Si paling SugarDaddy

Si paling SugarDaddy
si paling SugarDaddy 34


__ADS_3

Syifa ternyata malam ini juga sedang berada di club yang sama, starblinka club. Syifa sedang menghadiri acara pesta ulang tahun salah satu teman sekelas nya yang merupakan anak orang kaya. jadi tak mengheran kan jika acara nya di adakan di club kelas atas seperti ini.


Syifa tadi sebelum pergi sempat kebingungan mencari kostum apalagi acara nya di tempat dengan level seperti ini, untung lah Lola mau membantu nya mencarikan gaun yang cocok.


Syifa memang sangat terlihat cantik malam ini, Lola memang pandai kalau untuk hal seperti ini.


kelap-kelip lampu di tempat pesta membuat kepala Syifa pusing jadi nya ia berfikir ingin keluar cari angin sebentar saja.


"Mika..aku keluar dulu" kata Syifa pada Mika di samping nya


"kemana?" tanya Mika


"ke toilet, pusing gue" jawab Syifa seraya menunjuk lampu di atas mereka yang tampak terus berkilat-kilat dan bergerak-gerak ikut irama musik dalam ruangan.


"mau ku temenin?" tawar Mika


"gak usah.." jawab Syifa


"oke..hati-hati ya.." kata Mika yang terlihat sedikit menggerak-gerakkan tubuh nya ikut irama musik.


"oke" jawab Syifa..


Syifa segera menuju ke arah pintu keluar,dan setelah sampai di luar ia baru merasa bisa bernafas dengan lega. Syifa pun segera mencari toilet setelah nya.


Sementara itu Tuan Aby yang berada di dalam ruangan vip bersama teman-teman nya sudah mulai merasakan dari reaksi obat yang di berikan Miss Diah pada nya beberapa saat lalu, hanya saja Tuan Aby tak menyadari nya.


Namun perasaan ini Tuan Aby merasa sangat familiar sekali.seperti perasaan menginginkan sesuatu yang bergairah dan sangat menggelora di hati nya. Sesuatu yang sangat menuntut..itulah yang Tuan Aby rasakan..


Tuan Aby melonggarkan kancing kemeja nya, ia sudah merasa tidak bisa menahan keinginan..


lambat laun ia mulai sadar, ini persis seperti saat ia dan Miss Diah melakukan malam panas waktu mereka masih pacaran dulu.., ia pernah merasakan perasaan yang serupa..suhu tubuh yang aneh sebelum akhir nya ia berhubungan badan dengan Miss Diah.


saat itu juga Tuan Aby mulai menyadari ada yang tidak beres, bagaimana bisa?mengapa dulu ia begitu bodoh? Berarti dulu itu Diah mencekoki nya juga dengan serbuk gila seperti saat ini ya kan. kalau sudah begini itu artinya saat ini Tuan Aby sedang ada dalam pengaruh obat perang-sang juga persis seperti dulu

__ADS_1


"wanita berhati iblis..." gumam Tuan Aby


ia pun segera keluar meninggalkan teman-teman nya..


"mau kemana by?" tanya salah satu teman nya


"aku keluar dulu...gerah, badan ku sedikit tak nyaman" kata Tuan Aby


teman nya pun hanya mengangguk dan kembali melanjutkan senang-senang nya dengan teman yang lain.


Miss Diah tetap stay di tempat duduk nya semula, berharap agar dia bisa melihat saat Tuan Aby yang akan keluar dari ruangan vip.


dan benar saja tak berapa lama terlihat Tuan Aby keluar dari ruangan vip,persis seperti dugaan nya. Miss Diah melihat Tuan Aby kira-kira akan kemana setelah nya, ternyata pria itu berjalan ke arah toilet dan Miss Diah pun buru-buru bangkit untuk menyusul nya.


"Aby.." Miss Diah segera mencekal tangan Tuan Aby saat ia berhasil menyusul nya di koridor


seperti nya Miss Diah sengaja, ia yang sudah berpakaian seksih dan lipstik yang merah menyala, penampilan nya sudah sangat mengundang sejak awal. Sekarang seperti nya ia baru saja menyemprotkan parfum ero-tis sengaja untuk menggoda Tuan Aby


"brengsek.." umpat tuan Aby yang menyadari kelakuan Miss Diah memang sengaja ingin menjebak nya..


Tuan Aby mempercepat langkah nya menjauh dari Miss Diah tapi mantan istri nya ini terlihat pantang menyerah, ia terus maju menyusul nya dan lagi-lagi mencekal tangan Tuan Aby.


Tuan Aby yang habis kesabaran dengan penuh amarah mengibas tangan Miss Diah, karena di barengi amarah Tuan Aby mengibas nya lumayan kuat dan kebetulan ada pelayan yang sedang membawa tatakan dan gelas sisa minuman, alhasil Miss Diah yang hilang keseimbangan menabrak pelayan itu, hingga gaun seksih mahal nya basah kena sisa cairan minuman.


"ahh.." teriak Miss Diah


"maaf Miss.." kata Pelayan itu


"Aby..!!" pekik Miss Diah


tapi Tuan Aby sudah melangkah menjauh tak mempedulikan Miss Diah.


Miss Diah dengan kesal mengurungkan niat nya menyusul Tuan Aby karena gaun nya sudah kotor, ia harus membersihkan nya dahulu..

__ADS_1


Tuan Aby yang terus menuju toilet pria tanpa di duga malah tak fokus akhir nya menabrak seseorang..dan tanpa di duga itu adalah Syifa yang juga habis dari toilet


"Aduh.." syifa memegang kening nya karena terasa lumayan sakit terantuk dada keras seseorang..


"Syifa..?" Tuan Aby kaget..melihat gadis yang tinggi seukuran ketiak nya ini


"Daddy..?" Syifa juga mendongak kaget


"kamu ngapain di sini?" tanya Tuan Aby yang melihat pakaian Syifa malam ini yang terlihat lumayan seksih


"oh..saya lagi menghadiri acara ulangtahun teman Dadd.." jawab Syifa jujur


Tuan Aby mengamati pakaian Syifa yang nampak sedikit terbuka potongan nya, Tuan Aby yang ada dalam pengaruh serbuk perang-sang mau tak mau menelan ludah nya sendiri


"siapa yang memilihkan buat kamu gaun seperti ini?" tanya Tuan Aby penuh selidik


"Lola Dadd.." jawab Syifa lagi-lagi dengan jujur


"lain kali kamu jangan pake yang seperti ini ya.." pesan Tuan Aby pelan


"ya ini kan acara club Dadd..masa' mau pake gaun cinderella" balas Syifa masuk akal


Tuan Aby fikir juga masuk akal sih kalau Syifa pake gaun yang sedikit terbuka di acara seperti ini, kalau malau pake formal kek sekretasris ngantor malah nanti jadi nya Syifa sal-tum dong..salah kostum.


entah lah hanya saja Tuan Aby merasa terganggu juga sama penampilan Syifa, entah karena memang pengaruh obat, entah memang pada dasar nya Tuan Aby memang suka sama gadis ini hanya saja ia belum sadar akan perasaan nya sendiri.


Syifa seperti nya melihat Tuan Aby tidak baik-baik saja..


"Daddy sakit?" tanya Syifa


"gak..Daddy gak sakit" jawab Tuan Aby cepat


"mana saya lihat" Syifa berjinjit meraba kening Tuan Aby..

__ADS_1


"Syif.." Tuan Aby menahan tangan Syifa


jujur di sentuh Syifa seperti ini ia merasa benar-benar merinding


__ADS_2