
Sejalan waktu tidak terasa sudah pertenghan semester, eca dan alex pun jarang jalan bareng entah kenapa hubungan mereka seperti hampa sudah tidak seperti dulu, entah sama sama bosan atau di antara mereka sudah tidak cocok lagi, seperti awal bertemu, mereka bertemu dan menjalin hubungan dengan begitu saja , sekarang juga seperti itu sama menjauh tampa sebab.
"Ca kamu putus sama alex ? " tiba tiba nadien bertanya
"Tau lah nad gak ada masalah apa apa di antara kami, cuma aku ngerasa alex yang berubah, jadi aku sadar diri, buat apa dekat kalo dia yang menjauh "
"itu lah ca kalo pacaran ,sering sering bersama gak ada kangen kangenan nya jadi hambar " eca pun sering murung cuma nadien yang selalu menghiburnya dan alex seperti tidak perduli.
Lonceng pulang sekolah berbunyi arti nya sudah waktu nya pulang dan guru menyudahi pelajaran kelas nya,,tiba tiba alex berdiri di samping eca ,
"Ca pulang ikut aku ya "
eca memandangi muka alex dengan tidak bersalah tersenyum manis
"aku bisa pulang sendiri " eca dengan ketus menjawab ajakaan alex berdiri mau melangkah keluar kelas
"Ca tunggu " alex menarik eca dan memeluk nya dan eca diam seribu bahasa,, walaupun eca juga merasa senang alex sudah mau mendatangi nya.
"Sudah lex aku mau pulang ntar ada ibu BK lagi " eca melepaskan pelukan alex
__ADS_1
"iya kita pulang tapi janji ikut aku ya " maksa banget alex apa sih mau nya
"ikut kemana aku cape lex ? " dengan berbagai alasan eca menolak tapi alex tetap maksa
"ke rumah ku, aku kangen kamu ca nanti aku mau cerita sesuatu, ikut ya " akhir nya eca pun luluh mau ikut dengan aalex kerumah nya, sesampai nya di rumah alex eca duduk di ruang tamu .
alex melihat eca yang kelihatan kaku tidak seperti biasa bermanja manja dengan alex, alex duduk di samping eca
"Mau minum ca " tawar alex
"gak lex,, gak usah repot repot sebentar aj ya anter aku pulang " eca masih diam namun alex paham dengan situasi mereka saat ini memang tidak seperti biasa.
"ca coba liat aku,,"alex berusaha menggengam tangan eca,,dan menarik tubuh eca ke dalam pelukan nya. namun eca masih tak bergeming .
deg
eca terkejut dan merasa bersalah telah berburuk sangka dengan kekasih nya dan eca pun menangis membalas pelukan alex
"hey kok nangis sihhh ? "
__ADS_1
"maaf kan aku lex, kenapa gak cerita, aku sudah prasangka tidak baik dengan mu " alex dan eca pun saling melepas rindu, tidak sedikit pun alex melepas pelukan nya dan entah kapan mereka pindah ke kamar alex, alex dengan buas ******* bibir eca , membuka kancing baju seragam eca, bahkan tangan alex sudah meremas,,, mengisap dia bukit kesayang alex... suara suara lenguh an kenikmatan dua sejoli yang lagi melepas rindu ini terus menggema di kamar alex, beberapa saat mereka menyudahi permainan mereka karena sudah lelah.
mereka memang sering melakukan ciuman panas dengan saling meraba namun tidak Sampai lewat batas, karena mereka saling menjaga.
"antar pulang ya" rengek eca
"masakin aku dulu ya yank ,, laper " karena alex memang sering minta masakin eca bila orang tua alex pulang kampung. eca pun beranjak ke dapur melihat isi kulkas drumah alex , eca mengambil beberapa potong ayam dan beberpa sayuran sop, karena eca mau masak sop untuk kekasih nya.
asik asik main dengan alat dapur tiba tiba sebuah tangan kekar memeluk nya dari belakang.
"kata nya lapar, kapan selesai nya masak kalo kaya gini Al "
alex tidak menjawab,, malah mencium cium leher eca dr belakang dan setelah puas alex membantu eca memasak.
Hampir 1 jam eca dan alex berkutat di dapur memasak , setelah mateng mereka makan bersama.
"pintar banget sih masak nya,, enak lo ca "
"masa sih enak, ini juga kamu yang bantu in,, habis ini anter pulang ya "
__ADS_1
"gak mau, temenin yaa nginap di sini aj " alex terus merengek minta temani di rumah nya.
"gak mau lex ntar di cari in mama ,kita belom halal apa kata tetangga jangan aneh aneh kamu " alex pun menyerah tapi tidak langsung mengantar eca pulang, baru sore hari di anter setelah berulang ulang melakukan percintaan panas mereka.