
Setelah mendapat penjelasan Alex , Eca sudah kelihatan selalau bersama bahkan lebih mesra, bahkan teman sekelas ny pun sudah biasa melihat kebersamaan mereka,
"Hay bro " tiba tiba dika datang menghampiri alex yang lagi bersama eca.
"Dr mana kamu dik ? pacaran mulu " alex pu mendengus kesal mendengar pertanyaan alex
"Gk kaya kamu lengket trusss kaya prangko, aku habis rapat OSIS, kenapa kalian gak ikut ? "
Eca dan Alex cma bisa tersenyum menunjukan gigi putih nya
"lupa ! " jawab mereka bersamaan
"Tadi sudah mau ikutan tapi alex nihhh nanti nanti trus akhir nya gak jadi ikutan rapat " kata eca sambil mendengus kesal karena alex terus nempel
__ADS_1
"Terserah kalian, lain kali Jangan kaya gini, peran kalian sangat penting , ouhh ya minggu depan ada kemah di sekolah kita "
Mendengar kata kata dika, alex memandang muka eca dengan rasa sayang yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata karena mereka sudah hampir dua tahun bersama dan eca paham apa yang ingin di tanyakan alex
"Apa al, gak boleh ikutan " alex pun terseyum karena eca paham betul apa yang ingin dia omongi dengan Eca.
"Bukan gitu sayang, kali ini boleh kan kita jadi pembina jadi bebas " alex mengedipkan mata nya .
Hari yang di tunggu tunggu anak pramuka telah tiba, karena tidak semua siswa suka pramuka jadi banyak juga yang tidak ikutan. eca dan alex sama sama suka pramuka dari kelas satu selalu mengikuti kegiatan pramuka, alex sudah sering kali melarang eca namun eca selalu merengek ikut, karena bagi nya pramuka itu buat belajar mandiri saat tidak berada di rumah harus serba bisa.
jm 3 sore semua peserta pramuka sudah berkumpul di lapangan untuk mendirikan tenda masing masing kelompok nya, sedangkan alex dengan pembina cowo lain nya tengah mengawasi dan membantu adik adik kelas nya untuk mendirikan tenda, dan eca bersama pembina cewe lain nya mempersiapkan makanan dan persiapan acara api unggun malam nanti, karena pembina tidak mendirikan tenda, mereka tidur di kelas.
malam hari semua anggota pramuka dan pembina sudah berkumpul di lapangan untuk menyalakan api unggun, karena puncak acara persami benar benar di laksanakan sesuai jadwal yang telah di buat panitia, mereka menyalakan api unggun, bernyanyi dan memperagakan ke ahlian masing masing kelompok .
__ADS_1
Beda dengan guru pembina yang waktu itu seorang guru agama, tiba tiba berlari dari tengah kerumanan ke arah belakang sekolah membuat para murid kaget.
"Dea bapa kenapa berlari seperti mengejar setan? tanya eca dengan teman di sebelah nya, dengan di ikuti para pembina lain bapa husen kembali dan membubarkan acara dan menyuruh kita semua tidur dalam kelas
"entah la ca, coba liat bapa kembali seperti orang ketakutan ! " eca cma bsa mengangkat bahu tanda tidak mengerti kenapa guru pembina mereka tiba tiba seperti itu.
"Anak ank malam ini sebaik nya jangan ada yang tidur di tenda. kalian siap siap tidur dikelas nanti bantu kakak kakak pembina menyiapkan kelas untuk kalian, karena di luar seperti mya tidak memungkinkan kan, tadi bapa berlari mengejar sosok yang bapa liat sangat mengerikan berlari ke arah sana tapi tiba tiba menghilang ! "
"iyaaa pa ! " jawab semua murid serentak, merekan pun bubar dan bersiap untuk pindah ke kekellas untuk beristirahat.
"ca pa husen kan guru agama kok bisa takut ya sama setan ! " eca dan dea tertawa terbahak bahak.
"Aku juga mikir gitu de,,, tapi memang sekolah kota ini ngeri ngeri sedap tapi kan kita banyak gak mungkin juga kota di makan sama setan" eca dan dea pu ikut membubarkan diri membantu teman teman pembina lain nya untuk menyiapkan kelas ,untuk tempat tudur sementara malam ini, karena esok pagi acara sudah selesai karena acara perkemahan cuma dua hari sabtu dan minggu.
__ADS_1