Lalu keluarlah seorang laki - laki berparas tampan dengan memakai kemeja putih dan ber jas hitam. Yang tak lain adalah Andika. Cowok yang aku temui kemaren.


Mata Guin dan Sella langsung tebelalak melihat ketampanan Andika.


"busyeeeettt dahh siapa ni cowok ganteng amat, ini mahh kayak pangeran tampan berkuda putih idaman gua" kata kata Guin bener bener membuat aku malu depan Andika. Masak iya Andika di bilang pangeran berkuda putih. Mana kuda nya coba. orang Andika nya naik mobil kok. Kan lol tu si Guin.

__ADS_1


"ehhh Mas Andika..?"


"Bleekkk!!


Tangan Sella langsung menabok kepala ku. Aku pun langsung kaget .


"Apa sih lol !!! main tabok aja, sakit tau?"


"ya elu manggil nya mas mas, kayak manggil tukang jual gorengan aja." Aku memang gadis kampung sih, di tempat ku uda biasa manggil dengan sebutan mas. Tapi sella malah protes sama aku.


Andika tersenyum melihat aku dan Sella ribut hanya karna sebuah panggilan.


"What...!!!!!" aku Sella dan Guin sontak kaget denger kata Andika. Yang bener aja baru kenal uda mau panggil sayank. wahh kayak nya Andika ni cow playboy papan atas nihh.


tapi tak apa lah, tampang nya pun juga mendukung wajar kalau dia playboy.


"ohh ya kak Andika ngapain di sini??" aku tatap Andika tanpa rasa malu malu lagi kayak kemaren. Mungkin karna aku uda ngecap Andika seperti cowok playboy kali yaa.

__ADS_1


Andika mendekati ku dan menaruh muka nya tepat di depan muka ku. Aku jadi nya gugup lagi kamprett.


"aku kesini untuk mencari mu"


Aku langsung kaget dan melotot ke arah nya.


"hah mencari ku?? untuk apa kak!!"


"aku mau mengajak kamu makan, sebagai tanda terima kasih ku ke kamu" lagi lagi Andika berbicara dengan senyum nya yang menggoda iman, Buat hati para kaum hawa meleleh.


"gak.!! nggak usak repot-repot kak .Lagi pula aku juga mau keluar ama temen - temen ku ini iya kan Sella Guin?"


Sella dan Guin mengerti maksud ku dan mereka mengangguk .


Tapi Andika tak berhenti usaha sampai. Dia mencoba merayu temen-temen ku agar kita mau ikut makan dengan nya. Dan seperti dugaan ku, mereka pasti gak akan nolak. Secara yaa si Sella dan Si Guin udah terpesona abis sama si Andika.


"iya deh kak kita makan bersama kebetulan perut aku juga uda laper heheh" Guin langsung menerima ajakan Andika untuk makan bersama.

__ADS_1


Aku dan temen - temen ku di ajak makan ke restoran yang mahal yang terkenal di Jakrta.Gak heran sihh emang Andika orang kaya pasti gak mau kalau makan di pinggiran jalan kayak aku.


Kita makan sambil ngobrol disana. Andika orang nya enak juga di ajak ngobrol biar pun baru kenal. Orang nya baik dan pandai bergaul, terutama bergaul dengan kau hawa. Setelah kejadian makan bersama itu kita berempat sangat akrab dan bahkan kami tukeran nomer telfon.


__ADS_2