
Syifa dengan rasa deg-degan nya mencoba menelepon kontak Tuan Aby, Syifa sangat berharap pria ini bisa merespon sesuai dengan harapan nya..
"semoga Daddy bisa mengerti..., semoga Daddy faham...plis Dadd.." batin nya.
selama bunyi tut mulai terhubung, Syifa mati-matian berdoa...
"Dadd..ini demi harga diri Daddy juga.." batin Syifa
Dan saat telepon di angkat, Tuan Aby belum sempat merespon nya atau berkata sepatah kata pun namun Syifa sudah lebih dulu bersuara...
"Daddy sayang.., Daddy ada di mana sekarang?" tanya Syifa dengan suara manja dan menggoda
Tuan Aby sampe kaget, ia menge-chek sekali lagi layar ponsel nya untuk memastikan siapa yang menelepon nya,apa benar itu Syifa ? apa tadi nya ia salah lihat???
tapi setelah di lihat sekali lagi..itu memang benar nama Syifa yang tertera..tapi kenapa suara Syifa terdengar manja dan menggemaskan begitu membuat Tuan Aby jadi merasa aneh dan gak karuan dong jadi nya
"ini anak keracunan apa?" batin Tuan Aby heran
"Daddy..aku males pulang sendirian..capek..jemput aku ya..?" kata Syifa terus berbicara dengan manja
dan entah mengapa semakin Syifa berbicara semakin Tuan Aby mengerti kalau ada yang tidak beres saat ini..,pasti ada sesuatu yang memaksa dan mendesak hingga Syifa harus mau tak mau bertingkah seperti sekarang ini..,Tuan Aby pun akhir nya mulai faham
"iya sayang..kamu di mana hm? biar Daddy jemput sekarang.." sahut Tuan Aby tak kalah lembut dan mesra nya
membuat hati Syifa terlonjak kaget dan senang di waktu bersamaan.
ya dong, kaget karena respon Tuan Aby terdengar genit pada nya lalu senang nya karena respon ini lah yang Syifa ingin kan agar Miss Diah sadar setelah mendengar nya secara langsung seperti sekarang ini.
karena di loudspeaker jadi tentu saja Miss Diah bisa mendengar apa saja yang di katakan dua orang ini...
__ADS_1
"what? Daddy?" bathin Miss Diah
"sayang..?" Miss Diah mengulang perkataan Syifa dan sang mantan suami dalam hati nya.
apa-apaan mereka ini, kenapa bisa semesra ini? Jadi mereka benar-benar pacaran? Miss Diah bertanya-tanya penuh keraguan di dalam hati nya
"aku ada di depan restoran Prancis jalan Londswid, Dadd.." Syifa memberitahu posisi nya
"oh ya udah..kebetulan Daddy juga ada di sekitar jalan Londswid.." kata Tuan Aby yang kebetulan ia berada di salah satu showroom mobil nya yang berada di jalan Londswid itu juga
"kamu tunggu Daddy ya.." kata Tuan Aby dengan suara nya yang berat dan mempesona
"oke Daddy..cepetan, aku kangen Daddy.." kata Syifa manja
"iya, Daddy juga kangen kamu" sahut Tuan Aby seraya menutup telepon nya.
Tuan Aby sampe senyum-senyum sendiri setelah telepon di tutup. apa pun itu meskipun Syifa sedang berpura-pura tapi Tuan Aby merasa senang dengan gaya Syifa yang seakan-akan bermanja-manja dengan nya.
Namun sumpah demi apa pun, seumur-umur semenjak Tuan Aby berpisah dari istri nya, ia belum pernah berfikiran nakal pada wanita atau pun gadis lain, bertahun-tahun ia lebih memilih larut dalam kesendirian alih-alih memikirkan dan membayangkan betapa indah nya sosok wanita, tapi sekarang Tuan Aby malah sempat-sempat nya berfikir yang enggak-enggak saat mendengar suara manja Syifa yang mesra pada nya di balik telepon barusan.
Tuan Aby melonggarkan kerah kemeja nya dan menghembuskan nafas dari mulut, karena otak ke-lakian normal nya mulai bekerja setelah bertahun-tahun sudah tak ia aktifkan lagi ha ha ha..Tuan Aby juga tak menyangka kalau sekarang respon diri nya be-reaksi dengan begitu se-cepat ini. wah...wah.., jangan kan Tuan Aby, author juga nggak menyangka lho ho ho ho
Syifa menutup telepon nya dengan lega, untunglah Tuan Aby mengerti dan langsung bisa di ajak kerja sama...
dengan cepat Syifa tersenyum penuh kemenangan menatap Miss Diah
"sudah selesai kan.." kata Syifa
"huh.." Miss Diah malah mendengus kesal dengan rasa iri dan bercampur cemburu yang teraduk-aduk di dalam hati nya
__ADS_1
"ada apa? apakah nyonya masih belum puas juga?" cibir Syifa penasaran
Miss Diah malah tersenyum sinis...
"aku hanya mau lihat apa benar mantan suami ku akan menjemput mu" tantang Miss Diah
Syifa yang mendengar nya merasa kalau Miss Diah ini benar-benar terlalu kelewatan keras kepala nya ck ck ck..memang bikin orang jadi naik darah dan emosi menghadapi nya.
Di dalam hati nya miss Diah benar-benar tak bisa terima setelah mendengar interaksi mantan suami nya dan gadis bernama Syifa ini.
sejak lama ia mengira hati Tuan Aby masih untuk nya terbukti dengan pria itu yang betah terus menyendiri tanpa ada nya wanita pendamping di sisi nya.
Miss Diah fikir bertahun-tahun ini Tuan Aby yang terus menolak nya hanyalah karena Tuan Aby masih marah saja jadi tak mudah menerima nya lagi. Padahal jika di fikirkan, pemikiran miss Diah itu terlalu naif.
optimis boleh-boleh saja, namun jika terlalu kelewat percaya diri seperti Miss Diah ini terkesan terlalu menyusahkan hati diri sendiri juga ujung nya.
Terlalu terikat dengan kekayaan dan kekuasan membuat seorang Miss Diah memang terlalu naif dalam bersikap dan menatap dunia.
"ya sudah lah, kalau nyonya mau ngotot sampai aku di jemput Daddy.." Syifa menghela nafas nya, kelakuan nyonya ini benar-benar ngabisin energi orang lain saja, batin Syifa.
"tapi jangan salahkan saya kalau anda harus melihat kemesraan sepasang kekasih..,takut nya anda iri lagi" kata Syifa dengan raut jahil nya
Miss Diah mendelik, membayangkan mantan suami nya itu bermesraan dengan gadis lain di depan nya, sesungguh nya ia benar-benar tidak siap baik lahir maupun batin, ia pasti akan sangat cemburu.
tapi ke-egoan membuat nya malah menantang Syifa..
"sayang sekali...tapi aku juga penasaran ingin tau sebagaimana mesra nya sih hubungan percintaan antara gadis belia dan pria dewasa.." sindir Miss Diah..
"oh, sangat mesra, sulit untuk di susun dengan kata-kata.." balas Syifa tak kalah seru
__ADS_1
bagi Syifa sudah terlanjur begini perang sama nyonya satu ini...ya sudah lah, mari babat habis saja, fikir Syifa.