Si paling SugarDaddy

Si paling SugarDaddy
si paling SugarDaddy 30


__ADS_3

Ferryandi hari ini di temui seorang mahasiswa yang merupakan senior, kakak tingkat nya.


"loe Ferryandi kan?" tanya cowok itu ramah, orang nya tampan sebut saja nama nya Alfaro, yah walau tak setampan Ferryandi sih tapi mendekati lah ya.


"yo-i bro, ada apa ya?" Ferryandi menanyakan maksud kakak tingkat ini menemui nya


"sebelum nya kenalin dulu, gue Alfaro..senior semester tiga" mahasiswa tampan ini pun memperkenalkan diri nya dengan akrab


Ferryandi pun menerima uluran tangan Alfaro untuk berjabat tangan dengan nya.


"gue liat loe cukup dekat sama anak semester dua yang nama nya Syifa.., Syifa Dyan Maharani" kata Alfaro mahasiswa semester tiga ini


oh, jadi senior ini bertanya tentang kak Syifa,bathin Ferryandi.


"kenapa loe nanyain kak Syifa?" selidik Ferryandi


"hmm, langsung saja ya...gue ini udah lama banget suka sama Syifa sejak dia baru jadi junior tahun lalu.tapi dia agak susah di dekati sih sejak dulu.., dia orang nya lumayan tertutup dan terlihat terus-terusan sering sibuk sendiri" kata Alfaro to the point pada Ferryandi


Ferryandi mengingat-ingat nya, ya walau pun tahun lalu ia belum saling mengenal satu sama lain dengan Syifa tapi Ferryandi langsung bisa menebak dan tau pasti kalau tahun lalu itu artinya Syifa sedang serius berpacaran dengan si Miandri Sigit Herlambang ya..si tukang tipu itu.


Maka nya Ferryandi bekesimpulan wajar saja kalau Syifa terlihat menutup diri. apalagi kak Syifa itu tipikal pekerja keras dalam hal mencari uang dan sibuk belajar menuntut ilmu juga untuk mempertahan kan beasiswa nya. Jadi ia akan hanya sibuk dengan hal-hal berfaedah saja ketimbang sibuk tebar pesona sama para pria-pria di kampus atau pun di luaran sana..


"owhhh...kamu suka sama Kak Syifa ya? Kenapa gak dekatin dia aja langsung?" saran Ferryandi


lagipula secara tampang dan style luar nya, Ferryandi melihat mahasiswa bernama Alfaro ini cukup tampan,smart, baik dan teladan juga


Alfaro tersenyum mendengar saran Ferryandi pada nya yang terkesan seperti support itu


"ya, setidak nya gue harus cari tau dulu lah ya tentang dia nya bro.sedikit banyak nya gue harus tau dulu..dan Setau gue juga sejak dulu dia gak pernah tuh dekat-dekat sama anak cowok,baru sekarang nih sama elo aja.., kalau teman cewek nya ya ada lah ya tapi aku gak nyaman nanya-nanya ke cewek sih" papar Alfaro apa ada nya, menceritakan pada Ferryandi tanpa malu-malu lagi.


"sekarang gue lihat loe yang mahasiswa baru dan langsung bisa dekat sama dia, mungkin loe kerabat nya" kata Alfaro lagi

__ADS_1


"secara biologis ya kami bukan kerabat tapi secara kedekatan ya kak Syifa memang sudah kayak keluarga sama aku" Kata Ferryandi jujur dan apa ada nya


"nah maka dari itu, gue jadi ngerasa nyaman kalau ada cowok yang deket sama Syifa biar gue bisa nanya-nanya tentang dia gitu...boleh kan?" kata Alfaro dengan senyuman pertemanan


"ya boleh lah.." jawab Ferryandi akrab


"tanya-tanya aja gak apa-apa.."


"rencana nya sih gue juga mau antar dia pulang nanti, kira-kira Syifa mau nggak ya?" Alfaro kelihatan ke-seng-sem sendiri membayangkan gimana nanti kalo dia ngajak Syifa pulang bareng


"ya, loe coba aja sih selama loe sopan, Kak Syifa mah asik-asik aja orang nya" kata Ferryandi menyemangati nya


"oh ya.." Alfaro terlihat senang..


Sepulang dari kampus Alfaro benar-benar langsung melancarkan aksi nya..


"Syifa..pulang bareng yuk" ajak nya ramah


"ups..sebelum nya kenalin dulu gue Alfaro..kakak senior mu" senyum Alfaro dengan menawan seraya mengulurkan tangan


"Syifa" balas Syifa seraya menerima jabatan tangan Alfaro sang kakak senior ganteng


oh iya..bathin Syifa, benar sekali nama kakak senior ini Alfaro. Ia baru ingat setelah kakak senior ini sendiri yang barusan menyebutkan.


karena memang Syifa tak akan mungkin mengingat nya jika tidak di sebutkan seperti sekarang ini..


ya tau sendiri, Syifa lebih baik mengingat jadwal kerja paruh waktu dan kerja sambilan nya, juga segala pelajaran sekolah terkait tee-te bengek nya, itu juga sudah cukup mampu memusingkan kepala Syifa ketimbang harus mengingat para mahasiswa-mahasiswa tampan dan populer di kampus nya.


"jadi...kamu mau gak pulang bareng, aku antar" ajak Alfaro lagi dengan semangat...


Syifa pun mengingat-ingat, ia memang harus cepat sampai rumah hari ini karena ia harus menyelesaikan beberapa tugas kampus nya sekaligus. Karena dari pukul 6 sore ia sudah tak punya waktu lagi karena ia harus kerja sambilan di sebuah kafetaria yang buka malam dari sekitar pukul 7 malam. Jadi nya ia harus bersiap datang dari pukul 6 sore nya

__ADS_1


"uhm.." Syifa tampak berfikir


"mau ya.." Alfaro terlihat kuatir takut-takut kalau tawaran diri nya kali pertama ini malah di tolak oleh Syifa.


Alfaro sudah memberanikan diri begini mendekati Syifa karena tadi ia sudah sempat mendengar tentang karakter Syifa dari Ferryandi. menurut Ferryandi, Syifa orang nya baik, asik dan juga gak tega-an, ia juga gampang berteman jadi Alfaro fikir mungkin saja point besar nya Syifa tak akan menolak ajakan nya ini.


"hm, oke deh.." jawab Syifa


hati Alfaro auto terlonjak senang bukan main, ia lega terkait tawaran pertama nya ini langsung di terima Syifa dengan baik.


Alfaro membuka pintu mobil mempersilahkan Syifa masuk ke mobil nya, hati Alfaro berbunga-bunga bukan main karena Syifa berada di dalam mobil nya...


hhhh akhir nya setelah setahunan memendam rasa suka, Alfaro akhir nya bisa mengantar pulang Syifa sang pujaan hati dengan mobil kesayangan nya. Rasa nya bagi Alfaro, mobil milik nya ini sangat berarti saat ada Syifa yang duduk di dalam nya..dan bagaimana tidak hepi..? Ia menyetir dan ada gadis yang ia sukai duduk di samping nya, ah indah nya.


sementara itu saat Syifa ikut mobil Alfaro, Ferryandi melihat nya dari kejauhan..


"hmm, mudah-mudahan Alfaro si kakak senior itu baik buat kak Syifa, gak kayak si Mian-mian penipu itu.."gumam Ferryandi


"hoi..." Lola mengaget kan di samping nya..


"sayang,tumben kamu kesini?" tanya Ferryandi yang mengingat Lola sangat jarang berjumpa dengan nya di kampus.


"bebh..aku tu mau balik dan makan sama kamu hari ini, liat aku juga gak bawa mobil" kata Lola


"serius..?" Ferryandi senang


"iya dong.." jawab Lola


dan mereka pun langsung bergandengan menuju ke parkiran


__ADS_1


__ADS_2